<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-8677813543199368076</id><updated>2012-02-17T01:38:44.340+07:00</updated><category term='Forgive'/><category term='Self Improvement'/><category term='Respect'/><category term='Enthusiasm'/><category term='Faith'/><category term='Honest'/><category term='Grateful'/><category term='Love'/><category term='Inspiring'/><title type='text'>Celestine File - When a Man can reach a Heaven</title><subtitle type='html'>stories, poem, quote, ideas for inspiring</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://celestinefile.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8677813543199368076/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://celestinefile.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><link rel='next' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8677813543199368076/posts/default?start-index=101&amp;max-results=100'/><author><name>Blog Author</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_VII2bziri2M/SjCekgg1O-I/AAAAAAAAADg/gIKsYmJDSCo/S220/Copy+of+100_0774.JPG'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>148</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8677813543199368076.post-1704360391014451348</id><published>2010-06-03T11:29:00.004+07:00</published><updated>2010-06-03T11:52:40.690+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Inspiring'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Respect'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Grateful'/><title type='text'>Wisdom : Kelompok 99</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Zaman dahulu kala, hiduplah seorang Raja.  Raja ini seharusnya puas dengan kehidupannya, dengan segala harta benda dan kemewahan yang ia miliki. Tapi Raja ini tidak seperti itu. Sang Raja selalu bertanya-tanya mengapa ia tidak pernah puas dengan kehidupannya. Tentu saja, ia menjadi pusat perhatian semua orang kemana pun ia pergi, menghadiri jamuan makan malam dan pesta yang mewah. Tetapi, ia tetap merasa ada sesuatu yang kurang dan ia tidak tahu apa sebabnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu hari, sang Raja bangun lebih pagi dari biasanya dan memutuskan untuk berjalan-jalan di sekitar istananya. Sang Raja masuk ke dalam ruang tamunya yang luas dan berhenti ketika ia mendengarkan seseorang bernyanyi dengan riang dan perhatiannya tertuju kepada salah satu pembantunya yang bersenandung gembira dan wajahnya memancarkan sukacita serta kepuasan. Hal ini menarik perhatian sang Raja dan ia pun memanggil si hamba masuk ke dalam ruangannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Pria ini, si hamba, masuk ke dalam ruangan sang Raja seperti yang telah diperintahkan. Lalu sang Raja bertanya mengapa si hamba begitu riang gembira. Kemudian, si hamba menjawab, "Yang Mulia, diri saya tidaklah lebih dari seorang hamba, namun apa yang saya peroleh cukup untuk menyenangkan istri dan anak-anak saya. Kami tidak memerlukan banyak, sebuah atap di atas kepala kami dan makanan yang hangat untuk mengisi perut kami.  Istri dan anak-anak adalah sumber inspirasi saya, mereka puas dengan apa yang bisa saya sediakan walaupun sedikit.  Saya bersukacita karena mereka bersukacita".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mendengar hal tersebut, sang Raja menyuruh si hamba keluar dan kemudian memanggil asisten pribadinya masuk ke dalam ruangan. Sang Raja berusaha mengkaji perasaan pribadinya dan mengaitkan dengan kisah yang baru saja didengarnya. Ia berharap dapat menemukan suatu alasan mengapa ia tidak merasa puas dengan apa yang dapat diperolehnya dengan sekejap, sedangkan hambanya hanya memperoleh sedikit harta tetapi memiliki rasa kepuasan yang besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan penuh perhatian, sang asisten pribadi mendengarkan ucapan sang Raja dan kemudian menarik kesimpulan. Ujarnya, "Yang Mulia, saya percaya si hamba itu belum menjadi bagian dari kelompok 99". "Kelompok 99 ? Apakah itu ?", tanya sang Raja.&lt;br /&gt;Kemudian, sang asisten pribadi menjawab, "Yang Mulia, untuk mengetahui apa itu Kelompok 99, Yang Mulia harus melakukan hal ini... letakkan 99 koin emas dalam sebuah kantung dan tinggalkan kantung tersebut di depan rumah si hamba, setelah itu Yang Mulia akan mengerti apa itu Kelompok 99".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sore harinya, sang Raja mengatur agar si hamba memperoleh kantung yang berisi 99 koin emas di depan rumahnya. Walaupun ada sedikit keraguan muncul, dan sang Raja ingin memberikan 100 koin emas, namun ia menuruti nasihat si asisten pribadi dan tetap meletakkan 99 koin emas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Esok harinya, ketika si hamba baru saja hendak melangkahkan kakinya ke luar rumah, matanya melihat sebuah kantung. Bertanya-tanya dalam hatinya, ia membawa kantung itu masuk ke dalam dan membukanya. Ketika melihat begitu banyak koin emas di dalamnya, ia langsung berteriak girang. Koin emas... begitu banyak ! Hampir ia tidak percaya. Kemudian ia memanggil istri dan anak-anaknya ke luar memperlihatkan temuannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si hamba meletakkan kantung tersebut di atas meja, mengeluarkan seluruh isinya dan mulai menghitung. Hanya 99 koin emas, dan ia pun merasa aneh. Dihitungnya kembali, terus menerus dan tetap saja, hanya 99 koin emas. Si hamba mulai bertanya-tanya, kemanakah koin yang satu lagi ? Tidak mungkin seseorang hanya meninggalkan 99 koin emas. Ia pun mulai menggeledah seluruh rumahnya, mencari koin yang terakhir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah ia merasa letih dan putus asa, ia memutuskan untuk bekerja lebih keras lagi untuk menggantikan 1 koin itu agar jumlahnya genap 100 koin emas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keesokan harinya, ia bangun dengan suasana hati yang benar-benar tidak enak, berteriak-teriak kepada istri dan anak-anaknya, tidak menyadari bahwa ia telah menghabiskan malam sebelumnya dengan bekerja keras agar ia mampu membeli 1 koin emas. Si hamba bekerja seperti biasa, tetapi tidak dengan suasana hati yang riang, bersiul-siul seperti biasanya. Dan si hamba pun tidak menyadari bahwa sang Raja memperhatikan dirinya ketika ia melakukan pekerjaan hariannya dengan bersungut-sungut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang Raja bingung melihat sikap si hamba yang berubah begitu drastis, lalu memanggil asisten pribadinya masuk ke dalam ruangan. Diceritakan apa yang telah dilihatnya dan si asisten pribadinya tetap mendengarkan dengan penuh perhatian. Sang Raja bertanya, bukankah seharusnya si hamba itu lebih riang karena ia telah memiliki koin emas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jawab si asisten, "Ah... tetapi, Yang Mulia, sekarang hamba itu secara resmi telah masuk ke dalam Kelompok 99". Lanjutnya, "Kelompok 99 itu hanyalah sebuah nama yang diberikan kepada orang-orang yang telah memiliki semuanya tetapi tidak pernah merasa puas, dan mereka terus bekerja keras mencoba mencari 1 koin emas yang terakhir agar genap 100 koin emas. Kita harusnya merasa bersyukur dengan apa yang ada, dan kita bisa hidup dengan sedikit yang kita miliki. Tetapi ketika kita diberikan yang lebih baik dan lebih banyak, kita menghendaki lebih !  Tidak menjadi orang yang sama lagi, yang puas dengan apa yang ada, tetapi kita akan menjadi orang yang terus menghendaki lebih dan lebih dan lebih lagi. Memiliki keinginan seperti itu, membuat kita membayar harga yang tidak akan kita sadari. Kehilangan waktu tidur, kebahagiaan, dan menyakiti orang-orang yang berada di sekitar kita hanya untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan kita sendiri. Orang-orang seperti itulah yang tergabung dalam Kelompok 99!".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mendengar hal itu, sang Raja memutuskan bahwa untuk selanjutnya, ia akan mulai menghargai hal-hal yang kecil dalam hidup. Berusaha untuk memiliki lebih itu bagus, tetapi jangan berusaha terlalu keras sehingga kita kehilangan orang-orang yang dekat dengan kita, jangan pernah menukar kebahagiaan dengan kemewahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;&lt;style="font-size:130%;"&gt;Kita harusnya merasa bersyukur dengan apa yang ada, dan kita bisa hidup dengan sedikit yang kita miliki. Tetapi ketika kita diberikan yang lebih baik dan lebih banyak, kita menghendaki lebih ! Tidak menjadi orang yang sama lagi, yang puas dengan apa yang ada, tetapi kita akan menjadi orang yang terus menghendaki lebih dan lebih dan lebih lagi.&lt;/style="font-size:130%;"&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8677813543199368076-1704360391014451348?l=celestinefile.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://celestinefile.blogspot.com/feeds/1704360391014451348/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8677813543199368076&amp;postID=1704360391014451348&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8677813543199368076/posts/default/1704360391014451348'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8677813543199368076/posts/default/1704360391014451348'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://celestinefile.blogspot.com/2010/06/zaman-dahulu-kala-hiduplah-seorang-raja.html' title='Wisdom : Kelompok 99'/><author><name>Blog Author</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_VII2bziri2M/SjCekgg1O-I/AAAAAAAAADg/gIKsYmJDSCo/S220/Copy+of+100_0774.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8677813543199368076.post-4497457654572127306</id><published>2009-10-19T20:13:00.003+07:00</published><updated>2009-10-19T20:22:54.381+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Inspiring'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Faith'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Love'/><title type='text'>Story : Keputusan Sang Ayah</title><content type='html'>&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Setelah beberapa lagu pujian seperti biasanya pada hari minggu, pembicara gereja bangkit berdiri dan perlahan-lahan berjalan menuju mimbar untuk berkhotbah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;"Seorang ayah dan anaknya serta teman anaknya pergi berlayar ke samudra Pasifik", dia memulai, "ketika dengan cepat badai mendekat dan menghalangi jalan untuk kembali ke darat. Ombak sangat tinggi, sehingga meskipun sang ayah seorang pelaut berpengalaman, ia tidak dapat lagi mengendalikan perahu sehingga mereka bertiga terlempar ke lautan."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Pembicara berhenti sejenak, dan memandang mata dua orang remaja yang mendengarkan cerita tersebut dengan penuh perhatian. Dia melanjutkan, "Dengan menggenggam tali penyelamat, sang ayah harus membuat keputusan yang sangat sulit dalam hidupnya.... kepada anak yang mana akan dilemparkannya tali penyelamat itu. Dia hanya punya beberapa detik untuk membuat keputusan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Sang ayah tahu bahwa anaknya adalah seorang pengikut Kristus, dan dia juga tahu bahwa teman anaknya bukan. Pergumulan hebat yang menyertai proses pengambilan keputusan ini tidaklah dapat dibandingkan dengan gelombang ombak yang ganas. Ketika sang ayah berteriak, "Aku mengasihi engkau, anakku!" dia melemparkan tali itu kepada teman anaknya. Pada waktu dia menarik teman anaknya itu ke sisi perahu, anaknya telah menghilang hanyut ditelan gelombang dalam kegelapan malam. Tubuhnya tidak pernah ditemukan lagi."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Ketika itu, dua orang remaja yang duduk di depan, menantikan kata-kata berikut yang keluar dari mulut sang pembicara. "Sang ayah," si pembicara melanjutkan ,"tahu bahwa anaknya akan masuk dalam kekekalan dan diselamatkan oleh Yesus, dan dia tidak sanggup membayangkan jika teman anaknya melangkah dalam kekekalan tanpa Yesus. Karena itu dia mengorbankan anaknya sendiri. Betapa besar kasih Allah, sehingga Ia melakukan hal yang sama kepada kita." Sang pembicara kembali ke tempat duduknya sementara keheningan memenuhi ruangan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Beberapa saat kemudian, dua orang remaja duduk di sisi pembicara. "Cerita yang menarik," seorang remaja memulai pembicaraan dengan sopan, "tapi saya pikir tidaklah realistis bagi sang ayah untuk mengorbankan hidup anaknya hanya dengan berharap bahwa teman anaknya akan menjadi seorang pengikut Kristus."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;"Benar, engkau benar sekali," jawab pembicara. Sebuah senyum lebar menghiasi wajahnya dan kemudian dia memandang kedua remaja tersebut dan berkata, "Tentu saja itu tidak realistis bukan ? Tapi saya ada di sini untuk memberitahu kalian bahwa kejadian itu membuka mataku tentang apa yang sesungguhnya terjadi ketika Tuhan memberikan AnakNya untuk saya."Engkau tahu....sayalah teman sang anak itu".&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8677813543199368076-4497457654572127306?l=celestinefile.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://celestinefile.blogspot.com/feeds/4497457654572127306/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8677813543199368076&amp;postID=4497457654572127306&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8677813543199368076/posts/default/4497457654572127306'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8677813543199368076/posts/default/4497457654572127306'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://celestinefile.blogspot.com/2009/10/story-keputusan-sang-ayah.html' title='Story : Keputusan Sang Ayah'/><author><name>Blog Author</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_VII2bziri2M/SjCekgg1O-I/AAAAAAAAADg/gIKsYmJDSCo/S220/Copy+of+100_0774.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8677813543199368076.post-5404905348827308269</id><published>2009-10-11T13:46:00.003+07:00</published><updated>2009-10-11T14:01:52.442+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Inspiring'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Faith'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Grateful'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Love'/><title type='text'>True Story : Segelas Susu</title><content type='html'>Suatu hari, seorang anak lelaki miskin yang hidup dengan menjual asongan dari pintu ke pintu, menemukan bahwa dikantongnya hanya tersisa beberapa sen, dan dia sangat lapar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anak lelaki tersebut memutuskan untuk meminta makanan di rumah berikutnya. Akan tetapi anak itu kehilangan keberanian saat seorang wanita muda membuka pintu rumah. Anak itu tidak jadi meminta makanan, ia hanya berani meminta segelas air.&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Melihat seorang anak lelaki kumal di depan pintu rumahnya, wanita muda tersebut berpikir bahwa anak tersebut pasti lapar. Oleh karenanya wanita itu membawakan segelas besar susu hangat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anak lelaki itu meminumnya dengan lambat, dan kemudian bertanya, "saya harus membayar berapa untuk segelas besar susu ini ?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wanita itu menjawab: "Kamu tidak perlu membayar apapun".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ibu kami mengajarkan untuk tidak menerima bayaran untuk kebaikan", kata wanita itu menambahkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anak lelaki itu kemudian menghabiskan susunya dan berkata : "Dari dalam hatiku, aku berterima kasih pada anda." &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekian tahun kemudian, wanita tersebut menderita penyakit langka yang sangat kritis. Para dokter dikota itu sudah tidak sanggup menanganinya. Mereka menyerah dan mengirimnya ke kota besar, dimana ada dokter spesialis yang mampu menangani penyakit langka tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dr. Howard Kelly dipanggil untuk melakukan pemeriksaan. Pada saat sang dokter mendengar nama kota asal si wanita tersebut, terbersit seberkas pancaran aneh pada mata dokter Kelly.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Segera ia bangkit dan bergegas turun melalui hall rumah sakit, menuju kamar si wanita tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan berpakaian jubah kedokteran ia menemui si wanita itu. Ia langsung mengenali wanita itu pada sekali pandang. Ia kemudian kembali ke ruang konsultasi dan memutuskan untuk melakukan upaya terbaik untuk menyelamatkan nyawa wanita itu. Mulai hari itu, Ia selalu memberikan perhatian khusus pada kasus wanita itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah melalui perjuangan yang panjang, akhirnya diperoleh kemenangan... Wanita itu sembuh !!.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dr. Kelly meminta bagian keuangan rumah sakit untuk mengirimkan seluruh tagihan biaya pengobatan wanita tersebut kepadanya untuk persetujuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat tagihan itu sudah terkirim padanya, Dr. Kelly menuliskan sesuatu pada pojok atas lembar tagihan, dan kemudian mengirimnya ke kamar pasien.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wanita itu takut untuk membuka tagihan tersebut karena sangat yakin bahwa ia tak akan mampu membayar tagihan tersebut walau harus dicicil seumur hidupnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya Ia memberanikan diri untuk membaca tagihan tersebut, dan ada sesuatu yang menarik perhatiannya pada pojok atas lembar tagihan tersebut. Ia membaca tulisan yang berbunyi..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Telah dibayar lunas dengan segelas besar susu.." tertanda, DR Howard Kelly.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Air mata kebahagiaan membanjiri matanya. Ia berdoa: "Tuhan, terima kasih, bahwa cintamu telah memenuhi seluruh bumi melalui hati dan tangan manusia."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang terserah anda,anda dapat mengirimkan pesan cinta ini kepada orang lain, atau abaikannya dan berpura-pura bahwa kisah ini tidak menyentuh hati Anda.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8677813543199368076-5404905348827308269?l=celestinefile.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://celestinefile.blogspot.com/feeds/5404905348827308269/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8677813543199368076&amp;postID=5404905348827308269&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8677813543199368076/posts/default/5404905348827308269'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8677813543199368076/posts/default/5404905348827308269'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://celestinefile.blogspot.com/2009/10/true-story-segelas-susu.html' title='True Story : Segelas Susu'/><author><name>Blog Author</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_VII2bziri2M/SjCekgg1O-I/AAAAAAAAADg/gIKsYmJDSCo/S220/Copy+of+100_0774.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8677813543199368076.post-7602426418208848501</id><published>2009-10-04T23:16:00.002+07:00</published><updated>2009-10-04T23:27:46.544+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Self Improvement'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Love'/><title type='text'>Wisdom : Pertapa Muda dan Kepiting</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 153, 0);font-family:trebuchet ms;font-size:85%;"  &gt;Sumber : tidak diketahui&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Suatu ketika di sore hari yang terasa teduh, tampak seorang pertapa muda sedang bermeditasi di bawah pohon, tidak jauh dari tepi sungai.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Saat sedang berkonsentrasi memusatkan pikiran, tiba-tiba perhatian pertapa itu terpecah kala mendengarkan gemericik air yang terdengar tidak beraturan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Perlahan-lahan, ia kemudian membuka matanya. Pertapa itu segera melihat ke arah tepi sungai di mana sumber suara tadi berasal.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Ternyata, di sana tampak seekor kepiting yang sedang berusaha keras mengerahkan seluruh kemampuannya untuk meraih tepian sungai sehingga tidak hanyut oleh arus sungai yang deras.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Melihat hal itu, sang pertapa merasa kasihan. Karena itu, ia segera mengulurkan tangannya ke arah kepiting untuk membantunya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Melihat tangan terjulur, dengan sigap kepiting menjepit jari si pertapa muda.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Meskipun jarinya terluka karena jepitan capit kepiting, tetapi hati pertapa itu puas karena bisa menyelamatkan si kepiting.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Kemudian, dia pun melanjutkan kembali pertapaannya. Belum lama bersila dan mulai memejamkan mata, terdengar lagi bunyi suara yang sama dari arah tepi sungai.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Ternyata kepiting tadi mengalami kejadian yang sama.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Maka, si pertapa muda kembali mengulurkan tangannya dan membiarkan jarinya dicapit oleh kepiting demi membantunya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Selesai membantu untuk kali kedua, ternyata kepiting terseret arus lagi. Maka, pertapa itu menolongnya kembali sehingga jari tangannya makin membengkak karena jepitan capit kepiting.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Melihat kejadian itu, ada seorang tua yang kemudian datang menghampiri dan menegur si pertapa muda, "Anak muda, perbuatanmu menolong adalah cerminan hatimu yang baik. Tetapi, mengapa demi menolong seekor kepiting engkau membiarkan capit kepiting melukaimu hingga sobek seperti itu?"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;"Paman, seekor kepiting memang menggunakan capitnya untuk memegang benda. Dan saya sedang melatih mengembangkan rasa belas kasih.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Maka, saya tidak mempermasalahkan jari tangan ini terluka asalkan bisa menolong nyawa makhluk lain, walaupun itu hanya seekor kepiting," jawab si pertapa muda dengan kepuasan hati karena telah melatih sikap belas kasihnya dengan baik. Mendengar jawaban si pertapa muda, kemudian orang tua itu memungut sebuah ranting.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Ia lantas mengulurkan ranting ke arah kepiting yang terlihat kembali melawan arus sungai.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Segera, si kepiting menangkap ranting itu dengan capitnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;"Lihat Anak Muda. Melatih mengembangkan sikap belas kasih memang baik, tetapi harus pula disertai dengan kebijaksanaan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Bila tujuan kita baik, yakni untuk menolong makhluk lain, bukankah tidak harus dengan cara mengorbankan diri sendiri. Ranting pun bisa kita manfaatkan, betul kan ?"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Seketika itu, si pemuda tersadar.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;"Terima kasih, Paman. Hari ini saya belajar sesuatu. Mengembangkan cinta kasih harus disertai dengan kebijaksanaan. Di kemudian hari, saya akan selalu ingat kebijaksanaan yang Paman ajarkan."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Pembaca yang budiman, Mempunyai sifat belas kasih, mau memerhatikan dan menolong orang lain adalah perbuatan mulia, entah perhatian itu kita berikan kepada anak kita, orangtua, sanak saudara, teman, atau kepada siapa pun. Tetapi, kalau cara kita salah, sering kali perhatian atau bantuan yang kita berikan bukannya memecahkan masalah, namun justru menjadi bumerang.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Kita yang tadinya tidak tahu apa-apa dan hanya sekadar berniat membantu, malah harus menanggung beban dan kerugian yang tidak perlu. Karena itu, adanya niat dan tindakan berbuat baik, seharusnya diberikan dengan cara yang tepat dan bijak. Dengan begitu, bantuan itu nantinya tidak hanya akan berdampak positif bagi yang dibantu, tetapi sekaligus membahagiakan dan membawa kebaikan pula bagi kita yang membantu.&lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8677813543199368076-7602426418208848501?l=celestinefile.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://celestinefile.blogspot.com/feeds/7602426418208848501/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8677813543199368076&amp;postID=7602426418208848501&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8677813543199368076/posts/default/7602426418208848501'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8677813543199368076/posts/default/7602426418208848501'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://celestinefile.blogspot.com/2009/10/wisdom-pertapa-muda-dan-kepiting.html' title='Wisdom : Pertapa Muda dan Kepiting'/><author><name>Blog Author</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_VII2bziri2M/SjCekgg1O-I/AAAAAAAAADg/gIKsYmJDSCo/S220/Copy+of+100_0774.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8677813543199368076.post-8650300162119609061</id><published>2009-09-28T13:49:00.003+07:00</published><updated>2009-09-28T14:09:49.735+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Grateful'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Love'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Forgive'/><title type='text'>Story : Hadiah Sang Ayah</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 153, 0);font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Courtesy @ http://www.sahabatsurgawi.net/&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Seorang pemuda sebentar lagi akan diwisuda dan akan  menjadi seorang sarjana. Akhir dari jerih payahnya selama beberapa tahun di bangku pendidikan. Sebagai hadiah, pemuda itu meminta sebuah mobil sport keluaran terbaru dari Ferrari, kepada ayahnya. Permintaan itu terjadi karena ia jatuh cinta ketika beberapa bulan yang lalu melewati sebuah showroom. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Selama beberapa bulan dia selalu membayangkan, nanti pada saat wisuda ayahnya pasti akan membelikan mobil itu kepadanya. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Dia yakin, karena dia anak satu-satunya dan ayahnya sangat sayang padanya, sehingga dia yakin banget nanti dia pasti akan mendapatkan mobil itu. Dia pun berangan-angan mengendarai mobil itu, bersenang-senang dengan teman-temannya. Bahkan semua mimpinya itu telah dia ceritakan kepada teman-temannya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Saatnya pun tiba. Siang itu, setelah wisuda, dia melangkah pasti ke ayahnya. Sang ayah tersenyum, dan dengan berlinang air mata karena terharu dia mengungkapkan betapa dia bangga akan anaknya, dan betapa dia mencintai anaknya itu. Lalu dia pun mengeluarkan sebuah bingkisan,... bukan sebuah kunci ! Dengan hati yang hancur sang anak menerima bingkisan itu, dan dengan sangat kecewa dia membukanya. Dibalik kertas kado itu ia menemukan sebuah Alkitab yang bersampulkan kulit asli, di kulit itu terukir indah namanya dengan tinta emas. Pemuda itu menjadi marah, dengan suara yang meninggi dia berteriak, "Yaahh... apakah ayah memang mencintai saya ? Lantas.... dengan semua uang ayah, mengapa ayah hanya membelikan alkitab ini untukku ?". Lalu dia membanting Alkitab itu dan lari meninggalkan ayahnya. Ayahnya tidak bisa berkata apa-apa, hatinya hancur, dia berdiri mematung ditonton beribu pasang mata yang hadir saat itu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Tahun demi tahun berlalu, sang anak telah menjadi seorang yang sukses. Dengan bermodalkan otaknya yang cemerlang dia berhasil menjadi seorang yang terpandang. Dia mempunyai rumah yang besar dan mewah, dan dikelilingi istri yang cantik dan anak-anak yang cerdas. Sementara itu ayahnya semakin tua dan tinggal sendiri. Sejak hari wisuda itu, anaknya pergi meninggalkan dia dan tak pernah menghubungi dia. Dia berharap suatu saat dapat bertemu anaknya itu, hanya untuk meyakinkan dia betapa kasihnya pada anak itu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Sang anak pun kadang rindu dan ingin bertemu dengan sang ayah, tapi mengingat apa yang terjadi pada hari wisudanya, dia menjadi sakit hati dan sangat mendendam. Sampai suatu hari datang sebuah telegram dari kantor kejaksaan yang memberitakan bahwa ayahnya telah meninggal, dan sebelum ayahnya meninggal, dia mewariskan semua hartanya kepada anak satu-satunya itu. Sang anak disuruh menghadap Jaksa wilayah dan bersama-sama ke rumah ayahnya untuk mengurus semua harta peninggalannya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Saat melangkah masuk ke rumah itu, mendadak hatinya menjadi sangat sedih, mengingat semua kenangan semasa dia tinggal di situ. Dia merasa sangat menyesal telah bersikap jelek terhadap ayahnya. Dengan bayangan-bayangan masa lalu yang menari-nari di matanya, dia menelusuri semua barang di rumah itu. Dan ketika dia membuka brankas ayahnya, dia menemukan Alkitab itu, masih terbungkus dengan kertas yang sama beberapa tahun yang lalu. Dengan airmata berlinang, dia lalu memungut Alkitab itu, dan mulai membuka halamannya. Di halaman pertama Alkitab itu, dia membaca tulisan tangan ayahnya, "Dan kamu yang jahat tahu memberikan yang baik kepada anakmu, bagaimana Bapa-mu yang di sorga akan memberikan apa yang kamu minta kepadaNya ?".&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Selesai dia membaca tulisan itu, sesuatu jatuh dari bagian belakang Alkitab itu. Dia memungutnya.... sebuah kunci mobil !&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Di gantungan kunci mobil itu tercetak nama dealer, sama dengan dealer mobil sport yang dulu dia idamkan ! Dia membuka halaman terakhir Alkitab itu, dan menemukan di situ terselip STNK dan surat-surat lainnya, namanya tercetak di situ. dan sebuah kwitansi pembelian mobil, tanggalnya tepat sehari sebelum hari wisuda itu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Dia berlari menuju garasi, dan di sana dia menemukan sebuah mobil yang berlapiskan debu selama bertahun-tahun, meskipun mobil itu sudah sangat kotor karena tidak disentuh bertahun-tahun, dia masih mengenal jelas mobil itu, mobil sport yang dia dambakan bertahun-tahun lalu. Dengan buru-buru dia menghapus debu pada jendela mobil dan melongok ke dalam. Bagian dalam mobil itu masih baru, plastik membungkus jok mobil dan setirnya, di atas dashboardnya ada sebuah foto, foto ayahnya, sedang tersenyum bangga.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Mendadak dia menjadi lemas, lalu terduduk di samping mobil itu, air matanya tidak terhentikan, mengalir terus mengiringi penyesalannya yang tak mungkin diobati.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8677813543199368076-8650300162119609061?l=celestinefile.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://celestinefile.blogspot.com/feeds/8650300162119609061/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8677813543199368076&amp;postID=8650300162119609061&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8677813543199368076/posts/default/8650300162119609061'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8677813543199368076/posts/default/8650300162119609061'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://celestinefile.blogspot.com/2009/09/story-hadiah-sang-ayah.html' title='Story : Hadiah Sang Ayah'/><author><name>Blog Author</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_VII2bziri2M/SjCekgg1O-I/AAAAAAAAADg/gIKsYmJDSCo/S220/Copy+of+100_0774.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8677813543199368076.post-4168868446136939465</id><published>2009-09-28T13:14:00.002+07:00</published><updated>2009-09-28T13:20:22.224+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Inspiring'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Faith'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Grateful'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Honest'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Enthusiasm'/><title type='text'>Quote : Hidup adalah...</title><content type='html'>&lt;blockquote&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Hidup adalah sebuah tantangan, maka hadapilah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Hidup adalah sebuah lagu, maka nyanyikanlah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Hidup adalah sebuah mimpi, maka sadarilah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Hidup adalah sebuah permainan, maka mainkanlah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Hidup adalah cinta, maka nikmatilah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 153, 0);font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Bhagawan Sri Sthya Sai Baba&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8677813543199368076-4168868446136939465?l=celestinefile.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://celestinefile.blogspot.com/feeds/4168868446136939465/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8677813543199368076&amp;postID=4168868446136939465&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8677813543199368076/posts/default/4168868446136939465'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8677813543199368076/posts/default/4168868446136939465'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://celestinefile.blogspot.com/2009/09/quote-hidup-adalah.html' title='Quote : Hidup adalah...'/><author><name>Blog Author</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_VII2bziri2M/SjCekgg1O-I/AAAAAAAAADg/gIKsYmJDSCo/S220/Copy+of+100_0774.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8677813543199368076.post-4083607282815924929</id><published>2009-09-28T13:03:00.001+07:00</published><updated>2009-09-28T14:10:48.511+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Inspiring'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Respect'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Grateful'/><title type='text'>Wisdom : Blessing and Calamity</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 153, 0);font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Courtesy @ http://www.sahabatsurgawi.net/&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;In a tribal village there once lived four men, each with a particular limitation. The first was blind, the second couldn't hear, the third was lame, and the fourth man was a beggar. To this village came an angel in disguise. The angel asked each man what he wanted most.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Naturally the blind man replied, "My Sight!" The deaf man wanted his hearing, while the lame man wanted the use of his legs. The beggar asked for money to feed and clothe his family. To their surprise, the stranger granted each of their wishes. The men, in return, thanked the stranger and vowed never to forget his kindness.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Years later the angel returned. When the man who had been blind saw him, he thought, "He's probably come back to ask for money just because he did me a little favor." When the angel asked him how he was doing, the man who had received his sight answered, "Not well; I have to do everything for myself now. Nobody will help me anymore". "Very well," replied the angel, "then you shall have your blindness back." And with that the man became blind again.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;The man who had been deaf had a similar attitude when he saw the angel. "How is it to be able to hear?" asked the angel. "Oh, it has its disadvantages," complained the man. "So many sounds get on my nerves and keep me awake at night". "Very well," replied the angel, "then you shall have your hearing taken away from you." And the man was deaf once again!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;The lame man, too, was suspicious of the angel. "He probably wants me to do something for him just because he helped me a long time ago. Well, I'm too busy so I won't!" When the angel asked him how he liked using his legs, the man replied, "I can't run very fast, and at night they sometimes ache." And he suddenly found himself lame once again.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;The angel finally visited the man who had been a beggar. He now lived in a beautiful house and dressed in fine clothes. The angel knocked on the door and asked for a drink of water. Although the man didn't recognize the angel, he invited him in and asked him to stay for dinner.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;"Why are you so kind?" asked the angel. "Because years ago someone helped me when I was poor, and now I show my gratitude by helping others," the man answered. "Very well," the angel replied. "You shall keep your wealth!"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;This same angel brought blessing and calamity-a principle that is abundantly supported by the Bible. God's mercy and love are extended to those who seek Him with all their hearts; but for those who turn their backs on Him, God's wrath can have devastating results! And angels are God's agents in both instances.&lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8677813543199368076-4083607282815924929?l=celestinefile.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://celestinefile.blogspot.com/feeds/4083607282815924929/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8677813543199368076&amp;postID=4083607282815924929&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8677813543199368076/posts/default/4083607282815924929'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8677813543199368076/posts/default/4083607282815924929'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://celestinefile.blogspot.com/2009/09/wisdom-blessing-and-calamity.html' title='Wisdom : Blessing and Calamity'/><author><name>Blog Author</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_VII2bziri2M/SjCekgg1O-I/AAAAAAAAADg/gIKsYmJDSCo/S220/Copy+of+100_0774.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8677813543199368076.post-1695821947230985377</id><published>2009-09-16T21:40:00.003+07:00</published><updated>2009-09-16T21:48:45.767+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Inspiring'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Faith'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Grateful'/><title type='text'>Wisdom : Arloji dan Serbuk Kayu</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 153, 0);font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Courtesy : Tarsisius Sigho(Taipei) @ http://www.sahabatsurgawi.net/&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Tahukah anda bahwa problema yang kita hadapi akan berkurang seperempat hanya dengan membiarkan diri duduk secara tenang ?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Seorang tukang kayu ,suatu saat ketika sedang bekerja, secara tak disengaja menjatuhkan arlojinya dan terbenam di antara tingginya tumpukan serbuk kayu. Arloji itu adalah sebuah hadiah dan telah dipakainya cukup lama. Ia amat mencintai arloji tersebut. Karenanya ia berusaha sedapat mungkin untuk menemukan kembali arlojinya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Sambil mengeluh dan menyalahkan keteledoran diri sendiri, si tukang kayu itu membongkar tumpukan serbuk yang tinggi itu. Teman-teman karyawan yang lain juga turut membantu mencarinya. Namun sia-sia saja. Arloji kesayangan itu tetap tak ditemukan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Tibalah saat makan siang. Para pekerja serta pemilik arloji tersebut dengan semangat yang lesu meninggalkan bengkel kayu tersebut. Saat itulah seorang anak yang sejak tadi memperhatikan mereka mencari arloji itu, datang mendekati tumpukan serbuk kayu tersebut. Ia berjongkok dan mencari. Tak berapa lama berselang ia telah menemukan kembali arloji kesayangan si tukang kayu tersebut. Tentu si tukang kayu itu amat gembira. Namun ia juga heran, karena sebelumnya banyak orang telah membongkar tumpukan serbuk namun sia-sia.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Kini hanya dia seorang diri saja, dan berhasil menemukan arloji itu. "Bagaimana caranya engkau mencari arloji ini?" tanya si tukang kayu. "Saya hanya berjongkok secara tenang di lantai. Dalam keheningan itu saya bisa mendengar bunyi 'tok-tak, tok-tak'. Dengan itu saya tahu di mana arloji itu berada." jawab anak itu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Keheningan adalah pekerjaan rumah yang paling sulit diselesaikan selama hidup. Sering secara tidak sadar kita terjerumus dalam seribu satu macam 'kegaduhan'.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Bila anda ingin berdoa, masuklah ke dalam kamar dan tutuplah pintunya.&lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8677813543199368076-1695821947230985377?l=celestinefile.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://celestinefile.blogspot.com/feeds/1695821947230985377/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8677813543199368076&amp;postID=1695821947230985377&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8677813543199368076/posts/default/1695821947230985377'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8677813543199368076/posts/default/1695821947230985377'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://celestinefile.blogspot.com/2009/09/wisdom-arloji-dan-serbuk-kayu.html' title='Wisdom : Arloji dan Serbuk Kayu'/><author><name>Blog Author</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_VII2bziri2M/SjCekgg1O-I/AAAAAAAAADg/gIKsYmJDSCo/S220/Copy+of+100_0774.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8677813543199368076.post-7509457909797184906</id><published>2009-09-12T09:58:00.003+07:00</published><updated>2009-09-12T10:03:39.075+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Inspiring'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Respect'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Love'/><title type='text'>Wisdom : That's What Friends Are For</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 153, 0);font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Courtesy @ http://www.inspirationalstories.com/&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;(A)ccepts you as you are&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;(B)elieves in "you"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;(C)alls you just to say "HI"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;(D)oesn't give up on you&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;(E)nvisions the whole of you (even the unfinished parts)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;(F)orgives your mistakes&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;(G)ives unconditionally&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;(H)elps you&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;(I)nvites you over&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;(J)ust "be" with you&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;(K)eeps you close at heart&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;(L)oves you for who you are&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;(M)akes a difference in your life&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;(N)ever Judges&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;(O)ffer support&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;(P)icks you up&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;(Q)uiets your fears&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;(R)aises your spirits&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;(S)ays nice things about you&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;(T)ells you the truth when you need to hear it&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;(U)nderstands you&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;(V)alues you&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;(W)alks beside you&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;(X)-plains thing you don't understand&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;(Y)ells when you won't listen and&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;(Z)aps you back to reality&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;center&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Stevie Wonder - That's What Friends Are For&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Verse 1&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;And I&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Never thought I'd feel this way&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;And as far as I'm concerned I'm glad I got the chance to say&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;That I do believe I love you&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;And if I should ever go away&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Well then close your eyes and try to feel the way we do today&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;And than if you can't remember.....&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Chorus&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Keep smilin'&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Keep shinin'&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Knowin' you can always count on me&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;for sure&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;that's what friends are for&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;In good times&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;And bad times&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;I'll be on your side forever more&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;That's what friends are for&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Verse 2&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Well you came and open me&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;And now there's so much more I see&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;And so by the way I thank you....&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Ohhh and then&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;For the times when we're apart&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Well just close your eyes and know&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;These words are comming from my heart&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;And then if you can't remember....Ohhhhh&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;(Repeat chorus 3x)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;(Stevie talking)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Mmmhmm thats what friends are for mmmhmm yea&lt;/span&gt;&lt;/center&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8677813543199368076-7509457909797184906?l=celestinefile.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://celestinefile.blogspot.com/feeds/7509457909797184906/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8677813543199368076&amp;postID=7509457909797184906&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8677813543199368076/posts/default/7509457909797184906'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8677813543199368076/posts/default/7509457909797184906'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://celestinefile.blogspot.com/2009/09/wisdom-thats-what-friends-are-for.html' title='Wisdom : That&apos;s What Friends Are For'/><author><name>Blog Author</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_VII2bziri2M/SjCekgg1O-I/AAAAAAAAADg/gIKsYmJDSCo/S220/Copy+of+100_0774.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8677813543199368076.post-1516370787046756441</id><published>2009-09-12T09:47:00.003+07:00</published><updated>2009-09-12T09:52:38.522+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Inspiring'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Respect'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Grateful'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Love'/><title type='text'>Meditation : JOHN 3:16</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 153, 0);font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Courtesy : http://www.motivateus.com/&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;In the city of Chicago, one cold, dark night, a blizzard was setting in. A little boy was selling newspapers on the corner, the people were in and out of the cold. The little boy was so cold that he wasn't trying to sell many papers.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;He walked up to the policeman and said,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;"Mister, you wouldn't happen to know where a poor boy could find a warm place to sleep tonight would you? You see, I sleep in a box up around the corner there and down the alley and it's awful cold in there, of a night. Sure you be nice to have a warm place to stay."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;The policeman looked down at the little boy and said,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;"You go down the street to that big white house and you knock on the door. When they come out the door you just say John 3:16 and they will let you in."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;So he did, he walked up the steps to the door, and knocked on the door and a lady answered. He looked up and said,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;"John 3:16."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;The lady said, "Come on in, Son."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;She took him in and she sat him down in a split bottom rocker in front of a great big old fireplace and she went off.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;He sat there for a while, and thought to himself, "John 3:16.... I don't understand it, but it sure makes a cold boy warm."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Later she came back and asked him "Are you hungry?"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;He said, "Well, just a little. I haven't eaten in a couple of days and I guess I could stand a little bit of food."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;The lady took him in the kitchen and sat him down to a table full of wonderful food. He ate and ate until he couldn't eat any more.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Then he thought to himself "John 3:16.... Boy, I sure don't understand it, but it sure makes a hungry boy full."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;She took him upstairs to a bathroom and a huge bathtub filled with warm water and he sat there and soaked for a while.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;As he soaked, he thought to himself, "John 3:16...I sure don't understand it, but it sure makes a dirty boy clean. You know, I've not had a bath, a real bath, in my whole life. The only bath I ever had was when I stood in front of that big old fire hydrant as they flushed it out."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;The lady came in and got him, and took him to a room and tucked him into a big old feather bed and pulled the covers up around his neck and kissed him goodnight and turned out the lights.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;As he laid in the darkness and looked out the window at the snow coming down on that cold night he thought to himself, "John 3:16.... I don't understand it, but it sure makes a tired boy rested."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;The next morning she came back up and took him down again to that same big table full of food. After he ate, she took him back to that same big old split bottom rocker in front of the fireplace and she took a big old Bible and sat down in front of him and looked up at him and she asked,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;"Do you understand John 3:16?"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;He said, "No, Ma'am, I don't. The first time I ever heard it was last night when the policeman told me to use it."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;She opened the Bible to John 3:16, and she began to explain to him about Jesus. Right there in front of that big old fireplace, he gave his heart and life to Jesus. He sat there and thought, "John 3:16. I don't understand it, but it sure makes a lost boy feel safe."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;You know, I have to confess I don't understand it either, how God would be willing to send His Son to die for me, and how Jesus would agree to do such a thing. I don't understand it either, but it sure makes life worth living!!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8677813543199368076-1516370787046756441?l=celestinefile.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://celestinefile.blogspot.com/feeds/1516370787046756441/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8677813543199368076&amp;postID=1516370787046756441&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8677813543199368076/posts/default/1516370787046756441'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8677813543199368076/posts/default/1516370787046756441'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://celestinefile.blogspot.com/2009/09/meditation-john-316.html' title='Meditation : JOHN 3:16'/><author><name>Blog Author</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_VII2bziri2M/SjCekgg1O-I/AAAAAAAAADg/gIKsYmJDSCo/S220/Copy+of+100_0774.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8677813543199368076.post-462532359576770107</id><published>2009-09-12T09:12:00.004+07:00</published><updated>2009-09-28T13:24:33.884+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Inspiring'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Self Improvement'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Respect'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Enthusiasm'/><title type='text'>Wisdom : Gema Kehidupan</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 153, 0);font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Courtesy @ http://inspirasi2.wordpress.com/&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Seorang bocah mengisi waktu luang dengan kegiatan mendaki gunung bersama ayahnya. Entah mengapa tiba-tiba si bocah tersandung akar pohon dan jatuh. “Aduh!”, jeritannya memecah keheningan suasana pegunungan. Si bocah amat terkejut ketika mendengar suara dikejauhan menirukan teriakannya persis sama, “Aduhh!”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Dasar anak-anak, ia berteriak lagi, “Hei, siapa kamu?” Dan jawaban yang terdengar adalah “Hei, siapa kamu?”. Lantaran kesal mengetahui suaranya ditirukan, si anak berseru “Pengecut kamu!” Lagi-lagi ia terkejut ketika suara dari sana membalasnya dengan umpatan serupa. Lalu ia bertanya kepada sang ayah, “apa yang terjadi?”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Dengan penuh kearifan, sang ayah tersenyum, “Anakku, coba perhatikan” lelaki itu berkata keras, “Saya kagum padamu!” suara dikejauhan menjawab, “Saya kagum padamu!” Sekali lagi sang ayah berteriak “Kamu sang juara!” Dan suara itu kembali menjawab, “Kamu sang juara!”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Sang bocah sangat keheranan, meski demikian ia tetap tidak mengerti. Lalu sang ayah menjelaskan, “Suara itu adalah GEMA, tetapi sesungguhnya itulah KEHIDUPAN”.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;“Kehidupan memberikan umpan balik atas semua ucapan dan tidakanmu, nak”, jelas sang ayah. “Dengan kata lain, kehidupan kita adalah sebuah pantulan atau bayangan atas tindakan kita. Bila kamu ingin banyak mendapatkan cinta didunia ini, ya ciptakanlah cinta didalam hatimu. Bila kamu menginginkan tim kerjamu punya kemampuan tinggi, ya tingkatkanlah kemampuan didalam dirimu. Hidup akan memberikan kembali segala sesuatu yang telah kau berikan padanya. Ingat anakku, hidup bukan sebuah kebetulan, tetapi sebuah bayangan dari dirimu sendiri”, tutur sang ayah…&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8677813543199368076-462532359576770107?l=celestinefile.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://celestinefile.blogspot.com/feeds/462532359576770107/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8677813543199368076&amp;postID=462532359576770107&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8677813543199368076/posts/default/462532359576770107'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8677813543199368076/posts/default/462532359576770107'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://celestinefile.blogspot.com/2009/09/wisdom-cerita-dari-gunung.html' title='Wisdom : Gema Kehidupan'/><author><name>Blog Author</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_VII2bziri2M/SjCekgg1O-I/AAAAAAAAADg/gIKsYmJDSCo/S220/Copy+of+100_0774.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8677813543199368076.post-7014665072960447442</id><published>2009-09-12T08:38:00.004+07:00</published><updated>2009-09-12T08:56:49.999+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Faith'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Grateful'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Enthusiasm'/><title type='text'>Meditation : Suatu malam....</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Aku : &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Tolong beritahu saya Tuhan, mengapa hidup jadi begitu rumit ?&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;TUHAN : &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Berhentilah menganalisa hidup. Jalani saja. Analisalah yang membuatnya jadi rumit.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Aku : &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Kalau begitu mengapa kami manusia tidak pernah merasa senang ?&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;TUHAN : &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Hari ini adalah adalah wujud dari hari esok yang kamu khawatirkan kemarin.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:trebuchet ms;" &gt;Kamu merasa khawatir karena kamu menganalisa. Merasa khawatir menjadi kebiasaanmu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:trebuchet ms;" &gt;Karena itulah kamu tidak pernah merasa senang.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Aku : &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Tapi bagaimana mungkin kita tidak khawatir jika ada begitu banyak ketidakpastian.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;TUHAN : &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Ketidakpastian itu tidak bisa dihindari. Tapi kekhawatiran adalah sebuah pilihan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Aku : &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Tapi, begitu banyak rasa sakit karena ketidakpastian.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;TUHAN : &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Rasa sakit tidak bisa dihindari, tetapi penderitaan adalah sebuah pilihan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Aku : &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Jika penderitaan itu pilihan, mengapa orang baik selalu menderita ?&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;TUHAN : &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Intan tidak dapat diasah tanpa gesekan. Emas tidak dapat dimurnikan tanpa api. Orang baik tidak dapat melewati rintangan, tanpa menderita. Dengan pengalaman itu, hidup mereka menjadi lebih baik, bukan sebaliknya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Aku : &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Maksudnya pengalaman pahit itu berguna ?&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;TUHAN  : &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Ya. Dari segala sisi, pengalaman adalah guru yang keras. Pengalaman memberi ujian dulu, baru pemahamannya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Aku : &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Tetapi, mengapa kami harus melalui semua ujian itu ? Mengapa kami tidak dapat hidup bebas dari masalah ?&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;TUHAN : &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Masalah adalah rintangan yang ditujukan untuk meningkatkan kekuatan mental. Kekuatan dalam diri hanya bisa keluar melalui perjuangan dan rintangan, bukan dengan berleha-leha.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Aku : &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Sejujurnya, di tengah segala persoalan ini, kami tidak tahu kemana harus melangkah.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;TUHAN : J&lt;span style="font-style: italic;"&gt;ika kamu melihat ke luar, maka kamu tidak akan tahu ke mana kamu harus melangkah. Lihatlah ke dalam….&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:trebuchet ms;" &gt;Melihat ke luar, kamu bermimpi. Melihat ke dalam, kamu terjaga.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:trebuchet ms;" &gt;Mata memberimu penglihatan. Hati memberimu arah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Aku  : &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Kadang-kadang ketidakberhasilan membuatku menderita. Apa yang dapat saya lakukan?&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;TUHAN : &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Keberhasilan adalah ukuran yang dibuat oleh orang lain. Kepuasan adalah ukuran yang dibuat olehmu sendiri.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:trebuchet ms;" &gt;Mengetahui tujuan perjalanan akan terasa lebih memuaskan daripada mengetahui bahwa kau sedang berjalan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:trebuchet ms;" &gt;Bekerjalah dengan kompas, biarkan orang lain berkejaran dengan waktu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Aku : &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Di dalam saat-saat sulit, bagaimana saya bisa tetap termotivasi ?&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;TUHAN : &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Selalulah melihat sudah berapa jauh engkau berjalan, daripada masih berapa jauh engkau harus berjalan. Selalu hitung dan syukuri semua yang telah kau perolehi, jangan hitung apa yang tidak kau peroleh.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Aku : &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Apa yang menarik dari manusia ?&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;TUHAN : &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Jika menderita, mereka bertanya “Mengapa harus aku ?”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:trebuchet ms;" &gt;Jika mereka bahagia, tidak ada yang pernah bertanya “Mengapa harus aku ?”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Aku : &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Kadangkala saya bertanya, siapa saya, mengapa saya di sini ?&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;TUHAN : J&lt;span style="font-style: italic;"&gt;anganlah mencari jawaban tentang siapa kamu, tapi tentukanlah kamu ingin menjadi apa. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:trebuchet ms;" &gt;Berhentilah mencari mengapa saya di sini. Ciptakan tujuan itu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:trebuchet ms;" &gt;Hidup bukanlah proses pencarian, tapi sebuah proses penciptaan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Aku : &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Bagaimana saya bisa mendapatkan yang terbaik dalam hidup ini?&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;TUHAN : &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Hadapilah masa lalumu tanpa penyesalan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:trebuchet ms;" &gt;Peganglah masa  kini dengan keyakinan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:trebuchet ms;" &gt;Siapkan masa depan tanpa rasa takut.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Aku : &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Pertanyaan terakhir, Tuhan. Seringkali saya merasa doa-doaku tidak dijawab.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;TUHAN : &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Tidak ada doa yang tidak dijawab. Meski seringkali jawabannya adalah TIDAK.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Aku : &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Terima kasih Tuhan atas obrolan yang indah ini.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;TUHAN : &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Oke. Teguhlah dalam iman, dan buanglah rasa takut.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:trebuchet ms;" &gt;Hidup adalah misteri untuk dipecahkan, bukan masalah untuk diselesaikan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:trebuchet ms;" &gt;Percayalah padaKu, hidup itu jadi indah jika kamu tahu cara untuk hidup.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8677813543199368076-7014665072960447442?l=celestinefile.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://celestinefile.blogspot.com/feeds/7014665072960447442/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8677813543199368076&amp;postID=7014665072960447442&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8677813543199368076/posts/default/7014665072960447442'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8677813543199368076/posts/default/7014665072960447442'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://celestinefile.blogspot.com/2009/09/meditation-suatu-malam.html' title='Meditation : Suatu malam....'/><author><name>Blog Author</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_VII2bziri2M/SjCekgg1O-I/AAAAAAAAADg/gIKsYmJDSCo/S220/Copy+of+100_0774.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8677813543199368076.post-8235035203732288305</id><published>2009-09-06T10:19:00.003+07:00</published><updated>2009-09-06T10:25:56.617+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Inspiring'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Love'/><title type='text'>Meditation : How To Dance In The Rain</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 153, 0);font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Courtesy @ http://www.ugoto.com/&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;justify&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;It was a busy morning, about 8:30, when an elderly gentleman in his 80's, arrived to have stitches removed from his thumb. He said he was in a hurry as he had an appointment at 9:00 am.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;I took his vital signs and had him take a seat, knowing it would be over an hour before someone would to able to see him. I saw him looking at his watch and decided, since I was not busy with another patient, I would evaluate his wound.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;On exam, it was well healed, so I talked to one of the doctors, got the needed supplies to remove his sutures and redress his wound.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;While taking care of his wound, I asked him if he had another doctor's appointment this morning, as he was in such a hurry. The gentleman told me no, that he needed to go to the nursing home to eat breakfast with his wife.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;I inquired as to her health. He told me that she had been there for a while and that she was a victim of Alzheimer's Disease. As we talked, I asked if she would be upset if he was a bit late. He replied that she no longer knew who he was, that she had not recognized him in five years now.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;I was surprised, and asked him, 'And you still go every morning, even though she doesn't know who you are?'&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;He smiled as he patted my hand and said, 'She doesn't know me, but I still know who she is.'&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;I had to hold back tears as he left, I had goose bumps on my arm, and thought, 'That is the kind of love I want in my life.'&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;True love is neither physical, nor romantic. True love is an acceptance of all that is, has been, will be, and will not be.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;With all the jokes and fun that are in e-mails, sometimes there is one that comes along that has an important message. This one I thought I could share with you.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;The happiest people don't necessarily have the best of everything; they just make the best of everything they have.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;I hope you share this with someone you care about. I just did.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Life isn't about how to survive the storm, but how to dance in the rain.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/justify&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8677813543199368076-8235035203732288305?l=celestinefile.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://celestinefile.blogspot.com/feeds/8235035203732288305/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8677813543199368076&amp;postID=8235035203732288305&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8677813543199368076/posts/default/8235035203732288305'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8677813543199368076/posts/default/8235035203732288305'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://celestinefile.blogspot.com/2009/09/meditation-how-to-dance-in-rain.html' title='Meditation : How To Dance In The Rain'/><author><name>Blog Author</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_VII2bziri2M/SjCekgg1O-I/AAAAAAAAADg/gIKsYmJDSCo/S220/Copy+of+100_0774.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8677813543199368076.post-4856108971327228403</id><published>2009-09-06T09:59:00.004+07:00</published><updated>2009-09-06T10:07:21.120+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Self Improvement'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Honest'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Enthusiasm'/><title type='text'>Wisdom : Berpikir Sederhana</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 153, 0);font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Courtesy @ http://www.sahabatsurgawi.net/&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;justify&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Terpetik sebuah kisah, seorang pemburu berangkat ke hutan dengan membawa busur dan tombak. Dalam hatinya dia berkhayal mau membawa hasil buruan yang paling besar, yaitu seekor rusa. Cara berburunya pun tidak pakai anjing pelacak atau jaring penjerat, tetapi menunggu di balik sebatang pohon yang memang sering dilalui oleh binatang-binatang buruan. Tidak lama ia menunggu, seekor kelelawar besar kesiangan terbang hinggap di atas pohon kecil tepat di depan si pemburu. Dengan ayunan parang atau pukulan gagang tombaknya, kelelawar itu pasti bisa diperolehnya. Tetapi si pemburu berpikir, "untuk apa merepotkan diri dengan seekor kelelawar? Apakah artinya dia dibanding dengan seekor rusa besar yang saya incar?"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Tidak lama berselang, seekor kancil lewat. Kancil itu sempat berhenti di depannya bahkan menjilat-jilat ujung tombaknya tetapi ia berpikir, "Ah, hanya seekor kancil, nanti malah tidak ada yang makan, sia-sia." Agak lama pemburu menunggu. Tiba-tiba terdengar langkah-langkah kaki binatang mendekat, pemburupun mulai siaga penuh, tetapi ternyata, ah... kijang. Ia pun membiarkannya berlalu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Lama sudah ia menunggu, tetapi tidak ada rusa yang lewat, sehingga ia tertidur. Baru setelah hari sudah sore, rusa yang ditunggu lewat. Rusa itu sempat berhenti di depan pemburu, tetapi ia sedang tertidur. Ketika rusa itu hampir menginjaknya, ia kaget.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Spontan ia berteriak, "Rusa!!!" sehingga rusanya pun kaget dan lari terbirit-birit sebelum sang pemburu menombaknya. Alhasil ia pulang tanpa membawa apa-apa.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Banyak orang yang mempunyai idealisme terlalu besar untuk memperoleh sesuatu yang diinginkannya. Ia berpikir yang tinggi-tinggi dan bicaranyapun terkadang sulit dipahami. Tawaran dan kesempatan-kesempatan kecil dilewati begitu saja, tanpa pernah berpikir bahwa mungkin di dalamnya ia memperoleh sesuatu yang berharga. Tidak jarang orang-orang seperti itu menelan pil pahit karena akhirnya tidak mendapatkan apa-apa. Demikian juga dengan seseorang yang bergumul dengan pasangan hidup yang mengharapkan seorang gadis cantik atau perjaka tampan yang baik, pintar serta sempurna lahir dan batin, harus puas dengan tidak menemukan siapa-siapa.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Berpikir sederhana, bukan berarti tanpa pertimbangan logika yang sehat. Kita tentunya perlu mempunyai harapan dan idealisme supaya tidak asal tabrak. Tetapi hendaknya kita ingat bahwa seringkali Tuhan mengajar anakNya dengan perkara-perkara kecil terlebih dahulu sebelum mempercayakan perkara besar. Selain itu tidak ada sesuatu di dunia yang sempurna dan memenuhi semua idealisme kita. Berpikirlah sederhana.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/justify&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8677813543199368076-4856108971327228403?l=celestinefile.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://celestinefile.blogspot.com/feeds/4856108971327228403/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8677813543199368076&amp;postID=4856108971327228403&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8677813543199368076/posts/default/4856108971327228403'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8677813543199368076/posts/default/4856108971327228403'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://celestinefile.blogspot.com/2009/09/wisdom-berpikir-sederhana.html' title='Wisdom : Berpikir Sederhana'/><author><name>Blog Author</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_VII2bziri2M/SjCekgg1O-I/AAAAAAAAADg/gIKsYmJDSCo/S220/Copy+of+100_0774.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8677813543199368076.post-6478852595949647541</id><published>2009-09-06T09:55:00.001+07:00</published><updated>2009-09-06T09:58:00.434+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Faith'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Grateful'/><title type='text'>Meditation : Are You Blessed?</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 153, 0);font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Courtesy @ http://www.inspirationalstories.com/&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;justify&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;If you woke up this morning with more health than illness..........you are more blessed than the million who will not survive this week.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;If you have never experienced the danger of battle, the loneliness of imprisonment, the agony of torture, or the pangs of starvation.......you are ahead of 500 million people in the world. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;If you have food in the refrigerator, clothes on your back, a roof overhead and a place to sleep...you are richer than 75% of this world.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;If you have money in the bank, in your wallet, and spare change in a dish someplace....... you are among the top 8% of the world's wealthy.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;If your parents are still alive and still married........you are very rare, even in the United States.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;If you hold up your head with a smile on your face and are truly thankful.....you are blessed because the majority can, but most do not.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;If you prayed yesterday and today........you are in the minority because you believe God does hear and answer prayers.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;If you can read now, you are more blessed than over two billion people in the world that cannot read at all. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/justify&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8677813543199368076-6478852595949647541?l=celestinefile.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://celestinefile.blogspot.com/feeds/6478852595949647541/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8677813543199368076&amp;postID=6478852595949647541&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8677813543199368076/posts/default/6478852595949647541'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8677813543199368076/posts/default/6478852595949647541'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://celestinefile.blogspot.com/2009/09/meditation-are-you-blessed.html' title='Meditation : Are You Blessed?'/><author><name>Blog Author</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_VII2bziri2M/SjCekgg1O-I/AAAAAAAAADg/gIKsYmJDSCo/S220/Copy+of+100_0774.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8677813543199368076.post-6394457371575043666</id><published>2009-09-06T09:25:00.003+07:00</published><updated>2009-09-06T09:33:18.393+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Inspiring'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Faith'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Respect'/><title type='text'>Story : Does GOD still speak to us ?</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 153, 0);font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Courtesy @ http://www.motivateus.com/&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;justify&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;A young man had been to Wednesday night Bible Study. The Pastor had shared about listening to God and obeying the Lord's voice. The young man couldn't help but wonder, "Does God still speak to people?"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;After service he went out with some friends for coffee and pie and they discussed the message. Several different ones talked about how God had led them in different ways. It was about ten o'clock when the young man started driving home. Sitting in his car, he just began to pray, "God.. If you still speak to people speak to me. I will listen. I will do my best to obey."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;As he drove down the main street of his town, he had the strangest thought, stop and buy a gallon of milk. He shook his head and said out loud, "God is that you?" He didn't get a reply and started on toward home. But again, the thought, buy a gallon of milk. The young man thought about Samuel and how he didn't recognize the voice of God, and how little Samuel ran to Eli. "Okay, God, in case that is you, I will buy the milk." It didn't seem like too hard a test of obedience. He could always use the milk. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;He stopped and purchased the gallon of milk and started off toward home. As he passed Seventh street, he again felt the urge, "Turn down that street." This is crazy he thought and drove on past the intersection.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Again, he felt that he should turn down Seventh Street. At the next intersection, he turned back and headed down Seventh. Half jokingly, he said out loud, "Okay, God, I will". He drove several blocks, when suddenly, he felt like he should stop.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;He pulled over to the curb and looked around. He was in semi-commercial area of town. It wasn't the best but it wasn't the worst of neighborhoods either. The businesses were closed and most of the houses looked dark like the people were already in bed.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Again, they sensed something, "Go and give the milk to the people in the house across the street." The young man looked at the house. It was dark and it looked like the people were either gone or they were already asleep.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;He started to open the door and then sat back in the car seat. "Lord, this is insane. Those people are asleep and if I wake them up, they are going to be mad and I will look stupid."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Again, he felt like he should go and give the milk. Finally, he opened the door, "Okay God, if this is you, I will go to the door and I will give them the milk. If you want me to look like a crazy person, okay. I want to be obedient. I guess that will count for something but if they don't answer right away, I am out of here."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;He walked across the street and rang the bell. He could hear some noise inside. A man's voice yelled out, Who is it? What do you want?" Then the door opened before the young man could get away.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;The man was standing there in his jeans and t-shirt. He looked like he just got out of bed. He had a strange look on his face and he didn't seem too happy to have some stranger standing on his doorstep. "What is it?" The young man thrust out the gallon of milk,"Here, I brought this to you."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;The man took the milk and rushed down a hallway speaking loudly in Spanish. Then from down the hall came a woman carrying the milk toward the kitchen. The man was following her holding a baby. The baby was crying. The man had tears streaming down his face. The man began speaking and half crying, "We Were just praying. We had some big bills this month and we ran out of money. We didn't have any milk for our baby. I was just praying and asking God to show me how to get some milk."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;His wife in the kitchen yelled out, "I ask him to send an Angel with some. Are you an Angel?" The young man reached into his wallet and pulled out all the money he had on him and put in the man's hand.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;He turned and walked back toward his car and the tears were streaming down his face. He knew that God still answers prayers.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/justify&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8677813543199368076-6394457371575043666?l=celestinefile.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://celestinefile.blogspot.com/feeds/6394457371575043666/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8677813543199368076&amp;postID=6394457371575043666&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8677813543199368076/posts/default/6394457371575043666'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8677813543199368076/posts/default/6394457371575043666'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://celestinefile.blogspot.com/2009/09/story-does-god-still-speak-to-us.html' title='Story : Does GOD still speak to us ?'/><author><name>Blog Author</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_VII2bziri2M/SjCekgg1O-I/AAAAAAAAADg/gIKsYmJDSCo/S220/Copy+of+100_0774.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8677813543199368076.post-9119810246534391987</id><published>2009-09-06T08:46:00.003+07:00</published><updated>2009-09-06T08:53:47.230+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Self Improvement'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Honest'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Enthusiasm'/><title type='text'>Wisdom : Rantai yang mengikat</title><content type='html'>&lt;justify&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Seorang pawang gajah pernah bercerita bahwa gajah harus dilatih sejak masih kecil, saat masih lemah. Pertama-tama, kaki bayi gajah diikat dengan rantai baja yang kuat pada sebuah tonggak yang kokoh. Gajah hanya bisa berjalan sejauh panjang rantai. Jika ia berusaha melarikan diri, rantai baja akan menahannya. Biasanya, ia akan mencoba memutuskan rantai itu dengan menariknya kuat-kuat, tetapi ia masih terlalu lemah untuk bisa mengalahkan kekuatan rantai baja itu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Hal itu berlangsung selama bertahun-tahun hingga tertanam di benak gajah bahwa ia takkan pernah mampu memutuskan rantai yang mengikat kakinya. Bahkan saat ia hanya diikat dengan seutas tali ijuk yang sebetulnya akan putus dengan hanya sekali sentakan saja. Tujuan dari pembiasaan itu adalah agar sang pawang bisa membawa gajah untuk bekerja di ladang dan hutan tanpa khawatir bahwa gajah akan melarikan diri. Lalu, apakah bedanya rantai baja dengan tali ijuk bila sang gajah tetap saja menganggap dirinya takkan mampu mengalahkan apa yang mengikat kakinya?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Hal ini mengajarkan bahwa jika selama ini kita membiarkan diri kita terbelenggu dengan pengalaman masa lalu, tanpa ada sedikit pun keberanian untuk menginsafinya, maka jangan salahkan siapa pun kalau kita takkan pernah mampu melepaskan diri dari penyesalan. Merenungi masa lalu takkan membuat kehidupan kita menjadi lebih baik.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Masa lalu biarlah berlalu, kita tidak akan bisa merubahnya. Biarkanlah masa lalu menjadi sebuah cermin agar kelak kita tidak akan melakukan hal sama lagi. Jadikanlah masa lalu sebagai pengalaman berharga yang membuat kita menjadi lebih dewasa.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Apa yang kita hadapi sekarang adalah masa kini dengan berbagai tantangannya. Dan yang bisa kita lakukan adalah mengisi masa kini dengan berkarya sepenuh hati dan jiwa.&lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/justify&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8677813543199368076-9119810246534391987?l=celestinefile.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://celestinefile.blogspot.com/feeds/9119810246534391987/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8677813543199368076&amp;postID=9119810246534391987&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8677813543199368076/posts/default/9119810246534391987'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8677813543199368076/posts/default/9119810246534391987'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://celestinefile.blogspot.com/2009/09/wisdom-rantai-yang-mengikat.html' title='Wisdom : Rantai yang mengikat'/><author><name>Blog Author</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_VII2bziri2M/SjCekgg1O-I/AAAAAAAAADg/gIKsYmJDSCo/S220/Copy+of+100_0774.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8677813543199368076.post-1366771192209237073</id><published>2009-09-02T19:51:00.004+07:00</published><updated>2009-09-02T20:11:47.188+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Respect'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Honest'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Love'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Forgive'/><title type='text'>Story : Belajar Mendengarkan</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 153, 0);font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Courtesy @ http://indonesia.heartnsouls.com/&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;justify&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Anda pasti tahu bagaimana rasanya menerima telepon di tengah malam. Tapi, malam itu semuanya terasa berbeda. Aku terlonjak dari tidurku ketika telepon di samping tempat tidur berdering-dering. Aku berusaha melihat jam beker dalam gelap. Cahaya illuminasi dari jam itu menunjukkan tepat tengah malam. Dengan panik aku segera mengangkat gagang telepon.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;"Hallo?" dadaku berdegup kencang. Aku memegang gagang telepon itu erat-erat. Kini suamiku terbangun dan menatap wajahku lekat-lekat.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;"Mama?" terdengar suara di seberang sana.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Aku masih bisa mendengar bisikannya di tengah-tengah dengung telepon. Pikiranku langsung tertuju pada anak gadisku. Ketika suara itu semakin jelas, aku meraih dan menarik-narik pergelangan tangan suamiku. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;"Mama, aku tahu ini sudah larut malam. Tapi jangan... jangan berkata apa-apa dahulu sampai aku selesai bicara. Dan, sebelum mama menanyai aku macam-macam, ya aku mengaku ma. Malam ini aku mabuk. Beberapa hari ini aku lari dari rumah, dan..."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Aku tercekat. Nafasku tersenggal-senggal. Aku lepaskan cengkeraman pada suamiku dan menekan kepalaku keras-keras. Kantuk masih mengaburkan pikiranku. Dan, aku berusaha agar tidak panik. Ada sesuatu yang tidak beres.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;"...Dan aku takut sekali. Yang ada dalam pikiranku bagaimana aku telah melukai hati mama. Aku tak mau mati di sini. Aku ingin pulang. Aku tahu tindakanku lari dari rumah adalah salah. Aku tahu mama benar-benar cemas dan sedih. Sebenarnya aku bermaksud menelepon mama beberapa hari yang lalu, tapi aku takut... takut..."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Ia menangis tersedan-sedan. Sengguknya benar-benar membuat hatiku iba. Terbayang aku akan wajah anak gadisku. Pikiranku mulai jernih, "Begini..."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;"Jangan ma, jangan bicara apa-apa. Biarkan aku selesai bicara." ia meminta. Ia tampak putus asa.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Aku menahan diri dan berpikir apa yang harus aku katakan. Sebelum aku menemukan kata-kata yang tepat, ia melanjutkan, "Aku hamil ma. Aku tahu tak semestinya aku mabuk sekarang, tapi aku takut. Aku sungguh-sungguh takut!"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Tangis itu pecah lagi. Aku menggigit bibirku dan merasakan pelupuk mataku mulai basah. Aku melihat pada suamiku yang bertanya perlahan, "Siapa itu?"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Aku menggeleng-gelengkan kepala. Dan ketika aku tidak menjawab pertanyaannya, ia meloncat meninggalkan kamar dan segera kembali sambil membawa telepon portable. Ia mengangkat telepon portable yang tersambung pararel dengan teleponku. Terdengar bunyi klik.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Lalu suara tangis suara di seberang sana terhenti dan bertanya, "Mama, apakah mama masih ada di sana? Jangan tutup teleponnya ma. Aku benar-benar membutuhkan mama sekarang. Aku merasa kesepian."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Aku menggenggam erat gagang telepon dan menatap suamiku, meminta pertimbangannya. "Mama masih ada di sini. Mama tidak akan menutup telepon," kataku.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;"Semestinya aku sudah bilang pada mama. Tapi bila kita bicara, mama hanya menyuruhku mendengarkan nasehat mama. Selama ini mamalah yang selalu berbicara. Sebenarnya aku ingin bicara pada mama, tetapi mama tak mau mendengarkan. Mama tak pernah mau mendengarkan perasaanku. Mungkin mama anggap perasaanku tidaklah penting. Atau mungkin mama pikir mama punya semua jawaban atas persoalanku. Tapi terkadang aku tak membutuhkan nasehat mama. Aku hanya ingin mama mau mendengarkan aku."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Aku menelan ludahku yang tercekat di kerongkongan. Pandanganku tertuju pada pamflet 'Bagaimana Berbicara Pada Anak Anda' yang tergeletak di sisi tempat tidurku.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;"Mama mendengarkanmu," aku berbisik.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;"Tahukah mama, sekarang aku mulai cemas memikirkan bayi yang ada di perutku dan bagaimana aku bisa merawatnya. Aku ingin pulang. Aku sudah panggil taxi. Aku mau pulang sekarang."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;"Itu baik sayang," kataku sambil menghembuskan nafas yang meringankan dadaku. Suamiku duduk mendekat padaku. Ia meremas jemariku dengan jemarinya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;"Tapi ma, sebenarnya aku bermaksud pulang dengan menyetir sendiri mobil sendiri."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;"Jangan," cegahku. Ototku mengencang dan aku mengeratkan genggaman tangan suamiku. "Jangan. Tunggu sampai taxinya datang. Jangan tutup telepon ini sampai taxi itu datang."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;"Aku hanya ingin pulang ke rumah, mama."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;"Mama tahu. Tapi, tunggulah sampai taxi datang. Lakukan itu untuk mamamu."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Lalu aku mendengar senyap di sana. Ketika aku tak mendengar suaranya, aku gigit bibir dan memejamkan mata. Bagaimana pun aku harus mencegahnya mengemudikan mobil itu sendiri.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;"Nah, itu taxinya datang."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Lalu aku dengar suara taxi berderum di sana. Hatiku terasa lega.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;"Aku pulang ma," katanya untuk terakhir kali. Lalu ia tutup telepon itu. Air mata meleleh dari mataku.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;center&gt;**********&lt;/center&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Aku berjalan keluar menuju kamar anak gadisku yang berusia 16 tahun. Suamiku menyusul dan memelukku dari belakang. Dagunya ditaruh di atas kepalaku.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Aku menghapus airmata dari pipiku. "Kita harus belajar mendengarkan," kataku pada suamiku.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Ia terdiam sejenak, dan bertanya, "Kau pikir, apakah gadis itu sadar kalau ia telah menelepon nomor yang salah?"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Aku melihat gadisku sedang tertidur nyenyak. Aku berkata pada suamiku, "Mungkin itu tadi bukan nomor yang salah."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;"Ma? Pa? Apa yang terjadi?," terdengar gadisku menggeliat dari balik selimutnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Aku mendekati gadisku yang kini terduduk dalam gelap, "Kami baru saja belajar," jawabku.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;"Belajar apa?" tanyanya. Lalu ia kembali berbaring dan matanya terpejam lagi.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;"Mendengarkan," bisikku sambil mengusap pipinya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/justify&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8677813543199368076-1366771192209237073?l=celestinefile.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://celestinefile.blogspot.com/feeds/1366771192209237073/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8677813543199368076&amp;postID=1366771192209237073&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8677813543199368076/posts/default/1366771192209237073'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8677813543199368076/posts/default/1366771192209237073'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://celestinefile.blogspot.com/2009/09/story-belajar-mendengarkan.html' title='Story : Belajar Mendengarkan'/><author><name>Blog Author</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_VII2bziri2M/SjCekgg1O-I/AAAAAAAAADg/gIKsYmJDSCo/S220/Copy+of+100_0774.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8677813543199368076.post-6718746687720883829</id><published>2009-09-02T19:20:00.002+07:00</published><updated>2009-09-02T19:24:40.571+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Self Improvement'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Enthusiasm'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Forgive'/><title type='text'>Wisdom : Anda Spesial</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 153, 0);font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Courtesy @ http://www.sahabatsurgawi.net/&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;justify&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Suatu hari seorang penceramah terkenal membuka seminarnya dengan cara unik. Sambil memegang uang pecahan Rp. 100.000,-, ia bertanya kepada hadiri, "Siapa yang mau uang ini?" Tampak banyak tangan diacungkan. Pertanda banyak minat.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;"Saya akan berikan ini kepada salah satu dari Anda sekalian, tapi sebelumnya perkenankanlah saya melakukan ini."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Ia berdiri mendekati hadirin. Uang itu diremas-remas dengan tangannya sampai berlipat-lipat. Lalu bertanya lagi, "Siapa yang masih mau uang ini?" Jumlah tangan yang teracung tak berkurang.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;"Baiklah," jawabnya, "apa jadinya bila saya melakukan ini?" ujarnya sambil menjatuhkan uang itu ke lantai dan menginjak-injaknya dengan sepatunya. Meski masih utuh, kini uang itu jadi amat kotor dan tak mulus lagi.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;"Nah, apakah sekarang masih ada yang berminat?" Tangan-tangan yang mengacung masih tetap banyak.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;"Hadirin sekalian, Anda baru saja menghadapi sebuah pelajaran penting. Apa pun yang terjadi dengan uang ini, Anda masih berminat karena apa yang saya lakukan tidak akan mengurangi nilainya. Biarpun lecek dan kotor, uang itu tetap bernilai Rp. 100.000,-."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Dalam kehidupan ini kita pernah beberapa kali terjatuh, terkoyak, dan berlepotan kotoran akibat keputusan yang kita buat dan situasi yang menerpa kita. Dalam kondisi seperti itu, kita merasa tak berharga, tak berarti.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Padahal apa pun yang telah dan akan terjadi, Anda tidak pernah akan kehilangan nilai di mata mereka yang mencintai Anda, terlebih di mata Tuhan. Jangan pernah lupa - Anda spesial.&lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/justify&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8677813543199368076-6718746687720883829?l=celestinefile.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://celestinefile.blogspot.com/feeds/6718746687720883829/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8677813543199368076&amp;postID=6718746687720883829&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8677813543199368076/posts/default/6718746687720883829'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8677813543199368076/posts/default/6718746687720883829'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://celestinefile.blogspot.com/2009/09/wisdom-anda-spesial.html' title='Wisdom : Anda Spesial'/><author><name>Blog Author</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_VII2bziri2M/SjCekgg1O-I/AAAAAAAAADg/gIKsYmJDSCo/S220/Copy+of+100_0774.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8677813543199368076.post-4920625918544189509</id><published>2009-09-01T20:13:00.003+07:00</published><updated>2009-09-01T20:20:04.344+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Self Improvement'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Faith'/><title type='text'>Wisdom :  Anda pasti bisa bila....</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 153, 0);font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Courtesy by : Bits &amp;amp; Pieces @ The Economics Press&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;justify&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Pasar malam dibuka di sebuah kota. Seluruh penduduk menyambutnya dengan gembira. Ada berbagai macam permainan, stand makanan dan sirkus. Tetapi kali ini yang paling istimewa adalah atraksi manusia kuat.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Setiap malam ratusan orang menonton pertunjukkan manusia kuat. Ia bisa meleng kungkan baja hanya dengan tangan telanjang. Ia bisa menhancurkan batu bata tebal dengan tinjunya. Ia mengalahkan semua pria di kota itu dalam lomba panco. Tapi untuk menutup pertunjukkannya ia hanya memeras sebuah jeruk dengan genggaman nya. Ia memeras terus hingga tetes terakhir air jeruk itu terperas.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Kemudian ia menantang para penonton, "Barang siapa yang bisa memeras hingga keluar satu tetes saja air jeruk dari buah jeruk ini, akan kuberikan dia uang satu juta."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Kemudian naiklah seorang lelaki, atlit binaraga, ke atas panggung. Tangannya kekar. Ia memeras dan memeras... dan memeras... tapi tak setetespun air jeruk keluar. Sepertinya seluruh isi jeruk itu sudah terperas habis. Ia gagal.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Beberapa pria kuat dari penjuru kota mencoba, tapi tak ada yang berhasil.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Manusia kuat itu tersenyum-senyum. Kemudian ia berkata, "Aku berikan satu kesempatan terakhir. Siapa yang mau mencoba?"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Seorang wanita kurus setengah baya mengacungkan tangan dan meminta agar ia boleh mencoba.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;"Tentu saja boleh nyonya. Mari naik ke panggung." Manusia kuat itu membimbing wanita itu naik ke atas pentas. Beberapa orang tergelak-gelak mengolok-olok wanita itu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Wanita itu lalu mengambil jeruk dan menggenggamnya. Semakin banyak penonton yang menertawakannya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Lalu wanita itu mencoba memeras dengan penuh konsentrasi. Ia memeras... memeras... memeras dan "ting!" setetes air jeruk muncul terperas dan jatuh membasahi lantai panggung. Para penonton terdiam terperangah. Lalu cemoohan mereka segera berubah menjadi tepuk tangan riuh.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Manusia kuat lalu memeluk wanita kurus itu, katanya, "Nyonya, aku sudah melakukan pertunjukkan semacam ini ratusan kali. Dan, ribuan orang pernah mencobanya agar bisa membawa pulang hadiah uang yang aku tawarkan, tapi mereka semua gagal. Hanya kau satu-satunya yang berhasil memenangkan hadiah itu. Boleh aku tahu, bagaimana kau bisa melakukan hal itu?"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;"Begini," jawab wanita itu, "Jika suamimu sedang jatuh sakit keras dan tak bisa bekerja mencari nafkah, sedangkan kau memiliki delapan anak yang harus kau beri makan setiap harinya, lalu kau harus kuat mencari uang meski hanya serupiah-dua rupiah, maka hanya memeras jeruk untuk mendapatkan satu juta rupiah bukanlah hal yang sulit."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;"Bila anda memiliki alasan yang cukup kuat, anda akan menemukan jalannya", demikian kata seorang bijak. Seringkali kita tak kuat melakukan sesuatu hanya karena tak memiliki alasan yang cukup kuat. Karena itu buatlah sebuah alasan yang benar-benar kuat supaya anda mampu melakukan apa saja. Bukankah manusia itu mudah membuat sebuah alasan.....&lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/justify&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8677813543199368076-4920625918544189509?l=celestinefile.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://celestinefile.blogspot.com/feeds/4920625918544189509/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8677813543199368076&amp;postID=4920625918544189509&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8677813543199368076/posts/default/4920625918544189509'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8677813543199368076/posts/default/4920625918544189509'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://celestinefile.blogspot.com/2009/09/wisdom-anda-pasti-bisa-bila.html' title='Wisdom :  Anda pasti bisa bila....'/><author><name>Blog Author</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_VII2bziri2M/SjCekgg1O-I/AAAAAAAAADg/gIKsYmJDSCo/S220/Copy+of+100_0774.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8677813543199368076.post-1017309495867621667</id><published>2009-09-01T19:32:00.003+07:00</published><updated>2009-09-01T19:39:01.484+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Faith'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Grateful'/><title type='text'>Meditation : SANGKAR BURUNG</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 153, 0);font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Courtesy @ http://www.sahabatsurgawi.net/&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;justify&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Suatu hari, seorang lelaki tua mengamati seorang anak yang sedang membawa sangkar berisi banyak burung.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Lalu dia bertanya, "Di mana kamu mendapatkan burung-burung tersebut, nak?"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;"Saya menangkap mereka sendiri," anak itu menjawab.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;"Apa yang akan kamu lakukan dengan mereka?", tanya lelaki tua itu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;"Saya akan bermain dengan mereka," jawab anak itu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;"Lalu setelah itu, apa yang akan kamu lakukan?", tanya lelaki tua itu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;"Saya mungkin akan memberi mereka kepada kucing-kucing untuk dimakan."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;"Berapa besar kamu mau untuk burung-burung tersebut?", tanyanya lagi.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;"Oh,kamu tidak mungkin mau membelinya.Mereka hanyalah burung-burung biasa yang bisa ditemukan di padang," kata anak itu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;"Jadi berapa kamu mau?" lelaki tua itu memaksa.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Akhirnya, anak itu setuju untuk menjual burung-burung tersebut dengan sejumlah uang dan sangkar burung itu diberikan ke lelaki tua tersebut.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Ia mengambil sangkar itu dan pergi ke jalan yang sepi dan tenang.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Ketika ia melihat tidak ada orang yang melihat, ia membuka sangkar itu dan mele paskan semua burung-burung tersebut ke udara.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Suatu hari, Tuhan bertemu Iblis meninggalkan Taman Eden dengan sangkar besar yang penuh berisi manusia.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;"Di mana kamu mendapatkan orang-orang ini?" Tuhan bertanya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;"Saya menangkap mereka," jawab Iblis.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;"Apa yang akan kamu lakukan dengan mereka?" tanya Tuhan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;"Saya akan bermain dengan mereka," Iblis menjawab.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;"Lalu apa yang akan kamu lakukan terhadap mereka?" tanya Tuhan lagi.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;"Saya akan membunuh mereka," jawab Iblis lagi.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;"Berapa besar yang kamu mau untuk mereka?" Tuhan bertanya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Iblis berpikir sebentar lalu berbisik, "Kamu harus membayarnya dengan semua air mata yang dapat kamu tangisi, dan semua darah yang dapat kamu curahkan." Tuhan setuju dan sangkar itu berpindah tangan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Tiga hari setelah air mata dan darah dicurahkan, ketika tidak ada seorangpun yang melihat, di suatu gua yang sepi dan tenang, Tuhan membebaskan manusia!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Begitu besar kasihNYA hingga airmata dan darahNYA sendiri yang ditumpahkan bagi manusia... How great Thou art...&lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/justify&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8677813543199368076-1017309495867621667?l=celestinefile.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://celestinefile.blogspot.com/feeds/1017309495867621667/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8677813543199368076&amp;postID=1017309495867621667&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8677813543199368076/posts/default/1017309495867621667'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8677813543199368076/posts/default/1017309495867621667'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://celestinefile.blogspot.com/2009/09/meditation-sangkar-burung.html' title='Meditation : SANGKAR BURUNG'/><author><name>Blog Author</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_VII2bziri2M/SjCekgg1O-I/AAAAAAAAADg/gIKsYmJDSCo/S220/Copy+of+100_0774.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8677813543199368076.post-237103123392499757</id><published>2009-09-01T13:54:00.004+07:00</published><updated>2009-09-01T14:13:08.334+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Inspiring'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Self Improvement'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Faith'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Respect'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Grateful'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Honest'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Enthusiasm'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Love'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Forgive'/><title type='text'>Wisdom : Lima Bola Kehidupan</title><content type='html'>&lt;justify&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Bayangkan hidup sebagai suatu permainan ketangkasan 5 bola yang harus kita mainkan ke udara. Bola-bola tersebut bernama : Pekerjaan, Keluarga, Kesehatan, Teman dan Spirit. Kita harus menjaga agar ke-5 bola ini seimbang di udara.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Kita akan segera mengerti bahwa ternyata "Pekerjaan" hanyalah sebuah bola karet. Jika kita menjatuhkannya, maka ia akan dapat memantul kembali. Tetapi 4 bola lainnya yaitu Keluarga, Kesehatan, Teman dan Spirit terbuat dari gelas. Jika kita menjatuhkan salah satunya maka ia akan dapat terluka, tergores, pecah, rusak atau bahkan hancur berkeping-keping. Dan ingatlah mereka tidak akan pernah kembali seperti aslinya. Kita harus memahaminya benar dan berusaha keras untuk menyeimbangkannya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Bagaimana caranya ? Jangan membandingkan nilai kita dengan nilai orang lain.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Perbedaan diciptakan untuk membuat masing-masing diri kita special. Jangan tetapkan tujuan dan sasaran kita dengan mengacu pada tujuan dan sasaran orang lain. Hanya kita yang mengerti dan dapat merasa "apa yang terbaik untuk kita".&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Jangan mengganggap remeh sesuatu yang dekat di hati kita, melekatlah padanya seakan-akan ia adalah bagian yang membuat kita hidup, dimana tanpanya, hidup menjadi kurang berarti.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Jangan biarkan kita terpuruk, dengan hidup di 'masa lampau' atau dalam mimpi masa depan. Lewatkan hari, jam, menit, detik hidupmu dengan bersyukur. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Jangan menyerah ketika masih ada sesuatu yang dapat kita usahakan.Tidak ada yang benar-benar kalah sampai kita berhenti berusaha.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Jangan takut mengakui bahwa diri kita tidaklah sempurna. Ketidaksempurnaan inilah yang merupakan sulaman benang rapuh untuk mengikat kita satu sama lain.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Jangan takut menghadapi resiko. Anggaplah resiko sebagai kesempatan kita untuk belajar bagaimana menjadi berani.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Jangan berusaha melarang Cinta memasuki hidupmu dengan berkata "tidak mungkin saya temukan". Cara tercepat mendapatkan cinta adalah dengan memberinya pada orang lain.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Cara tercepat untuk kehilangan cinta adalah dengan menggenggamnya sekencang mungkin, dan cara terbaik untuk menjaga agar cinta tetap tumbuh adalah dengan memberinya "sayap".&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Janganlah berlari, meskipun hidup tampak sangat cepat, sehingga kita lupa dari mana kita berasal dan juga lupa sedang menuju kemana kita.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Jangan lupa bahwa kebutuhan emosi terbesar dari seseorang adalah kebutuhan untuk merasa dihargai.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Jangan takut untuk belajar sesuatu, Ilmu Pengetahuan adalah harta karun yang selalu dapat kita bawa kemanapun tanpa membebani.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Jangan gunakan waktu dan kata-kata dengan sembrono, karena keduanya tidak mungkin kita ulang kembali jika telah lewat.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Hidup bukanlah pacuan melainkan suatu perjalanan dimana setiap tahap sepanjang jalannya harus dinikmati.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Dan akhirnya resapilah :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;MASA LALU adalah SEJARAH, MASA DEPAN merupakan MISTERI, dan SAAT INI adalah KARUNIA.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/justify&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8677813543199368076-237103123392499757?l=celestinefile.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://celestinefile.blogspot.com/feeds/237103123392499757/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8677813543199368076&amp;postID=237103123392499757&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8677813543199368076/posts/default/237103123392499757'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8677813543199368076/posts/default/237103123392499757'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://celestinefile.blogspot.com/2009/09/wisdom-lima-bola-kehidupan.html' title='Wisdom : Lima Bola Kehidupan'/><author><name>Blog Author</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_VII2bziri2M/SjCekgg1O-I/AAAAAAAAADg/gIKsYmJDSCo/S220/Copy+of+100_0774.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8677813543199368076.post-230757153206770388</id><published>2009-09-01T13:18:00.002+07:00</published><updated>2009-09-01T13:23:39.015+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Inspiring'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Self Improvement'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Grateful'/><title type='text'>Story : Biarlah yang Miskin berkata, "Aku Kaya!"</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 153, 0);font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Courtesy @ http://www.sahabatsurgawi.net/&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;justify&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Suatu hari, ayah dari suatu keluarga yang sangat sejahtera membawa anaknya bepergian ke suatu negara yang sebagian besar penduduknya hidup dari hasil pertanian. Semua itu dilakukan dengan maksud untuk menunjukkan bagaimana kehidupan orang-orang yang miskin.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Mereka menghabiskan waktu berhari-hari di sebuah tanah pertanian milik keluarga yang terlihat sangat miskin.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Sepulang dari perjalanan tersebut, sang ayah bertanya kepada anaknya, "Bagaimana perjalanan tadi?"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;"Sungguh luar biasa, Pa."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;"Kamu lihat 'kan bagaimana kehidupan mereka yang miskin?" tanya sang ayah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;"Iya, Pa," jawabnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;"Jadi, apa yang dapat kamu pelajari dari perjalanan ini?" tanya ayahnya lagi.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Si anak menjawab, "Saya melihat kenyataan bahwa kita memunyai seekor anjing, sedangkan mereka memiliki empat ekor. Kita punya sebuah kolam yang panjangnya hanya sampai ke tengah-tengah taman, sedangkan mereka memiliki sungai kecil yang tak terhingga panjangnya. Kita memasang lampu taman yang dibeli dari luar negeri dan mereka memiliki bintang-bintang di langit untuk menerangi taman mereka. Beranda rumah kita begitu lebar mencapai halaman depan dan milik mereka seluas horizon. Kita tinggal dan hidup di tanah yang sempit sedangkan mereka memunyai tanah sejauh mata memandang. Kita memiliki pelayan yang melayani setiap kebutuhan kita, tetapi mereka melayani diri mereka sendiri. Kita membeli makanan yang akan kita makan, tetapi mereka menanam sendiri. Kita memunyai dinding indah yang melindungi diri kita dan mereka memiliki teman-teman untuk menjaga kehidupan mereka."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Dengan cerita tersebut, sang ayah tidak dapat berkata apa-apa.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Kemudian si anak menambahkan, "Terima kasih, Pa, akhirnya aku tahu betapa miskinnya diri kita."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Terlalu sering kita melupakan apa yang kita miliki dan hanya berkonsentrasi terhadap apa yang tidak kita miliki. Kadang kekurangan yang dimiliki seseorang merupakan anugerah bagi orang lain.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Semua berdasar pada perspektif setiap pribadi. Pikirkanlah apa yang akan terjadi jika kita semua bersyukur kepada Tuhan atas anugerah yang telah disediakan oleh-Nya bagi kita daripada khawatir untuk meminta lebih lagi.&lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/justify&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8677813543199368076-230757153206770388?l=celestinefile.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://celestinefile.blogspot.com/feeds/230757153206770388/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8677813543199368076&amp;postID=230757153206770388&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8677813543199368076/posts/default/230757153206770388'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8677813543199368076/posts/default/230757153206770388'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://celestinefile.blogspot.com/2009/09/story-biarlah-yang-miskin-berkata-aku.html' title='Story : Biarlah yang Miskin berkata, &quot;Aku Kaya!&quot;'/><author><name>Blog Author</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_VII2bziri2M/SjCekgg1O-I/AAAAAAAAADg/gIKsYmJDSCo/S220/Copy+of+100_0774.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8677813543199368076.post-3098208283075005206</id><published>2009-09-01T10:35:00.003+07:00</published><updated>2009-09-01T10:57:15.008+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Inspiring'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Self Improvement'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Grateful'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Enthusiasm'/><title type='text'>Story :  Daun Terakhir yang Tak Pernah Gugur</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 153, 0);font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Courtesy by : O. Henry (1862-1910)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;justify&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;New York, 1967, daerah kumuh yang sangat memprihatinkan. Gedung-gedung tua berjejer. Apartment yang sempit, tembok yang berjamur, dan  orang-orang aneh menjadi ciri khas daerah itu. Orang-orang aneh itu sebagian besar adalah pelukis jalanan. mereka mencari nafkah dengan melukis, baik itu melukis di kanvas maupun melukis di trotoar. Sebagai pelukis jalanan, mereka hanya mampu mencukupi makan tiap hari dan sewa apartment yang murah itu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Salah satu dari mereka adalah Marie. Dengan adiknya mereka berdua menyewa kamar yang sempit, yang sangat tidak layak untuk ditempati. Tempat tidur yang sudah busuk, dinding yang berjamur dan menyebarkan bau tidak enak, tapi apa boleh buat... uang yang mereka dapat tiap hari kadang untuk makan saja tidak cukup. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Biarpun demikian, mereka pantang untuk melakukan sesuatu yang jelek atau melanggar hukum. Pernah ada yang menawari Marie dan Joan adiknya untuk memanfaatkan tubuh mereka demi uang, tapi mereka tetap pada prinsip mereka. Para pelukis di daerah itu memang gitu, salah satu ciri khas yang bisa dibanggakan. Mereka lebih memilih hidup miskin dan berkekurangan daripada berbuat sesuatu yang salah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Karena mereka, para pelukis itu adalah orang kristen, setiap hari Minggu mereka selalu berkumpul untuk beribadah, meskipun tanpa pendeta yang melayani. Mereka memakai saat itu untuk sharing, saling bertukar cerita dan saling menguatkan. Jika ada yang kurang beruntung suatu hari, mereka akan saling menopang dan saling berbagi.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Suatu saat, saat musim dingin menusuk New York, Joan jatuh sakit. Tubuhnya menjadi sangat lemah dan semakin parah. Untuk bangkit dari tempat tidur saja dia tidak kuat. Dengan uang yang terkumpul dari para pelukis jalanan itu, Marie memanggil dokter, dan hasil pemeriksaan dokter sungguh mengejutkan. Joan menderita radang paru-paru, karena dia selalu bekerja di luar menjual lukisan di trotoar, di tengah musim dingin, dan tanpa baju hangat yang layak. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Untuk sembuh, Joan harus beristirahat total, makan yang cukup bergizi, dan yang terpenting adalah semangat hidup yang tinggi untuk melewati masa-masa kritis di tengah musim dingin. Dan ini yang menjadi masalah terbesar. Joan sama sekali putus asa dan tidak mempunyai semangat hidup sama sekali. Semua temannya datang untuk menguatkan dia, tapi percuma. Dia berpikir bahwa inilah akhir hidupnya. Dia tahu benar keadaannya. Dia tidak akan mendapat makanan yang bergizi, dia tidak akan mendapat kehangatan yang cukup untuk melewati musim dingin, dan tidak ada obat untuk membantu dia bertahan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Semakin hari dia semakin lemah dan putus asa. Marie sangat sedih akan hal ini. Semua upaya sudah dilakukan untuk membesarkan hati Joan, tapi sia-sia. Joan tidak bergairah untuk makan, bahkan untuk berbicara dengan siapa pun. Dia hanya mengucapkan beberapa kata di pagi setiap harinya, yaitu ketika matahari terbit, dia selalu meminta Marie untuk membuka jendela kamar agar dia dapat melihat tanaman yang merambat di dinding tembok yang berhadapan dengan kamar mereka. Tanaman itu merupakan tanaman menjalar yang berdaun lebar, dan tanaman itu merupakan semangat hidup Joan satu-satunya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Setiap kali Marie membuka jendela, dia melihat tanaman itu dan sambil tersenyum lemah dia berkata, "Tanaman itu lucu sekali, dia tahu bahwa dia hanya tanaman kecil yang lemah, hanya dapat bergantung pada tembok yang kokoh itu. Tapi dia sombong sekali, mengira bahwa dengan bersandar pada tembok itu dia dapat melewati musim dingin yang ganas ini". Marie sangat sedih setiap kali Joan berkata ini, "Suatu saat semua daunnya akan gugur dihantam angin musim dingin, saat itu juga aku akan pergi bersama dia".&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Dan setiap pagi Joan selalu menghitung daun-daun itu. "Tujuh daun lagi." dan besoknya, "Enam daun lagi", "Lima daun lagi", dan Joan semakin lemah dan lemah. Marie pun putus asa, tidak ada harapan sama sekali. Dia hanya dapat berdoa agar daun-daun itu tetap bertahan, dan setiap pagi dia membuka jendela dengan hati yang berdebar-debar, berharap masih ada daun di situ.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Suatu pagi, Marie tergoncang sekali ketika melihat hanya ada satu daun yang tersisa melekat di tembok itu. Joan tersenyum lemah, "waktunya sudah dekat. Malam ini angin dingin akan mengantar kami." Marie semakin pasrah. Malam itu dia tidak tidur, dia berdoa dan menangis, seiring dengan terjadinya badai. Angin mengguncang jendela-jendela dengan dasyat, Marie tetap berlutut dan menangis kepada TUHAN. Dia meminta suatu keajaiban, sesuatu yang dapat menahan kepergian Joan, dia sangat mencintai adik satu-satunya itu. Akankah Joan pergi dan bergabung dengan semua keluarganya yang telah mendahului mereka ? Ayah, Ibu, dan adik-adiknya meninggal ketika kebakaran, api menelan semua harta mereka dan mengantar seluruh anggota keluarga, kecuali Marie dan Joan. Setelah mereka bertahan hidup sekian tahun, kini Joan akan pergi meninggalkan dia juga.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Paginya, suatu pagi yang menentukan, dengan lemah Joan membuka mata dan meminta Marie membuka jendela agar dia dapat melihat tanaman itu. Dengan gemetar Marie membuka jendela, dan,.... ajaib ! Daun itu masih melekat pada tembok. Mustahil ! semalam terjadi badai yang dasyat, dan pagi ini daun itu masih melekat pada tembok seakan-akan tidak terjadi apa-apa semalam. Joan tersenyum lagi dan berkata, "Aku masih mempunyai satu hari lagi". Marie sangat senang, tapi dia tetap khawatir. Hari ini daun itu dapat bertahan, tapi besok atau hari ini pasti dia akan gugur juga. Marie benar-benar sudah pasrah akan hal ini. Dia cuma dapat bersyukur bahwa dia masih boleh bersama Joan hari ini.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Besoknya, kembali dengan tangan bergetar Marie membuka jendela, dan.... daun itu masih tetap di situ ! Marie tidak dapat mempercayai hal ini, tapi dia senang sekali. Dia mengucap syukur dengan tidak henti-henti.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Beberapa hari setelah itu, daun itu masih tetap bertahan. Hari ketujuh, Joan tersenyum dan berkata kepada Marie, "Daun itu menyadarkan aku. Kalau dia bisa sekuat itu, aku juga bisa. Tolong buatkan bubur ya, aku lapar sekali." Marie sangat gembira. tanpa disuruh dua kali dia segera menyiapkan bubur buat Joan. Joan sudah mau makan kembali, itu tandanya semangat hidupnya tumbuh kembali. Hari demi hari Marie merawat Joan, dan tiga minggu setelah itu Joan berangsur-angsur sehat. Dia sudah dapat berjalan-jalan, hanya belum boleh keluar karena di luar masih musim dingin.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Hari minggu kembali para pelukis itu berkumpul untuk kebaktian. Joan sangat senang dapat kembali berkumpul dengan sahabat-sahabatnya itu. Tapi dia merasa ada yang kurang. " Adakah yang dapat mengatakan kepadaku dimana si tua Paul ? sewaktu aku terbaring sakit, dia sering datang membawakan kue kismis dan menguatkanku. Waktu itu aku tidak mempedulikan kalian sama sekali. Mungkin karena itu dia menjadi kecewa, dan sejak bulan lalu dia tidak pernah datang lagi ke kamar kami. Aku ingin minta maaf dan berterima kasih kepadanya. Dimanakah dia ? "&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Mendadak semuanya terdiam, dan dengan suara perlahan Marie menjawab, "Joan, bulan lalu si tua Paul ditemukan meninggal di kamarnya. Pagi hari setelah badai itu, mereka menemukan dia meninggal kedinginan, di tangannya dia menggenggam kaleng cat dan kuas. Daun yang terakhir itu, merupakan karya besar terakhirnya..... "&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/justify&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8677813543199368076-3098208283075005206?l=celestinefile.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://celestinefile.blogspot.com/feeds/3098208283075005206/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8677813543199368076&amp;postID=3098208283075005206&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8677813543199368076/posts/default/3098208283075005206'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8677813543199368076/posts/default/3098208283075005206'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://celestinefile.blogspot.com/2009/09/story-daun-terakhir-yang-tak-pernah.html' title='Story :  Daun Terakhir yang Tak Pernah Gugur'/><author><name>Blog Author</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_VII2bziri2M/SjCekgg1O-I/AAAAAAAAADg/gIKsYmJDSCo/S220/Copy+of+100_0774.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8677813543199368076.post-4316095425208528327</id><published>2009-08-29T19:17:00.002+07:00</published><updated>2009-08-29T19:23:05.996+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Inspiring'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Self Improvement'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Faith'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Respect'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Grateful'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Honest'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Enthusiasm'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Love'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Forgive'/><title type='text'>Wisdom : GOD'S ANSWERS</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 153, 0);font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Courtesy @ http://www.motivateus.com/&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;"Come in," God said to me. "So, you would like to interview Me?"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;"If you have the time," I said.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;God smiled and said: "My time is called eternity and is enough to do everything. What questions do you have in mind to ask me?"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;"None that are new to you. What's the one thing that surprises you most about mankind?"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt; God answered:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;"That they get bored being children, are in a rush to grow up, and then long to be children again. That they lose their health to make money and then-lose their money to restore their health. That by thinking anxiously about the future, they forget the present, such that they live neither for the present nor the future. That they live as if they will never die, and they die as if they had never lived..."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;God's hands took mine and we were silent.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;After a long period, I said, "May I ask you another question? As a parent, what would you ask your children to do?"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;God replied with a smile:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;"To learn that they cannot make anyone love them. To learn that it takes years to build trust, and a few seconds to destroy it.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;To learn that what is most valuable is not what they have in their lives, but who they have in their lives.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;To learn that it is not good to compare themselves to others. There will be others better or worse than they are.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;To learn that a rich person is not one who has the most, but is one who needs the least.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;To learn that they should control their attitudes, otherwise their attitudes will control them.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;To learn that it only takes a few seconds to open profound wounds in persons we love, and that it takes many years to heal them.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;To learn to forgive by practicing forgiveness.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;To learn that there are persons that love them dearly, but simply do not know how to show their feelings.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;To learn that money can buy everything but happiness.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;To learn that while at times they may be entitled to be upset, that does not give them the right to upset those around them.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;To learn that great dreams do not require great wings, but landing gear to achieve.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;To learn that true friends are scarce.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;To learn that it is not always enough that they be forgiven by others but that they forgive themselves.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;To learn that they are masters of what they keep to themselves and slaves of what they say.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;To learn that they shall reap what they plant; if they plant gossip they will harvest intrigues, if they plant love they will harvest happiness.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;To learn that true happiness is not to achieve their goals but to learn to be satisfied with what they already achieved.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;To learn that happiness is a decision. They decide to be happy with what they are and have, or die from envy and jealousy of what they lack.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;To learn that two people can look at the same thing and see something totally different.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;To learn that those who are honest with themselves, without considering the consequences ,go far in life.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;To learn that even though they may think they have nothing to give, when a friend cries with them, they find the strength to appease the pain.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;To learn that by trying to hold on to loved ones, they very quickly push them away; and by letting go of those they love, they will be side by side forever.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;To learn that even though the word "love" has many different meanings, it loses value when it is overstated.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;To learn that they can never do something extraordinary for Me to love them; I simply do.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;To learn that the shortest distance they could be from Me is the distance of a prayer."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8677813543199368076-4316095425208528327?l=celestinefile.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://celestinefile.blogspot.com/feeds/4316095425208528327/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8677813543199368076&amp;postID=4316095425208528327&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8677813543199368076/posts/default/4316095425208528327'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8677813543199368076/posts/default/4316095425208528327'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://celestinefile.blogspot.com/2009/08/wisdom-gods-answers.html' title='Wisdom : GOD&apos;S ANSWERS'/><author><name>Blog Author</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_VII2bziri2M/SjCekgg1O-I/AAAAAAAAADg/gIKsYmJDSCo/S220/Copy+of+100_0774.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8677813543199368076.post-4156135415923366476</id><published>2009-08-29T19:02:00.001+07:00</published><updated>2009-08-29T19:04:38.887+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Faith'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Grateful'/><title type='text'>Meditation : GOD SAID</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 153, 0);font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Courtesy @ http://www.motivateus.com/&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt; If you never felt pain,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Then how would you know that I'm a Healer?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;If you never went through difficulties,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;How would you know that I'm a Deliverer?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;If you never had a trial,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;How could you call yourself an overcomer?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;If you never felt sadness,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;How would you know that I'm a Comforter?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt; If you never made a mistake,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;How would you know that I'm forgiving?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;If you knew all,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;How would you know that I will answer your questions?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;If you never were in trouble,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;How would you know that I will come to your rescue?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;If you never were broken,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Then how would know that I can make you whole?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;If you never had a problem,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;How would you know that I can solve them?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;If you never had any suffering,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Then how would you know what Jesus went through?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;If you never went through the fire,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Then how would you become pure?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;If I gave you all things,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;How would you appreciate them?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;If I never corrected you,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;How would you know that I love you?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;If you had all power,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Then how would you learn to depend on me?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;If your life was perfect,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Then what would you need Me for?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8677813543199368076-4156135415923366476?l=celestinefile.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://celestinefile.blogspot.com/feeds/4156135415923366476/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8677813543199368076&amp;postID=4156135415923366476&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8677813543199368076/posts/default/4156135415923366476'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8677813543199368076/posts/default/4156135415923366476'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://celestinefile.blogspot.com/2009/08/meditation-god-said.html' title='Meditation : GOD SAID'/><author><name>Blog Author</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_VII2bziri2M/SjCekgg1O-I/AAAAAAAAADg/gIKsYmJDSCo/S220/Copy+of+100_0774.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8677813543199368076.post-4548161512493933117</id><published>2009-08-28T14:19:00.003+07:00</published><updated>2009-08-28T14:26:29.153+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Self Improvement'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Grateful'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Enthusiasm'/><title type='text'>Meditation : Batu Rubi yang Retak</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 153, 0);font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Courtesy by: Andrie Wongso&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;justify&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Alkisah, di sebuah kerajaan, raja memiliki sebuah batu rubi yang sangat indah. Raja sangat menyayangi, mengaguminya, dan berpuas hati karena merasa memiliki sesuatu yang indah dan berharga. Saat permaisuri akan melangsungkan ulang tahunnya, raja ingin memberikan hadiah batu rubi itu kepada istri tercintanya. Tetapi saat batu itu dikeluarkan dari tempat penyimpanan, terjadi kecelakaan sehingga batu itu terjatuh dan tergores retak cukup dalam.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Raja sangat kecewa dan bersedih. Dipanggillah para ahli batu-batu berharga untuk memperbaiki kerusakan tersebut. Beberapa ahli permata telah datang ke kerajaan, tetapi mereka menyatakan tidak sanggup memperbaiki batu berharga tersebut.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;“Mohon ampun, Baginda. Goresan retak di batu ini tidak mungkin bisa diperbaiki. Kami tidak sanggup mengembalikannya seperti keadaan semula.”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Kemudian sang baginda memutuskan mengadakan sayembara, mengundang seluruh ahli permata di negeri itu yang mungkin waktu itu terlewatkan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Tidak lama kemudian datanglah ke istana seorang setengah tua berbadan bongkok dan berbaju lusuh, mengaku sebagai ahli permata. Melihat penampilannya yang tidak meyakinkan, para prajurit menertawakan dia dan berusaha mengusirnya. Mendengar keributan, sang raja memerintahkan untuk menghadap.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;“Ampun Baginda. Mendengar kesedihan Baginda karena kerusakan batu rubi kesayangan Baginda, perkenankanlah hamba untuk melihat dan mencoba memperbaikinya. ”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;“Baiklah, niat baikmu aku kabulkan,” kata baginda sambil memberikan batu tersebut.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Setelah melihat dengan seksama, sambil menghela napas, si tamu berkata, “Saya tidak bisa mengembalikan batu ini seperti keadaan semula, tetapi bila diperkenankan, saya akan membuat batu rubi retak ini menjadi lebih indah.”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Walaupun sang raja meragukan, tetapi karena putus asa tidak ada yang bisa dilakukan lagi dengan batu rubi itu, raja akhirnya setuju. Maka, ahli permata itupun mulai memotong dan menggosok.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Beberapa hari kemudian, dia menghadap raja. Dan ternyata batu permata rubi yang retak telah dia pahat menjadi bunga mawar yang sangat indah. Baginda sangat gembira, “Terima kasih rakyatku. Bunga mawar adalah bunga kesukaan permaisuri, sungguh cocok sebagai hadiah.”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Si ahli permata pun pulang dengan gembira. Bukan karena besarnya hadiah yang dia terima, tetapi lebih dari itu. Karena dia telah membuat raja yang dicintainya berbahagia.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Di tangan seorang yang ahli, benda cacat bisa diubah menjadi lebih indah dengan cara menambah nilai lebih yang diciptakannya. Apalagi mengerjakannya dengan penuh ketulusan dan perasaan cinta untuk membahagiakan orang lain.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;TIDAK ADA MANUSIA YANG SEMPURNA DI DUNIA INI&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Saya kira demikian pula bagi manusia, tidak ada yang sempurna, selalu ada kelemahan besar ataupun kecil. Tetapi jika kita memiliki kesadaran dan tekad untuk mengubahnya, maka kita bisa mengurangi kelemahan-kelemahan yang ada sekaligus mengembangkan kelebihan-kelebihan yang kita miliki sehingga keahlian dan karakter positif akan terbangun. Dengan terciptanya perubahan-perubahan positif, tentu itu merupakan kekuatan pendorong yang akan membawa kita pada kehidupan yang lebih sukses dan bernilai!&lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/justify&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8677813543199368076-4548161512493933117?l=celestinefile.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://celestinefile.blogspot.com/feeds/4548161512493933117/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8677813543199368076&amp;postID=4548161512493933117&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8677813543199368076/posts/default/4548161512493933117'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8677813543199368076/posts/default/4548161512493933117'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://celestinefile.blogspot.com/2009/08/meditation-batu-rubi-yang-retak.html' title='Meditation : Batu Rubi yang Retak'/><author><name>Blog Author</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_VII2bziri2M/SjCekgg1O-I/AAAAAAAAADg/gIKsYmJDSCo/S220/Copy+of+100_0774.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8677813543199368076.post-6037054972905133205</id><published>2009-08-28T14:11:00.002+07:00</published><updated>2009-08-28T14:14:28.826+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Inspiring'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Self Improvement'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Faith'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Respect'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Grateful'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Enthusiasm'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Love'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Forgive'/><title type='text'>Quotes : Gunakan waktu sebaik mungkin</title><content type='html'>&lt;blockquote&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Ambillah waktu untuk berpikir, itu adalah sumber kekuatan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Ambillah waktu untuk bermain, itu adalah rahasia dari masa muda yang abadi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Ambillah waktu untuk berdoa, itu adalah sumber ketenangan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Ambillah waktu untuk belajar, itu adalah sumber kebijaksanaan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Ambillah waktu untuk mencintai dan dicintai, itu adalah hak istimewa yang diberikan Tuhan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Ambillah waktu untuk bersahabat, itu adalah jalan menuju kebahagiaan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Ambillah waktu untuk tertawa, itu adalah musik yang menggetarkan hati&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Ambillah waktu untuk memberi, itu membuat hidup terasa berarti&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Ambillah waktu untuk bekerja, itu adalah nilai keberhasilan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Gunakan waktu sebaik mungkin, karena waktu tidak akan bisa diputar kembali&lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8677813543199368076-6037054972905133205?l=celestinefile.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://celestinefile.blogspot.com/feeds/6037054972905133205/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8677813543199368076&amp;postID=6037054972905133205&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8677813543199368076/posts/default/6037054972905133205'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8677813543199368076/posts/default/6037054972905133205'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://celestinefile.blogspot.com/2009/08/quotes-gunakan-waktu-sebaik-mungkin.html' title='Quotes : Gunakan waktu sebaik mungkin'/><author><name>Blog Author</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_VII2bziri2M/SjCekgg1O-I/AAAAAAAAADg/gIKsYmJDSCo/S220/Copy+of+100_0774.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8677813543199368076.post-5105780593572884644</id><published>2009-08-28T13:16:00.003+07:00</published><updated>2009-08-28T13:49:56.123+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Self Improvement'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Enthusiasm'/><title type='text'>Wisdom : Rahasia si Untung</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 153, 0);font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Courtesy @ http://www.motivasi.web.id/&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;justify&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Kita semua pasti kenal tokoh si Untung di komik Donal Bebek. Berlawanan dengan Donal yang selalu sial. Si Untung ini dikisahkan selalu beruntung. Ada saja keberuntungan yang selalu menghampiri tokoh bebek yang di Amerika bernama asli Gladstone ini. Betapa enaknya hidup si Untung. Pemalas, tidak pernah bekerja, tapi selalu lebih untung dari Donal. Jika Untung dan Donal berjalan bersama, yang tiba-tiba menemukan sekeping uang dijalan, pastilah si Untung. Jika Anda juga ingin selalu beruntung seperti si Untung, jangan khawatir, beruntung itu ternyata ada ilmunya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Professor Richard Wiseman dari University of Hertfordshire Inggris, mencoba meneliti hal-hal yang membedakan orang-orang beruntung dengan yang sial. Wiseman merekrut sekelompok orang yang merasa hidupnya selalu beruntung, dan sekelompok lain yang hidupnya selalu sial. Memang kesannya seperti main-main, bagaimana mungkin keberuntungan bisa diteliti. Namun ternyata tindakan orang yang beruntung memang berbeda dengan mereka yang sial.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Misalnya, dalam salah satu penelitian the Luck Project ini, Wiseman memberikan tugas untuk menghitung berapa jumlah foto dalam koran yang dibagikan kepada dua kelompok tadi. Orang-orang dari kelompok sial memerlukan waktu rata-rata 2 menit untuk menyelesaikan tugas ini. Sementara mereka dari kelompok si Untung hanya perlu beberapa detik saja! Lho kok bisa ?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Ya, karena sebelumnya pada halaman kedua Wiseman telah meletakkan tulisan yang tidak kecil berbunyi “berhenti menghitung sekarang! ada 43 gambar di koran ini”. Kelompok sial melewatkan tulisan ini ketika asyik menghitung gambar. Bahkan, lebih iseng lagi, di tengah-tengah koran, Wiseman menaruh pesan lain yang bunyinya: “berhenti menghitung sekarang dan bilang ke peneliti bahwa Anda menemukan ini, dan menangkan $250!” Lagi-lagi kelompok sial melewatkan pesan tadi! Memang benar-benar sial.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Singkatnya, dari penelitian yang diklaim “scientific” ini, Wiseman menemukan 4 faktor yang membedakan antara mereka yang beruntung dan yang sial:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;1. Sikap terhadap peluang.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Sikap orang beruntung ternyata lebih terbuka terhadap peluang. Mereka lebih peka terhadap adanya peluang, pandai menciptakan peluang, dan bertindak ketika peluang datang. Bagaimana hal ini dimungkinkan ?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Orang-orang yang beruntung memiliki sikap yang lebih rileks dan terbuka terhadap pengalaman-pengalaman baru. Mereka lebih terbuka terhadap interaksi dengan orang-orang yang baru dikenal, dan menciptakan jaringan-jaringan sosial baru. Sementara orang sial lebih tegang sehingga tertutup terhadap kemungkinan-kemungkinan baru.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Sebagai contoh, ketika Barnett Helzberg seorang pemilik toko permata di New York hendak menjual toko permatanya, tanpa disengaja sewaktu berjalan di depan Plaza Hotel, dia mendengar seorang wanita memanggil pria di sebelahnya: “Mr. Buffet!” Hanya kejadian sekilas yang mungkin akan dilewatkan kebanyakan orang sial. Tapi Helzber berpikir lain. Ia berpikir jika pria di sebelahnya ternyata adalah Warren Buffet, salah seorang investor terbesar di Amerika, maka dia berpeluang menawarkan jaringan toko permatanya. Maka Helzberg segera menyapa pria di sebelahnya, dan betul ternyata dia adalah Warren Buffet. Perkenalan pun terjadi dan Helzberg yang sebelumnya sama sekali tidak mengenal Warren Buffet, berhasil menawarkan bisnisnya secara langsung kepada Buffet, face to face. Setahun kemudian Buffet setuju membeli jaringan toko permata milik Helzberg. Betul-betul beruntung.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;2. Menggunakan intuisi dalam membuat keputusan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Orang yang beruntung ternyata lebih mengandalkan intuisi daripada logika. Keputusan-keputusan penting yang dilakukan oleh orang beruntung ternyata sebagian besar dilakukan atas dasar bisikan “hati nurani” (intuisi) daripada hasil otak-atik angka yang canggih. Angka-angka akan sangat membantu, tapi final decision umumnya dari “gut feeling”. Yang barangkali sulit bagi orang yang sial adalah, bisikan hati nurani tadi akan sulit terdengar jika otak kita pusing dengan penalaran yang tak berkesudahan. Makanya orang beruntung umumnya memiliki metoda untuk mempertajam intuisi mereka, misalnya melalui meditasi yang teratur. Pada kondisi mental yang tenang, dan pikiran yang jernih, intuisi akan lebih mudah diakses. Dan makin sering digunakan, intuisi kita juga akan semakin tajam.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Banyak teman saya yang bertanya, “mendengarkan intuisi” itu bagaimana ? Apakah tiba-tiba ada suara yang terdengar menyuruh kita melakukan sesuatu ? Wah, kalau pengalaman saya tidak seperti itu. Malah kalau tiba-tiba mendengar suara yang tidak ketahuan sumbernya, bisa-bisa saya jatuh pingsan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Karena ini subyektif, mungkin saja ada orang yang benar-benar mendengar suara.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Tapi kalau pengalaman saya, sesungguhnya intuisi itu sering muncul dalam berbagai bentuk, misalnya:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;- Isyarat dari badan. Anda pasti sering mengalami. “Jantungku kok tiba-tiba berdegup lebih kencang ya, mungkinkah akan mendapat rejeki”, semacam itu. Badan kita sesungguhnya sering memberi isyarat-isyarat tertentu yang harus Anda maknai. Misalnya Anda tiba-tiba meriang kalau akan mendapat deal besar, ya diwaspadai saja kalau tiba-tiba meriang lagi.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;- Isyarat dari perasaan. Tiba-tiba saja Anda merasakan sesuatu yang lain ketika sedang melihat atau melakukan sesuatu. Ini yang pernah saya alami. Contohnya, waktu saya masih kuliah, saya tiba-tiba sering merasa excited setiap kali melintasi kantor perusahaan tertentu. Beberapa tahun kemudian saya ternyata bekerja di kantor tersebut. Ini masih terjadi untuk beberapa hal lain.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;3. Selalu berharap kebaikan akan datang.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Orang yang beruntung ternyata selalu ge-er terhadap kehidupan. Selalu berprasangka baik bahwa kebaikan akan datang kepadanya. Dengan sikap mental yang demikian, mereka lebih tahan terhadap ujian yang menimpa mereka, dan akan lebih positif dalam berinteraksi dengan orang lain. Coba saja Anda lakukan tes sendiri secara sederhana, bertanyalah pada orang sukses yang Anda kenal, bagaimana prospek bisnis kedepan. Pasti mereka akan menceritakan optimisme dan harapan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;4. Mengubah hal yang buruk menjadi baik.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Orang-orang beruntung sangat pandai menghadapi situasi buruk dan merubahnya menjadi kebaikan. Bagi mereka setiap situasi selalu ada sisi baiknya. Dalam salah satu tesnya, Prof Wiseman meminta peserta untuk membayangkan sedang pergi ke bank dan tiba-tiba bank tersebut diserbu kawanan perampok bersenjata. Dan peserta diminta mengutarakan reaksi mereka. Reaksi orang dari kelompok sial umumnya adalah: “wah sial benar ada di tengah-tengah perampokan begitu”. Sementara reaksi orang beruntung, misalnya adalah: “untung saya ada disana, saya bisa menuliskan pengalaman saya untuk media dan dapet duit”. Apapun situasinya, orang beruntung bersikap seolah selalu beruntung.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Mereka dengan cepat mampu beradaptasi dengan situasi buruk dan merubahnya menjadi keberuntungan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Sekolah Keberuntungan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Bagi mereka yang merasa kurang beruntung, Prof Wiseman bahkan membuka Luck School. Latihan yang diberikan Wiseman untuk orang-orang semacam itu adalah dengan membuat “Luck Diary”, buku harian keberuntungan. Setiap hari, peserta harus mencatat hal-hal positif atau keberuntungan yang terjadi.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Mereka dilarang keras menuliskan kesialan mereka. Awalnya mungkin sulit, tapi begitu mereka bisa menuliskan satu keberuntungan, selanjutnya akan semakin mudah dan semakin banyak keberuntungan yang mereka tuliskan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Dan ketika mereka melihat beberapa hari kebelakang Lucky Diary mereka, mereka semakin sadar betapa beruntungnya mereka. Dan sesuai prinsip “law of attraction”, semakin mereka memikirkan betapa mereka beruntung, maka semakin banyak lagi lucky events yang datang pada hidup mereka.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Jadi, sesederhana itu rahasia si Untung. Ternyata semua orang juga bisa beruntung. Termasuk Anda semua. Siap mulai menjadi si Untung?&lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/justify&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8677813543199368076-5105780593572884644?l=celestinefile.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://celestinefile.blogspot.com/feeds/5105780593572884644/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8677813543199368076&amp;postID=5105780593572884644&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8677813543199368076/posts/default/5105780593572884644'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8677813543199368076/posts/default/5105780593572884644'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://celestinefile.blogspot.com/2009/08/wisdom-rahasia-si-untung.html' title='Wisdom : Rahasia si Untung'/><author><name>Blog Author</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_VII2bziri2M/SjCekgg1O-I/AAAAAAAAADg/gIKsYmJDSCo/S220/Copy+of+100_0774.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8677813543199368076.post-545713928531486292</id><published>2009-08-28T12:44:00.002+07:00</published><updated>2009-08-28T12:48:59.262+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Inspiring'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Grateful'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Love'/><title type='text'>Meditation : Kejamnya Aborsi</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 153, 0);font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Source : Unknown&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Mama Tersayang,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;justify&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Saat ini aku ada di surga, duduk di pangkuan Tuhan. Tuhan sangatlah mengasihiku dan Ia turut menangis bersamaku. Ia menangisi hatiku yang telah dihancurkan. Sebelumnya aku amat diinginkan untuk menjadi seorang gadis kecil. Aku tak begitu mengerti tentang apa yang telah terjadi. Aku dulu begitu senang saat aku mulai menyadari keberadaanku. Aku ada di dalam tempat yang gelap namun nyaman. Kupandangi jari tangan dan kakiku. Alangkah cantik diriku dalam masa perkembanganku, walaupun belum dekat masanya sampai tibanya saat aku telah siap meninggalkan lingkunganku itu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Aku habiskan sebagian besar waktuku dengan tidur ataupun berfikir. Bahkan pada hari-hari terawal hidupku, aku merasakan hubungan istimewa antara aku dan Mama. Kadang aku mendengar Mama menangis. Kadang-kadang Mama berteriak atau menjerit, lalu menangis. Kudengar Papa balik berteriak, aku merasa sedih dan berharap bahwa Mama akan segera pulih. Aku berfikir, kenapa kiranya Mama sering menangis. Pernah hampir seharian Mama menangis. Aku turut sedih. Tak dapat kubayangkan kenapa Mama sesedih itu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Pada hari yang sama, sesuatu yang mengerikan terjadi. Monster yang amat mengerikan memasuki tempat yang hangat dan menyenangkan tempat aku berada. Aku amat takut dan mulai berteriak, namun tak sekalipun engkau mencoba menolongku. Mungkin engkau tak pernah mendengarku. Monster itu dekat dan lebih dekat lagi, sedang aku berteriak dan berteriak lagi, "Mama, Mama ... tolonglah aku; Mama, tolong aku". Lengkaplah teror yang kualami. Aku berteriak dan berteriak hingga kupikir aku tak mampu lagi melakukannya. Lalu monster itu mengoyakkan lenganku. Amat sakit rasanya, nyerinya tak dapat kuterangkan. Teror itu tak berhenti. Oh, betapa aku memohon kepadanya untuk berhenti. Aku berteriak ngeri saat monster itu mengoyak lepas tungkaiku. Walaupun aku telah mengalami teror seperti itu, aku masih sekarat. Kutahu aku takkan pernah memandang wajah Mama, atau mendengar Mama berkata kepadaku betapa Mama menyayangiku. Aku ingin melenyapkan semua air mata Mama. Kubuat banyak rencana untuk membuat Mama bahagia. Aku tak bisa; seluruh mimpiku telah buyar.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Walau aku berada dalam nyeri dan kengerian yang hebat, di atas semuanya aku merasakan nyerinya hatiku yang hancur. Aku tak mengharapkan sesuatu selain menjadi anak Mama. Tak ada gunanya lagi kini, aku telah mengalami kematian yang menyakitkan. Aku hanya dapat membayangkan hal-hal buruk yang telah mereka buat terhadap diri Mama. Aku ingin memberitahu Mama sebelum aku pergi bahwa aku mencintai Mama, namun aku tak tahu kata-kata apa yang Mama dapat mengerti. Dan segera sesudahnya, aku tak lagi memiliki nafas untuk mengucapkannya; aku mati.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Aku merasakan kebangkitan diriku. Aku dihantar oleh malaikat memasuki tempat besar yang indah. Aku masih menangis, namun sakit fisik kini telah lenyap. Malaikat itu membawaku kepada Tuhan, lalu meletakkanku di pangkuanNya. Ia berkata bahwa Ia mencintaiku, dan bahwa Ia adalah Bapaku. Maka aku gembira. Aku menanyakan apakah kiranya yang telah membunuhku. Ia menjawab, "Aborsi. Aku menyesal, anakKu; sebab Aku tahu bagaimana rasanya." Aku tak tahu apa itu aborsi; kupikir itu adalah nama dari monster tadi.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Aku menulis untuk mengatakan aku mencintai Mama dan untuk memberitahu Mama betapa inginnya aku menjadi gadis kecil Mama. Aku telah berjuang keras untuk hidup. Aku ingin hidup. Aku punya kemauan itu, tapi aku tak sanggup; monster itu terlampau kuat. Monster itu telah menyedot lepas lengan dan tungkaiku, kemudian seluruh diriku. Tak mungkin untuk hidup. Aku ingin Mama tahu bahwa aku telah berjuang untuk tetap tinggal bersama Mama. Aku tak ingin mati. Mama, tolong awasi pula si monster aborsi. Mama, aku sayang Mama. Dan aku juga tak suka Mama mengalami nyeri seperti yang telah kualami. Tolong hati-hati.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Dengan Cinta,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Bayi Perempuanmu &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/justify&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8677813543199368076-545713928531486292?l=celestinefile.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://celestinefile.blogspot.com/feeds/545713928531486292/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8677813543199368076&amp;postID=545713928531486292&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8677813543199368076/posts/default/545713928531486292'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8677813543199368076/posts/default/545713928531486292'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://celestinefile.blogspot.com/2009/08/meditation-kejamnya-aborsi.html' title='Meditation : Kejamnya Aborsi'/><author><name>Blog Author</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_VII2bziri2M/SjCekgg1O-I/AAAAAAAAADg/gIKsYmJDSCo/S220/Copy+of+100_0774.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8677813543199368076.post-8132350106614364667</id><published>2009-08-26T20:17:00.002+07:00</published><updated>2009-08-26T20:26:10.206+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Self Improvement'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Enthusiasm'/><title type='text'>Wisdom : Menjual Sisir kepada Biksu</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 153, 0);font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Courtesy : Simon Rivian&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;justify&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Ada sebuah perusahaan "pembuat sisir" yang ingin mengembangkan bisnisnya, sehingga management ingin merekrut seorang sales manager yang baru.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Perusahaan itu memasang IKLAN pada surat kabar. Tiap hari banyak orang yang datang mengikuti wawancara yang diadakan ... jika ditotal jumlahnya hampir seratus orang hanya dalam beberapa hari.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Kini, perusahaan itu menghadapi masalah untuk menemukan calon yang tepat di posisi tersebut. Sehingga si pewawancara membuat sebuah tugas yang sangat sulit untuk setiap orang yang akan mengikuti wawancara terakhir.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Tugasnya adalah: Menjual sisir pada para biksu di wihara.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Hanya ada 3 calon yang bertahan untuk mencoba tantangan di wawancara terakhir ini.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;(Mr. A, Mr. B, Mr. C)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Pimpinan pewawancara memberi tugas :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;"Sekarang saya ingin anda bertiga menjual sisir dari kayu ini kepada para biksu di wihara. Anda semua hanya diberi waktu 10 hari dan harus kembali untuk memberikan laporan setelah itu."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Setelah 10 hari, mereka memberikan laporan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Pimpinan pewawancara bertanya pada Mr. A:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;"Berapa banyak yang sudah anda jual?"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Mr. A menjawab:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;"Hanya SATU."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Si pewawancara bertanya lagi :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;"Bagaimana caranya anda menjual?"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Mr. A menjawab:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;"Para biksu di wihara itu marah-marah saat saya menunjukkan sisir pada mereka. Tapi saat saya berjalan menuruni bukit, saya berjumpa dengan seorang biksu muda - dan dia membeli sisir itu untuk menggaruk kepalanya yang ketombean."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Pimpinan pewawancara bertanya pada Mr. B:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;"Berapa banyak yang sudah anda jual?"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Mr. B menjawab :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;"SEPULUH buah."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;"Saya pergi ke sebuah wihara dan memperhatikan banyak peziarah yang rambutnya acak-acakan karena angin kencang yang bertiup di luar wihara. Biksu di dalam wihara itu mendengar saran saya dan membeli 10 sisir untuk para peziarah agar mereka menunjukkan rasa hormat pada patung sang Buddha."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Lalu, pimpinan pewawancara bertanya pada Mr. C:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;"Bagaimana dengan anda?"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Mr. C menjawab:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;"SERIBU buah!"Si pewawancara dan dua orang pelamar yang lain terheran-heran.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Si pewawancara bertanya : "Bagaimana anda bisa melakukan hal itu?"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Mr. C menjawab:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;"Saya pergi ke sebuah wihara terkenal. Setelah melakukan pengamatan beberapa hari, saya menemukan bahwa banyak turis yang datang berkunjung ke sana. Kemudian saya berkata pada biksu pimpinan wihara, 'Shifu, saya melihat banyak peziarah yang datang ke sini. Jika shifu bisa memberi mereka sebuah cindera mata, maka itu akan lebih menggembirakan hati mereka.' Saya bilang padanya bahwa saya punya banyak sisir dan memintanya untuk membubuhkan tanda tangan pada setiap sisir sebagai sebuah hadiah bagi para peziarah di wihara itu. Biksu pimpinan wihara itu sangat senang dan langsung memesan 1,000 buah sisir!"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:trebuchet ms;" &gt;MORAL CERITA&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Universitas Harvard telah melakukan riset, dengan hasil :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;85% kesuskesan itu adalah karena SIKAP dan 15% adalah karena kemampuan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;SIKAP itu lebih penting dari kepandaian, keahlian khusus dan keberuntungan. Dengan kata lain, pengetahuan profesional hanya menyumbang 15% dari sebuah kesuksesan seseorang dan 85% adalah pemberdayaan diri, hubungan sosial dan adaptasi. Kesuksesan dan kegagalan bergantung pada bagaimana sikap kita menghadapi masalah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;"Anda mungkin bertanya mengapa kita selalu berpegang teguh pada harapan. Ini karena harapan adalah : hal yang membuat kita bisa terus melangkah dengan mantap, berdiri teguh - dimana pengharapan hanyalah sebuah awal. Sedangkan segala sesuatu yang tidak diharapkan .... adalah hal yang akan mengubah hidup kita."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Dalai Lama biasa berkata : "Jika anda hanya punya sebuah pelayaran yang lancar dalam hidup, maka anda akan lemah. Lingkungan yang keras membantu untuk membentuk pribadi anda, sehingga anda memiliki nyali untuk menyelesaikan semua masalah."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Ingatlah, saat keadaan ekonomi baik, banyak orang jatuh bangkrut. Tapi saat keadaan ekonomi buruk, banyak jutawan baru baru yang bermunculan. Jadi, dengan sepenuh hati terapkanlah SIKAP kerja yang benar 85%. Semoga sukses!&lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Jika Anda mendapat pencerahan dengan email ini, silakan di-forward ke sahabat dan saudara Anda.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/justify&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8677813543199368076-8132350106614364667?l=celestinefile.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://celestinefile.blogspot.com/feeds/8132350106614364667/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8677813543199368076&amp;postID=8132350106614364667&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8677813543199368076/posts/default/8132350106614364667'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8677813543199368076/posts/default/8132350106614364667'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://celestinefile.blogspot.com/2009/08/wisdom-menjual-sisir-kepada-biksu.html' title='Wisdom : Menjual Sisir kepada Biksu'/><author><name>Blog Author</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_VII2bziri2M/SjCekgg1O-I/AAAAAAAAADg/gIKsYmJDSCo/S220/Copy+of+100_0774.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8677813543199368076.post-4022870861639518047</id><published>2009-08-26T20:00:00.002+07:00</published><updated>2009-08-26T20:04:55.478+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Self Improvement'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Enthusiasm'/><title type='text'>Wisdom : Telur Columbus</title><content type='html'>&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Sepulang Columbus dari perjalanannya yang fenomenal “menemukan” benua Amerika, berbagai penghargaan dan penghormatan datang melimpahinya. Namanya tenar dan perjalanannya menjadi pembicaraan di mana-mana. Walaupun banyak orang yang mengakui pekerjaannya sebagai sebuah prestasi, ternyata tidak semua orang dapat mengapresiasi dan menerima penghargaan yang diberikan atas kepeloporan Columbus. Apapun motif yang ada di benaknya, mereka senantiasa mencela Columbus.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;“Ah, kalau cuma melakukan perjalanan seperti itu aku juga bisa, cuma aku saja yang nggak mau,” kata mereka.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Mendengar kata-kata miring yang ditujukan kepadanya, Columbus mendatangi mereka sambil membawa sebutir telur. Katanya, “Kalau kamu memang bisa melakukan seperti yang aku lakukan, sekarang tolong kamu buat supaya telur ini dapat berdiri tegak pada ujungnya.”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Mendapat tantangan Columbus, orang-orang itu satu persatu mencoba memberdirikan telur itu. Semua mencoba dan semua gagal karena telur itu selalu terguling setiap dicoba untuk diletakkan pada posisi berdiri. Setelah berulang-ulang mencoba dan gagal, akhirnya mereka menyerah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;“Kalau kalian menyerah, maka aku akan tunjukkan kepada kalian bagaimana membuat telur itu dapat berdiri di meja,” kata Columbus. Maka diambilnya telur itu, lalu diletakkannya dengan keras di meja sehingga bagian bawahnya retak. Dan telur itupun dapat berdiri di atas meja.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Melihat telur dapat berdiri di meja tapi dilakukan dengan cara seperti itu, orang-orang kemudian protes. “Kalau caranya seperti itu, kami semua juga dapat membuat telur itu berdiri di atas meja.”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;“Kalau kamu dapat melakukan seperti yang aku lakukan, mengapa kamu tidak melakukannya sejak tadi..?” &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8677813543199368076-4022870861639518047?l=celestinefile.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://celestinefile.blogspot.com/feeds/4022870861639518047/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8677813543199368076&amp;postID=4022870861639518047&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8677813543199368076/posts/default/4022870861639518047'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8677813543199368076/posts/default/4022870861639518047'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://celestinefile.blogspot.com/2009/08/wisdom-telur-columbus.html' title='Wisdom : Telur Columbus'/><author><name>Blog Author</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_VII2bziri2M/SjCekgg1O-I/AAAAAAAAADg/gIKsYmJDSCo/S220/Copy+of+100_0774.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8677813543199368076.post-2259502909976925086</id><published>2009-08-26T19:08:00.003+07:00</published><updated>2009-08-26T19:44:07.725+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Inspiring'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Faith'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Grateful'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Love'/><title type='text'>True Story :  Kelas senyum</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 153, 0);font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Courtesy : alumni_psmugm@yahoogroups.com&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;justify&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Saya adalah ibu dari tiga orang anak dan baru saja menyelesaikan kuliah saya. Kelas terakhir yang harus saya ambil adalah Sosiologi. Sang Dosen sangat inspiratif, dengan kualitas yang saya harapkan setiap orang memilikinya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Tugas terakhir yang diberikan ke para siswanya diberi nama "Smiling". Seluruh siswa diminta untuk pergi ke luar dan memberikan senyumnya kepada tiga orang asing yang ditemuinya dan mendokumentasikan reaksi mereka. Setelah itu setiap siswa diminta untuk mempresentasikan didepan kelas. Saya adalah seorang yang periang, mudah bersahabat dan selalu tersenyum pada setiap orang. Jadi, saya pikir, tugas ini sangatlah mudah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Setelah menerima tugas tersebut, saya bergegas menemui suami saya dan anak bungsu saya yang menunggu di taman di halaman kampus, untuk pergi kerestoran McDonald's yang berada di sekitar kampus. Pagi itu udaranya sangat dingin dan kering. Sewaktu suami saya akan masuk dalam antrian, saya menyela dan meminta agar dia saja yang menemani si Bungsu sambil mencari tempat duduk yang masih kosong.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Ketika saya sedang dalam antrian, menunggu untuk dilayani, mendadak setiap orang di sekitar kami bergerak menyingkir, dan bahkan orang yang semula antri dibelakang saya ikut menyingkir keluar dari antrian.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Suatu perasaan panik menguasai diri saya, ketika berbalik dan melihat mengapa mereka semua pada menyingkir ? Saat berbalik itulah saya membaui suatu "bau badan kotor" yang cukup menyengat, ternyata tepat di belakang saya berdiri dua orang lelaki tunawisma yang sangat dekil! Saya bingung, dan tidak mampu bergerak sama sekali.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Ketika saya menunduk, tanpa sengaja mata saya menatap laki-laki yang lebih pendek, yang berdiri lebih dekat dengan saya, dan ia sedang "tersenyum" kearah saya. Lelaki ini bermata biru, sorot matanya tajam, tapi juga memancarkan kasih sayang. Ia menatap kearah saya, seolah ia meminta agar saya dapat menerima 'kehadirannya' ditempat itu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Ia menyapa "Good day!" sambil tetap tersenyum dan sembari menghitung beberapa koin yang disiapkan untuk membayar makanan yang akan dipesan. Secara spontan saya membalas senyumnya, dan seketika teringat oleh saya 'tugas' yang diberikan oleh dosen saya. Lelaki kedua sedang memainkan tangannya dengan gerakan aneh berdiri di belakang temannya. Saya segera menyadari bahwa lelaki kedua itu menderita defisiensi mental, dan lelaki dengan mata biru itu adalah "penolong"nya. Saya merasa sangat prihatin setelah mengetahui bahwa ternyata dalam antrian itu kini hanya tinggal saya bersama mereka, dan kami bertiga tiba-tiba saja sudah sampai didepan counter.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Ketika wanita muda di counter menanyakan kepada saya apa yang ingin saya pesan, saya persilahkan kedua lelaki ini untuk memesan duluan. Lelaki bermata biru segera memesan "Kopi saja, satu cangkir Nona". Ternyata dari koin yang terkumpul hanya itulah yang mampu dibeli oleh mereka (sudah menjadi aturan restoran disini, jika ingin duduk di dalam restoran dan menghangatkan tubuh, maka orang harus membeli sesuatu). Dan tampaknya kedua orang ini hanya ingin menghangatkan badan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Tiba-tiba saja saya diserang oleh rasa iba yang membuat saya sempat terpaku beberapa saat, sambil mata saya mengikuti langkah mereka mencari tempat duduk yang jauh terpisah dari tamu-tamu lainnya, yang hampir semuanya sedang mengamati mereka. Pada saat yang bersamaan, saya baru menyadari bahwa semua mata di restoran itu juga sedang tertuju ke diri saya, dan pasti juga melihat semua 'tindakan' saya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Saya baru tersadar setelah petugas di counter itu menyapa saya untuk ketiga kalinya menanyakan apa yang ingin saya pesan. Saya tersenyum dan minta diberikan dua paket makan pagi (diluar pesanan saya) dalam nampan terpisah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Setelah membayar semua pesanan, saya minta bantuan petugas lain yang ada di counter itu untuk mengantarkan nampan pesanan saya ke meja/tempat duduk suami dan anak saya. Sementara saya membawa nampan lainnya berjalan melingkari sudut kearah meja yang telah dipilih kedua lelaki itu untuk beristirahat.  Saya letakkan nampan berisi makanan itu di atas mejanya, dan meletakkan tangan saya di atas punggung telapak tangan dingin lelaki bemata biru itu, sambil berucap "makanan ini telah saya pesan untuk kalian berdua."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Kembali mata biru itu menatap dalam ke arah saya, kini mata itu mulai basah berkaca-kaca dan dia hanya mampu berkata "Terima kasih banyak, nyonya". Saya mencoba tetap menguasai diri saya, sambil menepuk bahunya saya berkata "Sesungguhnya bukan saya yang melakukan ini untuk kalian, Tuhan juga berada di sekitar sini dan telah membisikkan sesuatu ketelinga saya untuk menyampaikan makanan ini kepada kalian."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Mendengar ucapan saya, si Mata Biru tidak kuasa menahan haru dan memeluk lelaki kedua sambil terisak-isak. Saat itu ingin sekali saya merengkuh kedua lelaki itu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Saya sudah tidak dapat menahan tangis ketika saya berjalan meninggalkan mereka dan bergabung dengan suami dan anak saya, yang tidak jauh dari tempat duduk mereka. Ketika saya duduk, suami saya mencoba meredakan tangis saya sambil tersenyum dan berkata "Sekarang saya tahu, kenapa Tuhan mengirimkan dirimu menjadi istriku, yang pasti, untuk memberikan 'keteduhan' bagi diriku dan anak-anakku! " Kami saling berpegangan tangan beberapa saat dan saat itu kami benar-benar bersyukur dan menyadari, bahwa hanya karena 'bisikanNYA' lah kami telah mampu memanfaatkan 'kesempatan' untuk dapat berbuat sesuatu bagi orang lain yang sedang sangat membutuhkan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Ketika kami sedang menyantap makanan, dimulai dari tamu yang akan meninggalkan restoran dan disusul oleh beberapa tamu lainnya, mereka satu persatu menghampiri meja kami, untuk sekedar ingin 'berjabat tangan' dengan kami.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Salah satu diantaranya, seorang bapak, memegangi tangan saya, dan berucap "Tanganmu ini telah memberikan pelajaran yang mahal bagi kami semua yang berada disini, jika suatu saat saya diberi kesempatan olehNYA, saya akan lakukan seperti yang telah kamu contohkan tadi kepada kami."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Saya hanya bisa berucap "terimakasih" sambil tersenyum. Sebelum beranjak meninggalkan restoran, saya sempatkan untuk melihat kearah kedua lelaki itu, dan seolah ada 'magnit' yang menghubungkan batin kami, mereka langsung menoleh kearah kami sambil tersenyum, lalu melambai-lambaikan tangannya kearah kami. Dalam perjalanan pulang saya merenungkan kembali apa yang telah saya lakukan terhadap kedua orang tunawisma tadi, itu benar-benar 'tindakan' yang tidak pernah terpikir oleh saya. Pengalaman hari itu menunjukkan kepada saya betapa 'kasih sayang' Tuhan itu sangat HANGAT dan INDAH sekali!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Saya kembali ke college, pada hari terakhir kuliah dengan 'cerita' ini ditangan saya. Saya menyerahkan 'paper' saya kepada dosen saya. Dan keesokan harinya, sebelum memulai kuliahnya saya dipanggil dosen saya ke depan kelas, ia melihat kepada saya dan berkata, "Bolehkah saya membagikan ceritamu ini kepada yang lain?" dengan senang hati saya mengiyakan. Ketika akan memulai kuliahnya dia meminta perhatian dari kelas untuk membacakan paper saya. Ia mulai membaca, para siswapun mendengarkan dengan seksama cerita sang dosen, dan ruangan kuliah menjadi sunyi. Dengan cara dan gaya yang dimiliki sang dosen dalam membawakan ceritanya, membuat para siswa yang hadir di ruang kuliah itu seolah ikut melihat bagaimana sesungguhnya kejadian itu berlangsung, sehingga para siswi yang duduk di deretan belakang didekat saya diantaranya datang memeluk saya untuk mengungkapkan perasaan harunya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Diakhir pembacaan paper tersebut, sang dosen sengaja menutup ceritanya dengan mengutip salah satu kalimat yang saya tulis diakhir paper saya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;"Tersenyumlah dengan 'HATImu', dan kau akan mengetahui betapa 'dahsyat' dampak yang ditimbulkan oleh senyummu itu."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Dengan caraNYA sendiri, Tuhan telah 'menggunakan' diri saya untuk menyentuh orang-orang yang ada di McDonald's, suamiku, anakku, guruku, dan setiap siswa yang menghadiri kuliah di malam terakhir saya sebagai mahasiswi. Saya lulus dengan satu pelajaran terbesar yang tidak pernah saya dapatkan di bangku kuliah manapun, yaitu: "PENERIMAAN TANPA SYARAT."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Banyak cerita tentang kasih sayang yang ditulis untuk bisa diresapi oleh para pembacanya, namun bagi siapa saja yang sempat membaca dan memaknai cerita ini diharapkan dapat mengambil pelajaran bagaimana cara  MENCINTAI SESAMA, DENGAN MEMANFAATKAN SEDIKIT HARTA BENDA YANG KITA MILIKI, dan bukannya MENCINTAI HARTA BENDA YANG BUKAN MILIK KITA, DENGAN MEMANFAATKAN SESAMA!&lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Jika anda berpikir bahwa cerita ini telah menyentuh hati anda, teruskan cerita ini kepada orang-orang terdekat anda. Disini ada 'malaikat' yang akan menyertai anda, agar setidaknya orang yang membaca cerita ini akan tergerak hatinya untuk bisa berbuat sesuatu (sekecil apapun) bagi sesama yang sedang membutuhkan uluran tangannya!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8677813543199368076-2259502909976925086?l=celestinefile.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://celestinefile.blogspot.com/feeds/2259502909976925086/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8677813543199368076&amp;postID=2259502909976925086&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8677813543199368076/posts/default/2259502909976925086'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8677813543199368076/posts/default/2259502909976925086'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://celestinefile.blogspot.com/2009/08/true-story-kelas-senyum.html' title='True Story :  Kelas senyum'/><author><name>Blog Author</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_VII2bziri2M/SjCekgg1O-I/AAAAAAAAADg/gIKsYmJDSCo/S220/Copy+of+100_0774.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8677813543199368076.post-6380746504913205357</id><published>2009-08-26T10:27:00.003+07:00</published><updated>2009-08-26T10:46:54.022+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Faith'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Grateful'/><title type='text'>Story : Kisah Tiga Pohon</title><content type='html'>&lt;justify&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Alkisah, ada tiga pohon di dalam hutan. Suatu hari, ketiganya saling menceritakan mengenai harapan dan impian mereka.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Pohon pertama berkata: "Kelak aku ingin menjadi peti harta karun. Aku akan diisi emas, perak dan berbagai batu permata dan semua orang akan mengagumi keindahannya" .&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Kemudian pohon kedua berkata: "Suatu hari kelak aku akan menjadi sebuah kapal yang besar. Aku akan mengangkut raja-raja dan berlayar ke ujung dunia. Aku akan menjadi kapal yang kuat dan setiap orang merasa aman berada dekat denganku".&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Lalu giliran pohon ketiga yang menyampaikan impiannya: "Aku ingin tumbuh menjadi pohon yang tertinggi di hutan di puncak bukit. Orang-orang akan memandangku dan berpikir betapa aku begitu dekat untuk menggapai surga dan TUHAN. Aku akan menjadi pohon terbesar sepanjang masa dan orang-orang akan mengingatku" .&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Setelah beberapa tahun berdoa agar impian terkabul, sekelompok penebang pohon datang dan menebang ketiga pohon itu...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Pohon pertama dibawa ke tukang kayu. Ia sangat senang sebab ia tahu bahwa ia akan dibuat menjadi peti harta karun. Tetapi...doanya tidak menjadi kenyataan karena tukang kayu membuatnya menjadi kotak tempat menaruh makanan ternak. Ia hanya diletakkan di kandang dan setiap hari diisi dengan jerami.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Pohon kedua dibawa ke galangan kapal. Ia berpikir bahwa doanya menjadi kenyataan. Tetapi... ia dipotong-potong dan dibuat menjadi sebuah perahu nelayan yang sangat kecil. Impiannya menjadi kapal besar untuk mengangkut raja-raja telah berakhir.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Pohon ketiga dipotong menjadi potongan-potongan kayu besar dan dibiarkan teronggok dalam gelap.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Tahun demi tahun berganti..., dan ketiga pohon itu telah melupakan impiannya masing-masing.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Kemudian suatu hari... sepasang suami istri tiba di kandang. Sang istri melahirkan dan meletakkan bayinya di kotak tempat makanan ternak yang dibuat dari pohon pertama. Orang-orang datang dan menyembah bayi itu. Akhirnya pohon pertama sadar bahwa di dalamnya telah diletakkan harta terbesar sepanjang masa.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Bertahun-tahun kemudian... sekelompok laki-laki naik ke atas perahu nelayan yang dibuat dari pohon kedua. Di tengah danau, badai besar datang dan pohon kedua berfikir bahwa ia tidak cukup kuat untuk melindungi orang-orang di dalamnya.Tetapi salah seorang laki-laki itu berdiri dan berkata kepada badai: "Diam!!! Tenanglah". Dan badai itupun berhenti. Ketika itu tahulah bahwa ia telah mengangkut Raja di atas segala raja.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Akhirnya... seseorang datang dan mengambil pohon ketiga.. ia dipikul sepanjang jalan sementara orang-orang mengejek lelaki yang memikulnya.. Laki-laki itu kemudian dipakukan di kayu ini dan mati dipuncak bukit. Akhirnya pohon ketiga sadar bahwa ia demikian dekat dengan TUHAN, karena YESUSlah yang disalibkan padanya...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Ketika keadaan tidak seperti yang engkau inginkan, ketahuilah bahwa TUHAN memiliki rencana indah untukmu. Jika engkau percaya padaNYA, IA akan memberimu berkat-berkat melimpah. Ketiga pohon mendapatkan apa yang mereka inginkan, tetapi tidak dengan cara yang seperti mereka bayangkan. Begitu juga dengan kita. Kita tidak selalu tahu apa rencana TUHAN bagi kita. Kita hanya tahu bahwa jalanNYA bukanlah jalan seperti yang kita inginkan, tetapi jalanNYA adalah yang terbaik bagi kita, selamanya...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;TUHAN MEMBERKATI.&lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/justify&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8677813543199368076-6380746504913205357?l=celestinefile.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://celestinefile.blogspot.com/feeds/6380746504913205357/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8677813543199368076&amp;postID=6380746504913205357&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8677813543199368076/posts/default/6380746504913205357'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8677813543199368076/posts/default/6380746504913205357'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://celestinefile.blogspot.com/2009/08/story-kisah-tiga-pohon.html' title='Story : Kisah Tiga Pohon'/><author><name>Blog Author</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_VII2bziri2M/SjCekgg1O-I/AAAAAAAAADg/gIKsYmJDSCo/S220/Copy+of+100_0774.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8677813543199368076.post-6091822299254603059</id><published>2009-08-26T09:46:00.002+07:00</published><updated>2009-08-26T09:53:03.906+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Faith'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Love'/><title type='text'>Story : Kalung Mutiara</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 153, 0);font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Courtesy : Simon Rivian&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;justify&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Jenny, gadis cantik, kecil berusia 5 tahun, bermata indah. Suatu hari, ketika ia dan ibunya sedang berbelanja bulanan, Jenny melihat sebuah kalung mutiara tiruan. Indah, meskipun harganya cuma 2,5 dolar. Ia sangat ingin memiliki kalung tersebut, dan mulai merengek kepada ibunya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Akhirnya sang Ibu setuju, katanya : "Baiklah, anakku. Tetapi ingatlah bahwa meskipun kalung itu sangat mahal, ibu akan membelikannya untukmu. Nanti, sesampai di rumah, kita buat daftar pekerjaan yang harus kamu lakukan sebagai gantinya. Dan, biasanya kan Nenek selalu memberimu uang pada hari ulang tahunmu. Itu  juga harus kamu berikan kepada Ibu."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;"Okay," kata Jenny setuju. Merekapun lalu membeli kalung tersebut.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Setiap hari, Jenny dengan rajin mengerjakan pekerjaan yang ditulis dalam daftar oleh ibunya. Uang yang diberikan oleh Neneknya pada hari ulang tahunnya juga diberikannya kepada Ibunya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Tidak berapa lama, perjanjiannya  dengan Ibunya pun selesai. Ia mulai memakai kalung barunya dengan rasa sangat bangga. Ia pakai kalung itu kemanapun ia pergi. Ke sekolah Taman Kanak-kanaknya, ke gereja, ke supermarket, bermain dan tidur, kecuali mandi. "Nanti lehermu jadi hijau," kata ibunya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Jenny juga memiliki seorang Ayah yang sangat menyayanginya. Setiap menjelang tidur, sang Ayah akan membacakan sebuah buku cerita untuknya. Suatu hari, seusai membacakan cerita, sang Ayah bertanya kepada Jenny : "Jenny, apakah kamu sayang Ayah ?"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;"Pasti, Yah. Ayah tahu betapa aku menyayangi ayah."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;"Kalau kau memang mencintai Ayah, berikanlah kalung mutiaramu pada Ayah."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;"Ya, Ayah, jangan kalung ini. Ayah boleh ambil mainanku yang lain. Ayah boleh ambil Rosie, bonekaku yang terbagus. Ayah juga boleh ambil pakaian-pakaianku yang terbaru. Tapi, jangan Ayah ambil  kalungku."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;"Ya, anakku, tidak apa-apa. Tidurlah." Ayah Jenny lalu mencium keningnya dan pergi, sambil berkata : "Selamat malam, anakku. Semoga mimpi indah."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Seminggu kemudian, setelah membacakan cerita, Ayahnya bertanya lagi : "Jenny, apakah kamu sayang Ayah ?"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;"Pasti, Yah. Ayah kan tahu aku sangat mencintaimu. "&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;"Kalau begitu, boleh ayah minta kalungmu ?"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;"Ya, jangan kalungku, dong. Ayah ambil Ribbons, kuda-kudaanku. Ayah masih ingat, kan ? Itu mainan favoritku. Rambutnya panjang, lembut. Ayah bisa memainkan rambutnya, mengepangnya dan sebagainya. Ambillah, Yah. Asal Ayah jangan minta kalungku. Ya?"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;"Sudahlah, Nak. Lupakanlah, " kata sang Ayah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Beberapa hari setelah itu, Jenny terus berpikir, kenapa ayahnya selalu meminta kalungnya, dan kenapa ayahnya selalu menanyai apakah ia sayang padanya atau tidak.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Beberapa hari kemudian, ketika Ayah Jenny membacakan cerita, Jenny duduk dengan resah. Ketika ayahnya selesai membacakan cerita, dengan bibir bergetar ia mengulurkan tangannya yang mungil kepada ayahnya, sambil berkata : "Ayah, terimalah ini". Ia lepaskan kalung kesayangannya dari genggamannya dan ia melihat dengan penuh kesedihan, kalung tersebut berpindah ke tangan sang Ayah. Dengan satu tangan menggenggam kalung mutiara palsu kesayangan anaknya, tangan yang lainnya mengambil sebuah kotak beludru biru kecil dari kantong bajunya. Di dalam kotak beludru itu terletak seuntai kalung mutiara yang asli, sangat indah dan sangat mahal. Ia telah menyimpannya begitu lama, untuk anak dikasihinya. Ia menunggu dan menunggu agar anaknya mau melepaskan kalung mutiara plastiknya yang murah, sehingga ia dapat memberikan kepadanya kalung mutiara yang asli.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Begitu pula dengan Bapa di Surga. Seringkali Ia menunggu lama sekali agar kita mau menyerahkan segala milik kita yang palsu dan menukarnya dengan sesuatu yang sangat berharga. Betapa baiknya Allah kita !&lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/justify&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8677813543199368076-6091822299254603059?l=celestinefile.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://celestinefile.blogspot.com/feeds/6091822299254603059/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8677813543199368076&amp;postID=6091822299254603059&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8677813543199368076/posts/default/6091822299254603059'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8677813543199368076/posts/default/6091822299254603059'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://celestinefile.blogspot.com/2009/08/story-kalung-mutiara.html' title='Story : Kalung Mutiara'/><author><name>Blog Author</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_VII2bziri2M/SjCekgg1O-I/AAAAAAAAADg/gIKsYmJDSCo/S220/Copy+of+100_0774.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8677813543199368076.post-795192356511608115</id><published>2009-08-25T12:54:00.003+07:00</published><updated>2009-08-25T13:59:23.154+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Grateful'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Love'/><title type='text'>Meditation : Kesuksesan</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 153, 0);font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Courtesy by : M. Yunie&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;justify&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Sukses itu sederhana,sukses tidak ada hubungan dengan menjadi kaya raya,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Sukses itu tidak serumit/serahasia seperti kata Robert Kiyosaki, Tung Desem Waringin atau the secret.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Sukses itu tidak perlu dikejar.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;SUKSES adalah ANDA!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;karena kesuksesan terbesar ada pada diri Anda sendiri...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Bagaimana Anda tercipta dari pertarungan jutaan sperma untuk membuahi 1 ovum, itu adalah sukses pertama Anda!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Saat Anda dilahirkan dengan anggota tubuh sempurna tanpa cacad, disaat banyak bayi lain yang cacad atau digugurkan oleh orangtuanya. Itulah kesuksesan kedua Anda...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Ketika Anda ke sekolah bahkan bisa menikmati studi S1, pada saat ada 10 siswa drop out setiap menitnya karena tidak mampu bayar SPP, itulah sukses Anda ketiga...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Ketika Anda bisa bekerja di perusahaan bilangan segitiga emas, di saat 46 juta orang menjadi pengangguran, itulah kesuksesan Anda keempat...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Ketika Anda masih bisa makan tiga kali sehari, di saat ada 3 juta orang mati kelaparan setiap bulannya itulah kesuksesan Anda yang kelima...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Sukses terjadi setiap hari, setiap jam, setiap menit, dan setiap detik. Namun Anda tidak pernah menyadarinya...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Saya sangat tersentuh ketika menonton film Click! yg dibintangi Adam Sandler, "Family comes first", begitu kata-kata terakhir kepada anaknya sebelum dia meninggal...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Saking sibuknya Adam Sandler ini mengejar kesuksesan, ia sampai tidak sempat meluangkan waktu untuk anak dan istrinya, bahkan tidak sempat menghadiri pemakaman ayahnya sendiri, keluarganya berantakan, istri yang cantik menceraikannya, sang anak tidak kenal siapa ayahnya...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Sukses selalu dibiaskan oleh penulis buku laris supaya bukunya bisa terus menjadi best seller dengan menjadikan sukses sebagai sesuatu yang rumit dan sukar digapai...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Sukses tidak melulu soal harta, rumah mewah, mobil sport, jam Rolex, pensiun dini, menjadi pengusaha, punya kolam renang, helikopter, punya istri cantik, atau resort mewah di Karibia...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Sukses sejati adalah hidup dengan penuh syukur atas segala rahmat Tuhan,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Sukses sejati adalah menikmati dan bersyukur atas setiap detik kehidupan Anda.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Sukses sejati adalah hidup benar di jalan Allah, hidup baik, saleh, tidak menipu, dan selalu rendah hati.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Sukses itu tidak lagi menginginkan kekayaan ketimbang kemiskinan, tidak lagi menginginkan kesembuhan ketimbang sakit.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Sukses sejati adalah bisa menerima sepenuhnya kelebihan dan kekurangan Anda apa adanya dengan penuh syukur.&lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Pernahkah Anda menyadari bahwa Anda sebenarnya tidak membeli suatu barang dengan uang ? Uang hanyalah alat tukar.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Anda sebenarnya membeli rumah dari waktu Anda. Ya, Anda harus kerja siang malam untuk membayar KPR selama 15 tahun atau membayar cicilan mobil/motor selama 3 tahun.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Itu semua Anda dapatkan dengan membarter waktu Anda, Anda menjual waktu Anda dari pagi hingga malam kepada penawar tertinggi untuk mendapatkan uang supaya bisa beli makanan, pulsa telepon dan lain-lain "keinginan" kita.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Aset terbesar Anda bukanlah rumah/mobil Anda, tapi diri Anda sendiri. Itu sebabnya mengapa orang pintar bisa digaji puluhan kali lipat dibanding orang bodoh...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Semakin berharga diri Anda, semakin mahal orang mau membeli waktu Anda...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Itulah sebabnya kenapa untuk seminar 2 jam, Kiyosaki bisa dibayar 200 juta atau Tung Desem Waringin bisa mencapai 100 juta!!!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Itu sebabnya kenapa Nike berani membayar Tiger Woods dan Michael Jordan sebesar 200 juta dollar, hanya untuk memakai produk Nike.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Suatu produk menjadi mahal/berharga bukan karena merk, tapi karena produk tersebut dipakai oleh siapa.... Itu sebabnya bola basket bekas yang dipakai Michael Jordan bisa terjual 80 juta dollar, sedangkan bola basket bekas dengan merk sama, bila kita jual harganya justru malah turun...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Hidup ini lucu, kita seperti mengejar fatamorgana. Bila dilihat dari jauh, birunya pegunungan akan menarik hati kita, namun bila kita dekati, yang terlihat hanya bopeng-bopeng wajah pegunungan yang gundul.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Lucu bila setelah Anda membaca tulisan di atas tapi Anda tetap mengejar fatamorgana tersebut, ketimbang menghabiskan waktu Anda yang sangat berharga bersama dengan orang-orang disekeliling Anda, seperti orangtua yang begitu mencintai Anda, memeluk hangat istri/kekasih Anda, anak-anak Anda, dan sahabat-sahabat Anda.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Lakukanlah ini selagi Anda masih punya waktu, selagi Anda masih sempat. Anda tidak akan pernah tahu kapan Anda meninggal, mungkin besok pagi, mungkin nanti malam, LIFE is so SHORT.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Luangkan lebih banyak waktu untuk melakukan hobi Anda, entah itu bermain bola, memancing, menonton bioskop, minum kopi, makan makanan favorit Anda, berkebun, bermain catur, atau berkaraoke... &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Enjoy your Life, LIFE is so SHORT my dear friend...&lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/justify&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8677813543199368076-795192356511608115?l=celestinefile.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://celestinefile.blogspot.com/feeds/795192356511608115/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8677813543199368076&amp;postID=795192356511608115&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8677813543199368076/posts/default/795192356511608115'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8677813543199368076/posts/default/795192356511608115'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://celestinefile.blogspot.com/2009/08/meditation-kesuksesan.html' title='Meditation : Kesuksesan'/><author><name>Blog Author</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_VII2bziri2M/SjCekgg1O-I/AAAAAAAAADg/gIKsYmJDSCo/S220/Copy+of+100_0774.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8677813543199368076.post-5097561368106930371</id><published>2009-08-25T12:36:00.002+07:00</published><updated>2009-08-25T12:54:11.804+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Honest'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Love'/><title type='text'>Story : Kasih yang berkorban</title><content type='html'>&lt;justify&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Ada seorang ibu mempunyai tiga orang anak. Satu saat sang ibu sedang duduk menulis surat dengan serius. Datanglah anak pertama dan berkata kepadanya, "Bu, aku mengasihimu!"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Mendengar kakaknya berkata demikian, adik kedua tidak mau ketinggalan. Ia datang mendekati ibunya, lalu berkata pula, "Ibu, di antara kami bertiga, akulah yang lebih mengasihi ibu!"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Si bungsu yang memperhatikan dengan serius tindakan kedua kakaknya, segera meninggalkan mainannya, lalu datang kepada ibunya. Si bungsu tidak berkata apa-apa, tetapi ia langsung memeluk ibunya dengan penuh kasih. Setelah itu mereka kembali ke tempatnya masing-masing. Tak lama kemudian hujan turun sangat deras disertai guruh dan kilat yang sambar-menyambar. Sang ibu yang sudah selesai menulis surat memanggil anak-anaknya dan menyuruh mereka untuk mengeposkan surat tersebut.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Sang ibu menekankan bahwa surat itu sangat penting dan harus segera dikirim. Anak yang pertama beralasan, "Bu, di luar hujan, aku tidak bisa pergi." Datanglah anak yang kedua dan beralasan, "Bu, aku lagi mengerjakan PR, harus selesai sore ini."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Si bungsu diam-diam mengambil mantel dan berkata sambil tersenyum, "Bu, saya yang akan mengantarkan surat ke kantor pos." Sahut ibunya, "Sabar nak, di luar masih hujan." Si bungsu mengambil surat itu lalu pergi mengantarkannya ke kantor pos, meskipun hari masih hujan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Seringkali kita berkata kepada orang tua kita, "Bapa, mama, aku mengasihimu." Tetapi itu hanyalah ucapan yang keluar dari mulut, dan bukan dari dasar hati yang terdalam. Dalam kenyataannya, kita cenderung seperti anak pertama dan kedua yang seringkali menyatakan kasih kepada orang tua dan sesama kita, tetapi tidak ada aksi nyatanya. Kita memang perlu mengungkapkan bahwa kita mengasihi orang tua dan sesama kita, namun  yang terpenting adalah menyatakannya melalui sikap dan tindakan nyata yang benar-benar tulus.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Sering kita berkata-kata kepada Tuhan, "Tuhan saya mengasihiMu.....", namun kita hanya berkata-kata saja tanpa benar-benar mengasihiNya...tanpa mewujudkannya melalui perbuatan kita.....&lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/justify&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8677813543199368076-5097561368106930371?l=celestinefile.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://celestinefile.blogspot.com/feeds/5097561368106930371/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8677813543199368076&amp;postID=5097561368106930371&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8677813543199368076/posts/default/5097561368106930371'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8677813543199368076/posts/default/5097561368106930371'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://celestinefile.blogspot.com/2009/08/story-kasih-yang-berkorban.html' title='Story : Kasih yang berkorban'/><author><name>Blog Author</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_VII2bziri2M/SjCekgg1O-I/AAAAAAAAADg/gIKsYmJDSCo/S220/Copy+of+100_0774.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8677813543199368076.post-698623178625176249</id><published>2009-08-22T21:20:00.002+07:00</published><updated>2009-08-22T21:25:01.221+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Inspiring'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Faith'/><title type='text'>Story : Pengaturan Tuhan Yang Sempurna</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 153, 0);font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Courtesy @ http://www.yauhui.net/&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;justify&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Apakah anda percaya bahwa Tuhan tidak hanya mengasihi anda, tetapi tahu dimana anda berada dan apa yang anda sedang lakukan setiap menit? Saya sungguh percaya setelah pengalaman yang sangat menakjubkan yang saya alami beberapa tahun yang lalu. Pada saat itu saya sedang berkendaraan di jalan bebas hambatan 1-75 dekat Dayton, Ohio, bersama dengan isteri dan anak-anak saya. Kami keluar dari jalan bebas hambatan itu di sebuah tempat peristirahatan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Isteri saya, Barbara, dan anak-anak pergi ke restoran. Saya tiba-tiba merasa butuh meregangkan kaki-kaki saya, sehingga saya menyuruh mereka pergi duluan dan saya katakan akan menyusul mereka kemudian. Saya membeli sekaleng minuman ringan, dan ketika saya sedang berjalan ke toko Dairy Queen, perasaan mengasihani diri sendiri mulai menyelimuti pikiran saya. Saya mengasihi Tuhan, tetapi saya merasa kering dan berbeban berat. Hati saya kosong.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Tiba-tiba deringan tak sabar dari sebuah telpon umum terdekat mengembalikan kesadaran saya. Suara dering telpon itu berasal dari kotak telpon umum di sebuah pompa bensin di sudut jalan. Apakah tidak ada orang yang akan menjawab telpon itu? Suara berisik dari lalu lintas yang ramai ini pastilah menenggelamkan deringan telpon itu karena penjaga pompa bensin terusmengurus para pengendara yang ingin mengisi bahan bakar, tak sadar akan bunyi dering telpon tanpa henti itu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;“Mengapa tidak ada orang yang menjawab telpon itu?” tanya saya. Saya mulai berpikir. “Mungkin telpon itu penting. Bagaimana kalau telpon itu merupakan panggilan darurat?” Rasa ingin tahu mulai mengatasi ketidakpedulian saya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Saya melangkah masuk ke telpon umum itu dan mengangkat gagang telpon. “Halo?” kata saya ringan dan menyedot minuman saya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Dari seberang sana terdengar suara operator yang berkata, “Ini telpon interlokal untuk Pak Ken Gaub.”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Mata saya terbelalak, dan saya hampir tersedak oleh es batu yang ada di mulut saya. Setelah menelan dengan susah payah, saya katakan, “Anda gila deh!” Kemudian karena saya menyadari bahwa saya seharusnya tak berkata begitu kepada seorang operator telpon, saya menambahkan, “Ini tak mungkin! Saya sedang berjalan-jalan, tak menunggu telpon dari siapapun, dan tadi tiba-tiba telpon umum ini berdering…”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;“Apakah Pak Ken Gaub ada di sana?” operator telpon itu menyela.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;“Ya, ia ada di sini.” Sambil memikirkan penjelasan yang masuk akal, saya was-was apakah ada kamera tersembunyi yang melacak keberadaan saya! Apakah saya sedang dikerjai dalam sebuah acara reality show? Masih kaget dan bingung, saya bertanya, “Bagaimana caranya anda menemukan saya di sini? Saya sedang berjalan-jalan, lalu telpon umum ini berdering, dan saya mengangkat panggilan telpon ini asal-asalan saja. Mungkinkah anda salah panggil?”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;“Baiklah,” operator telpon itu bertanya, “apakah Pak Gaub ada di sana atau tidak?” “Ya, saya adalah Ken Gaub,” kata saya, setelah saya akhirnya yakin bahwa panggilan telpon ini sungguhan. Kemudian saya mendengar suara lain berkata, “Ya, itulah dia orangnya, operator. Itulah Ken Gaub.”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Saya mendengarkan seperti orang kebingungan pada suatu suara yang mengenalkan dirinya sendiri, “Saya adalah Millie dari Harrisburg, Pennsylvania. Anda tidak mengenal saya, Pak Gaub, tetapi saya sedang putus asa. Tolonglah saya.”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;“Apa yang saya dapat bantu?”. Ia mulai menangis. Akhirnya ia dapat mengendalikan dirinya dan melanjutkan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;“Saya hampir saja bunuh diri, dan telah menulis surat terakhir saya, ketika saya mulai berdoa dan berkata kepada Tuhan bahwa saya sebenarnya tidak mau bunuh diri. Kemudian tiba-tiba saya ingat bahwa saya pernah melihat anda di televisi dan saya pikir seandainya saja saya dapat berbicara dengan anda, anda mungkin dapat menolong saya. Saya tahu bahwa hal itu mustahil karena saya tidak tahu bagaimana saya dapat menghubungi anda. Saya juga tidak tahu siapa yang dapat menolong saya untuk menghubungi anda. Kemudian beberapa angka datang ke pikiran saya, dan saya menuliskannya". Sampai titik ini wanita itu mulai menangis lagi, dan saya berdoa di dalam hati memohon hikmat Tuhan untuk menolongnya. Ia melanjutkan, “Saya melihat deretan angka itu dan berpikir, `Mungkinkah saya mendapat mukjizat dari Tuhan, dan Ia memberikan telpon Pak Ken’ Saya akhirnya memutuskan untuk mencoba menelpon anda dengan menggunakan deretan angka itu. Saya tak habis mengerti bahwa sekarang saya sedang berbicara dengan Bapak. Apakah anda mempunyai kantor di Kalifornia?”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Saya menjawab, “Bu, saya tidak punya kantor di Kalifornia. Kantor saya di Yakima, Washington.”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Dengan terkejut dia bertanya, “Oh, ya? Lalu anda sekarang ada dimana?”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;“Apakah anda tidak tahu?” jawab saya. “Kan anda yang menelpon saya duluan.”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Wanita itu menjelaskan, “Tetapi saya bahkan tidak tahu saya sedang menelpon kemana. Saya hanya meminta operator untuk menekan tombol telpon sesuai dengan deretan angka yang saya tulis di kertas ini.”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;“Bu, mungkin anda tidak percaya, tetapi saya sekarang sedang berada di sebuah telpon umum di Dayton, Ohio!”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;“Sungguh?” serunya. “Jadi, sedang apa anda sekarang?”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Saya menggodanya, “Yah, sekarang saya sedang menelpon anda. Saya sedang berada di sebuah tempat peristirahatan di jalan bebas hambatan menuju Dayton, Ohio. Telpon ini berdering ketika saya sedang berjalan-jalan, sehingga saya mengangkatnya. ”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Karena saya tahu bahwa pertemuan ini mustahil terjadi tanpa pengaturan Tuhan, saya mulai mengonseling wanita itu. Setelah wanita itu menceritakan keputus-asaannya dan frustrasinya, hadirat Roh Kudus membanjiri kotak telpon umum itu dan memberi saya perkataan hikmat di luar kemampuan saya. Dalam waktu beberapa saat, akhirnya wanita itu mau menyerahkan dirinya kepada Tuhan dalam sebuah doa pertobatan dan bertemu dengan Pribadi yang akan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;menuntunnya keluar dari situasinya yang buruk dan memulai hidup baru.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Saya berjalan keluar dari kotak telpon umum itu dengan perasaan merinding tentang kepedulian Bapa Sorgawi terhadap setiap anak-anak-Nya. Bagaimana mungkin hal ini merupakan suatu peristiwa kebetulan? Dengan semua telpon umum yang berjumlah jutaan dan kombinasi angka yang tak terhitung, hanya Bapa yang Mahatahu yang dapat menyebabkan wanita itu menghubungi kotak telpon umum itu dalam waktu yang tepat. Dengan melupakan minuman ringan saya dan sangat takjub dengan pengalaman ini, saya berjalan kembali menuju keluarga saya, sambil mengira-ngira apakah isteri saya akan mempercayai kisah saya. Mungkin saya sebaiknya tidak menceritakan hal ini, saya pikir, tetapi saya tak dapat menahannya. “Barbara, kamu pasti tidak percaya! Tuhan tahu dimana saya berada lho!”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/justify&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8677813543199368076-698623178625176249?l=celestinefile.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://celestinefile.blogspot.com/feeds/698623178625176249/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8677813543199368076&amp;postID=698623178625176249&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8677813543199368076/posts/default/698623178625176249'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8677813543199368076/posts/default/698623178625176249'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://celestinefile.blogspot.com/2009/08/story-pengaturan-tuhan-yang-sempurna.html' title='Story : Pengaturan Tuhan Yang Sempurna'/><author><name>Blog Author</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_VII2bziri2M/SjCekgg1O-I/AAAAAAAAADg/gIKsYmJDSCo/S220/Copy+of+100_0774.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8677813543199368076.post-912485867827114047</id><published>2009-08-22T20:50:00.003+07:00</published><updated>2009-08-22T21:07:45.171+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Inspiring'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Faith'/><title type='text'>Story : Dijual Keperawanan, Siapa yang mau beli ?</title><content type='html'>&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0); font-weight: bold;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Courtesy @ http://www.yauhui.net/&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;justify&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Wanita itu berjalan agak ragu memasuki hotel berbintang lima . Sang petugas satpam yang berdiri di samping pintu hotel menangkap kecurigaan pada wanita itu. Tapi dia hanya memandang saja dengan awas ke arah langkah wanita itu yang kemudian mengambil tempat duduk di lounge yang agak di pojok.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Petugas satpam itu memperhatikan sekian lama, ada sesuatu yang harus dicurigainya terhadap wanita itu. Karena dua kali waiter mendatanginya tapi, wanita itu hanya menggelengkan kepala. Mejanya masih kosong. Tak ada yang dipesan. Lantas untuk apa wanita itu duduk seorang diri. Adakah seseorang yang sedang ditunggunya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Petugas satpam itu mulai berpikir bahwa wanita itu bukanlah tipe wanita nakal yang biasa mencari mangsa di hotel ini. Usianya nampak belum terlalu dewasa. Tapi tak bisa dibilang anak-anak. Sekitar usia remaja yang tengah beranjak dewasa.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Setelah sekian lama, akhirnya memaksa petugas satpam itu untuk mendekati meja wanita itu dan bertanya:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;” Maaf, nona … Apakah anda sedang menunggu seseorang? ”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;” Tidak! ” Jawab wanita itu sambil mengalihkan wajahnya ke tempat lain.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;” Lantas untuk apa anda duduk di sini?”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;” Apakah tidak boleh? ” Wanita itu mulai memandang ke arah sang petugas satpam.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;” Maaf, Nona. Ini tempat berkelas dan hanya diperuntukan bagi orang yang ingin menikmati layanan kami.”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;” Maksud, bapak? ”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;” Anda harus memesan sesuatu untuk bisa duduk disini ”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;” Nanti saya akan pesan setelah saya ada uang. Tapi sekarang, izinkanlah saya duduk di sini untuk sesuatu yang akan saya jual ” kata wanita itu dengan suara lambat.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;” Jual? Apakah anda menjual sesuatu di sini? ”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Petugas satpam itu memperhatikan wanita itu. Tak nampak ada barang yang akan dijual. Mungkin wanita ini adalah pramuniaga yang hanya membawa brosur.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;” Ok, lah. Apapun yang akan anda jual, ini bukanlah tempat untuk berjualan. Mohon mengerti. ”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;” Saya ingin menjual diri saya, ” Kata wanita itu dengan tegas sambil menatap dalam-dalam kearah petugas satpam itu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Petugas satpam itu terkesima sambil melihat ke kiri dan ke kanan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;” Mari ikut saya, ” Kata petugas satpam itu memberikan isyarat dengan tangannya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Wanita itu menangkap sesuatu tindakan kooperatif karena ada secuil senyum di wajah petugas satpam itu. Tanpa ragu wanita itu melangkah mengikuti petugas satpam itu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Di koridor hotel itu terdapat kursi yang hanya untuk satu orang. Di sebelahnya ada telepon antar ruangan yang tersedia khusus bagi pengunjung yang ingin menghubungi penghuni kamar di hotel ini. Di tempat inilah deal berlangsung.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;” Apakah anda serius? ”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;” Saya serius ” Jawab wanita itu tegas.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;” Berapa tarif yang anda minta? ”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;” Setinggi-tingginya. .’ ‘&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;” Mengapa?” Petugas satpam itu terkejut sambil menatap wanita itu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;” Saya masih perawan ”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;” Perawan? ” Sekarang petugas satpam itu benar-benar terperanjat. Tapi wajahnya berseri. Peluang emas untuk mendapatkan rezeki berlebih hari ini... pikirnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;” Bagaimana saya tahu anda masih perawan?”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;” Gampang sekali. Semua pria dewasa tahu membedakan mana perawan dan mana bukan.. Ya kan …”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;” Kalau tidak terbukti? ”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;” Tidak usah bayar …”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;” Baiklah …” Petugas satpam itu menghela napas. Kemudian melirik ke kiri dan ke kanan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;” Saya akan membantu mendapatkan pria kaya yang ingin membeli keperawanan anda. ”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;” Cobalah. ”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;” Berapa tarif yang diminta? ”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;” Setinggi-tingginya. ”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;” Berapa? ”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;” Setinggi-tingginya. Saya tidak tahu berapa? ”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;” Baiklah. Saya akan tawarkan kepada tamu hotel ini. Tunggu sebentar ya. ”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Petugas satpam itu berlalu dari hadapan wanita itu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Tak berapa lama kemudian, petugas satpam itu datang lagi dengan wajah cerah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;” Saya sudah dapatkan seorang penawar. Dia minta Rp. 5 juta. Bagaimana? ”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;” Tidak adakah yang lebih tinggi? ”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;” Ini termasuk yang tertinggi, ” Petugas satpam itu mencoba meyakinkan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;” Saya ingin yang lebih tinggi…”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;” Baiklah. Tunggu disini …” Petugas satpam itu berlalu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Tak berapa lama petugas satpam itu datang lagi dengan wajah lebih berseri.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;” Saya dapatkan harga yang lebih tinggi. Rp. 6 juta rupiah. Bagaimana? ”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;” Tidak adakah yang lebih tinggi? ”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;” Nona, ini harga sangat pantas untuk anda. Cobalah bayangkan, bila anda diperkosa oleh pria, anda tidak akan mendapatkan apa apa. Atau andai perawan anda diambil oleh pacar anda, andapun tidak akan mendapatkan apa apa, kecuali janji. Dengan uang Rp. 6 juta anda akan menikmati layanan hotel berbintang untuk semalam dan keesokan paginya anda bisa melupakan semuanya dengan membawa uang banyak. Dan lagi, anda juga telah berbuat baik terhadap saya. Karena saya akan mendapatkan komisi dari transaksi ini dari tamu hotel. Adilkan. Kita sama-sama butuh … ”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;” Saya ingin tawaran tertinggi … ” Jawab wanita itu, tanpa peduli dengan celoteh petugas satpam itu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Petugas satpam itu terdiam. Namun tidak kehilangan semangat.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;” Baiklah, saya akan carikan tamu lainnya. Tapi sebaiknya anda ikut saya. Tolong kancing baju anda disingkapkan sedikit. Agar ada sesuatu yang memancing mata orang untuk membeli. ” kata petugas satpam itu dengan agak kesal.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Wanita itu tak peduli dengan saran petugas satpam itu tapi tetap mengikuti langkah petugas satpam itu memasuki lift.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Pintu kamar hotel itu terbuka. Dari dalam nampak pria bermata sipit agak berumur tersenyum menatap mereka berdua.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;” Ini yang saya maksud, tuan. Apakah tuan berminat? ” Kata petugas satpam itu dengan sopan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Pria bermata sipit itu menatap dengan seksama ke sekujur tubuh wanita itu …&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;” Berapa? ” Tanya pria itu kepada wanita itu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;” Setinggi-tingginya ” Jawab wanita itu dengan tegas.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;” Berapa harga tertinggi yang sudah ditawar orang? ” Kata pria itu kepada sang petugas satpam.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;” Rp 6 juta, tuan ”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;” Kalau begitu saya berani dengan harga Rp. 7 juta untuk semalam. ”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Wanita itu terdiam.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Petugas satpam itu memandang ke arah wanita itu dan berharap ada jawaban bagus dari wanita itu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;” Bagaimana? ” tanya pria itu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;”Saya ingin lebih tinggi lagi …” Kata wanita itu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Petugas satpam itu tersenyum kecut.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;” Bawa pergi wanita ini. ” Kata pria itu kepada petugas satpam sambil menutup pintu kamar dengan keras.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;” Nona, anda telah membuat saya kesal. Apakah anda benar benar ingin menjual? ”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;” Tentu! ”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;” Kalau begitu mengapa anda menolak harga tertinggi itu … ”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;” Saya minta yang lebih tinggi lagi …”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Petugas satpam itu menghela napas panjang. Seakan menahan emosi. Dia pun tak ingin kesempatan ini hilang.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Dicobanya untuk tetap membuat wanita itu merasa nyaman bersamanya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;” Kalau begitu, kamu tunggu di tempat tadi saja, ya. Saya akan mencoba mencari penawar yang lainnya. ”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Di lobi hotel, petugas satpam itu berusaha memandang satu per satu pria yang ada. Berusaha mencari langganan yang biasa memesan wanita melaluinya. Sudah sekian lama, tak ada yang nampak dikenalnya. Namun, tak begitu jauh dari hadapannya ada seorang pria yang sedang berbicara lewat telepon genggamnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;”Bukankah kemarin saya sudah kasih kamu uang 25 juta Rupiah. Apakah itu tidak cukup?” Terdengar suara pria itu berbicara.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Wajah pria itu nampak masam seketika&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;” Datanglah kemari. Saya tunggu. Saya kangen kamu. Kan sudah seminggu lebih kita engga ketemu, ya sayang?! ”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Kini petugas satpam itu tahu, bahwa pria itu sedang berbicara dengan wanita.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Kemudian, dilihatnya, pria itu menutup teleponnya. Ada kekesalan di wajah pria itu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Dengan tenang, petugas satpam itu berkata kepada Pria itu: ” Pak, apakah anda butuh wanita … Huh ”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Pria itu menatap sekilas kearah petugas satpam dan kemudian memalingkan wajahnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;” Ada wanita yang duduk disana, ” Petugas satpam itu menujuk kearah wanita tadi.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Petugas satpam itu tak kehilangan akal untuk memanfaatkan peluang ini.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;“Dia masih perawan..”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Pria itu mendekati petugas satpam itu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Wajah mereka hanya berjarak setengah meter. ” Benarkah itu? ”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;” Benar, pak. ”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;” Kalau begitu kenalkan saya dengan wanita itu … ”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;” Dengan senang hati. Tapi, pak …Wanita itu minta harga setinggi tingginya.”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;” Saya tidak peduli … ” Pria itu menjawab dengan tegas.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Pria itu menyalami hangat wanita itu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;” Bapak ini siap membayar berapapun yang kamu minta. Nah, sekarang seriuslah ….” Kata petugas satpam itu dengan nada kesal.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;” Mari kita bicara di kamar saja.” Kata pria itu sambil menyisipkan uang kepada petugas satpam itu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Wanita itu mengikuti pria itu menuju kamarnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Di dalam kamar …&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;” Beritahu berapa harga yang kamu minta? ”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;” Seharga untuk kesembuhan ibu saya dari penyakit ”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;” Maksud kamu? ”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;” Saya ingin menjual satu satunya harta dan kehormatan saya untuk kesembuhan ibu saya. Itulah cara saya berterima kasih …. ”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;” Hanya itu …”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;” Ya …! ”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Pria itu memperhatikan wajah wanita itu. Nampak terlalu muda untuk menjual kehormatannya. Wanita ini tidak menjual cintanya. Tidak pula menjual penderitaannya. Tidak! Dia hanya ingin tampil sebagai petarung gagah berani di tengah kehidupan sosial yang tak lagi gratis. Pria ini sadar, bahwa di hadapannya ada sesuatu kehormatan yang tak ternilai. Melebihi dari kehormatan sebuah perawan bagi wanita. Yaitu keteguhan untuk sebuah pengorbanan tanpa ada rasa sesal. Wanta ini tidak melawan gelombang laut melainkan ikut kemana gelombang membawa dia pergi. Ada kepasrahan diatas keyakinan tak tertandingi. Bahwa kehormatan akan selalu bernilai dan dibeli oleh orang terhormat pula dengan cara-cara terhormat.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;” Siapa nama kamu? ”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;” Itu tidak penting. Sebutkanlah harga yang bisa bapak bayar … ” Kata wanita itu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;” Saya tak bisa menyebutkan harganya. Karena kamu bukanlah sesuatu yang pantas ditawar. ”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;”Kalau begitu, tidak ada kesepakatan! ”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;” Ada ! ” Kata pria itu seketika.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;” Sebutkan! ”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;” Saya membayar keberanianmu. Itulah yang dapat saya beli dari kamu. Terimalah uang ini. Jumlahnya lebih dari cukup untuk membawa ibumu ke rumah sakit. Dan sekarang pulanglah … ” Kata pria itu sambil menyerahkan uang dari dalam tas kerjanya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;” Saya tidak mengerti …”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;” Selama ini saya selalu memanjakan istri simpanan saya. Dia menikmati semua pemberian saya tapi dia tak pernah berterima kasih. Selalu memeras. Sekali saya memberi maka selamanya dia selalu meminta. Tapi hari ini, saya bisa membeli rasa terima kasih dari seorang wanita yang gagah berani berkorban bagi orang tuanya. Ini suatu kehormatan yang tak ada nilainya bila saya bisa membayar …”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;” Dan, apakah bapak ikhlas…? ”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;” Apakah uang itu kurang? ”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;” Lebih dari cukup, pak … ”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;” Sebelum kamu pergi, boleh saya bertanya satu hal? ”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;” Silahkan …”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;” Mengapa kamu begitu beraninya … ”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;” Siapa bilang saya berani. Saya takut pak … Tapi lebih dari seminggu saya berupaya mendapatkan cara untuk membawa ibu saya ke rumah sakit dan semuanya gagal. Ketika saya mengambil keputusan untuk menjual kehormatan saya maka itu bukanlah karena dorongan nafsu. Bukan pula pertimbangan akal saya yang `bodoh` … Saya hanya bersikap dan berbuat untuk sebuah keyakinan … ”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;” Keyakinan apa? ”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;” Jika kita ikhlas berkorban untuk ibu atau siapa saja, maka Tuhan lah yang akan menjaga kehormatan kita … ” Wanita itu kemudian melangkah keluar kamar.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Sebelum sampai di pintu wanita itu berkata:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;” Lantas apa yang bapak dapat dari membeli ini … ”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;” Kesadaran… ”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;.. . .&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Di sebuah rumah di pemukiman kumuh. Seorang ibu yang sedang terbaring sakit dikejutkan oleh dekapan hangat anaknya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;” Kamu sudah pulang, nak ”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;” Ya, bu … ”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;” Kemana saja kamu, nak … Huh”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;” Menjual sesuatu, bu … ”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;” Apa yang kamu jual?” Ibu itu menampakkan wajah keheranan. Tapi wanita muda itu hanya tersenyum …&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Hidup sebagai yatim lagi miskin terlalu sia-sia untuk diratapi di tengah kehidupan yang serba pongah ini. Di tengah situasi yang tak ada lagi yang gratis. Semua orang berdagang. Membeli dan menjual adalah keseharian yang tak bisa dielakan. Tapi Tuhan selalu memberi tanpa pamrih, tanpa perhitungan….&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;” Kini saatnya ibu untuk berobat … ”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Digendongnya ibunya dari pembaringan, sambil berkata: ” Tuhan telah membeli yang saya jual… ”.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Taksi yang tadi ditumpanginya dari hotel masih setia menunggu di depan rumahnya. Dimasukannya ibunya ke dalam taksi dengan hati-hati dan berkata kepada supir taksi: ” Antar kami kerumah sakit …”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/justify&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8677813543199368076-912485867827114047?l=celestinefile.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://celestinefile.blogspot.com/feeds/912485867827114047/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8677813543199368076&amp;postID=912485867827114047&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8677813543199368076/posts/default/912485867827114047'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8677813543199368076/posts/default/912485867827114047'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://celestinefile.blogspot.com/2009/08/story-dijual-keperawanan-siapa-yang-mau.html' title='Story : Dijual Keperawanan, Siapa yang mau beli ?'/><author><name>Blog Author</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_VII2bziri2M/SjCekgg1O-I/AAAAAAAAADg/gIKsYmJDSCo/S220/Copy+of+100_0774.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8677813543199368076.post-6371348469885149148</id><published>2009-08-22T20:30:00.003+07:00</published><updated>2009-08-22T21:09:59.037+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Honest'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Forgive'/><title type='text'>True Story : Bullying selalu ada di setiap masa</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 153, 0);font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Courtesy by : Irfa Hudaya Ekawati&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;"Bunda, di kelasku ada anak laki-laki yang nakal sekali," certa Anya suatu sore. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;"Nakal kenapa?" aku mencoba menanggapinya sewajarnya, maklum, kadang anak yang tidak sependapat dengan Anya dikatakan nakal olehnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;"Aku kemarin dipukul," katanya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;"Apanya?"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;"kepalaku."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;"Kalau Anya dipukul, bilang ma temanmu 'aku nggak mau dipukul' gitu."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;"Aku dah bilang, tapi dia trus nendang aku."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;"Ditendang apanya?"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;"v*****ku. Sakit sekali je."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Aku kaget, kok dia baru cerita sekarang.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;"Trus kamu gimana?"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;"Aku bilang, 'sakit tau'."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;"Kalau udah kamu bilangin ga mau berhenti, hindarin aja."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;"Udah... aku udah pergi malah ngikutin aku."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;"Trus kamu gimana?"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;"Aku bilang,'nek kamu masih nakal ganti tak pukul lho' trus dia ngece (&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-family: trebuchet ms;"&gt;melecehkan&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;) aku."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;justify&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Aku masih bersyukur, Anya masih bisa melawan, walau baru sebatas verbal saja. Tapi setidaknya dia punya pertahanan diri dari bullying yang dialaminya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Aku tak bisa membayangkan jika Anya tak punya nyali untuk melawan. Aku takut dia mengalami hal seperti yang dialami temanku di masa remaja.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Seorang teman, dia anak pindahan dari daerah lain. Dia cantik, tutur katanya halus, pintar, punya potensi disukai banyak orang. Dan memang beberapa teman cowok suka dengannya. Tapi dia mengalami apa yang sekarang dinamakan bullying. Banyak teman perempuan kala itu memusuhinya, tanpa dia tahu penyebabnya. Dia berusaha manis dengan orang lain, tetapi yang dia dapat begitu banyak luka. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Tak banyak teman yang bersikap manis padanya. Begitu juga aku. Walau aku tak secara langsung memusuhinya, tapi aku juga tak begitu akrab dengannya, tak bermanis-manis padanya. Aku tak mau ikut dikucilkan karena aku berteman dengannya. Padahal aku sendiri juga tak melihat kesalahannya. Apakah karena kemampuannya itukah yang membuat kami tidak menyukainya? Aku tak tahu jawabannya karena saat lulusan aku tak tahu kabarnya, dan aku juga tak ingin tahu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Facebook mempertemukan kami kembali. Sebentuk luka yang pernah tertoreh padanya kembali muncul kala kami membuka diri. Betapa aku ingin menangis kala dia menyebut dirinya 'public enemy'. Dia merasa kesepian ditengah keramaian. Sungguh menyesakkan jiwa. Air mataku sempat menetes kala dia bercerita perasaannya saat itu. Aku bisa merasakan luka itu. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Sangat jelas, bahwa luka itu sangat mempengaruhi jiwanya. Tapi yang patut disyukuri, dia bisa mengambil hikmah dari apa yang pernah dia rasakan, dia dapatkan. Walau yang dia dapatkan hanya kesuraman belaka. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Aku berpikir, bagaimana jika hal itu dialami Anyaku? Aku tak sanggup membayangkan. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Salut untuk temanku, teman remajaku, dia membiarkan semuanya pergi, tak perlu mengenangnya, dan dia memaafkan orang-orang yang pernah menyakitinya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Untuk temanku, ini wujud permintaan maafku.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/justify&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8677813543199368076-6371348469885149148?l=celestinefile.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://celestinefile.blogspot.com/feeds/6371348469885149148/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8677813543199368076&amp;postID=6371348469885149148&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8677813543199368076/posts/default/6371348469885149148'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8677813543199368076/posts/default/6371348469885149148'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://celestinefile.blogspot.com/2009/08/true-story-bullying-selalu-ada-di.html' title='True Story : Bullying selalu ada di setiap masa'/><author><name>Blog Author</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_VII2bziri2M/SjCekgg1O-I/AAAAAAAAADg/gIKsYmJDSCo/S220/Copy+of+100_0774.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8677813543199368076.post-8687281233471736025</id><published>2009-08-17T22:24:00.006+07:00</published><updated>2009-08-17T22:42:02.042+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Inspiring'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Enthusiasm'/><title type='text'>True Story : Kisah Perjuangan Hidup Bu Muslimah - Guru Laskar Pelangi</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 153, 0);font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Courtesy @ http://www.yauhui.net/&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;justify&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Sudah 64 tahun yang lalu Indonesia memproklamasikan kemerdekaannya lewat duet Soekarno - Hatta. Namun sekian lamanya, perjuangan memperoleh kemerdekaan hakiki bagi setiap warga negara, belumlah usai. Kemiskinan, kelaparan, penggusuran, keterbelakangan, keterpencilan, dan masalah-masalah kemerdekaan hakiki lainnya masih membelit bangsa ini. Salah satunya tercetak dalam perjuangan Ibu Muslimah dalam mendidik murid-muridnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Namanya sudah tercetak abadi di salah satu buku bestseller di negeri ini - Laskar Pelangi. Tapi Muslimah Hafsari tidak pernah meminta apapun. Bahkan ia lebih memilih meninggalkan pesan, “Kalau kita sudah tinggi, tidak usah disanjung-sanjung. Nanti jatuh ke buminya lebih jauh lagi.”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;a style="font-family: trebuchet ms;" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_VII2bziri2M/Sol41YpCnTI/AAAAAAAAARQ/TLvKXe8irw0/s1600-h/muslimah.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px; height: 170px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_VII2bziri2M/Sol41YpCnTI/AAAAAAAAARQ/TLvKXe8irw0/s200/muslimah.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5370956889159015730" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;“Saya sudah tiga puluh tahun lebih berpisah dengan Andrea, sejak dia lulus SD. Baru lima tahun lalu dia main ke rumah, dan saya sempat tidak mengenalinya,” kenang Muslimah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Baru setelah Andrea menyebutkan nama teman-temannya sewaktu SD, Muslimah mulai teringat.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;“Dia juga tunjukkan foto-foto dari Aceh. Ada satu gambar dimana dia ada di depan rumah yang bagus sekali. Dia bilang itu rumah Cut Nyak Dien. Rumah ini sekelilingnya hancur, tapi rumah ini tergores pun tidak. Dan dia bilang, begitu dia duduk-duduk di bawah bangunan itu, dia langsung teringat saya. Dia bilang dia tidak bisa menahan tangis, karena ia menganggap saya anggap seperti figur Cut Nyak Dien!” ujar Muslimah dengan nada tinggi di akhir kalimat.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;“Katanya saya seperti sosok pahlawan baginya. Saya pikir kok berlebihan, saya hanya manusia biasa.” - papar Bu Muslimah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a style="font-family: trebuchet ms;" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_VII2bziri2M/Sol5RQnRTQI/AAAAAAAAARY/mFx84wNrFVI/s1600-h/muslimah01.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 154px; height: 200px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_VII2bziri2M/Sol5RQnRTQI/AAAAAAAAARY/mFx84wNrFVI/s200/muslimah01.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5370957368040443138" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Ya, nada tinggi itu muncul karena Muslimah merasa benar-benar tidak pantas dibandingkan dengan pahlawan nasional itu. Tapi Andrea bersikeras, dan akhirnya Muslimah pun tak bisa berkata apa-apa lagi. Apalagi ketika Andrea mengaku bahwa ia membuat buku khusus untuk ibu gurunya ini.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;“Saya menanyakan pada Andrea, kenapa kisah ini harus ditulis ? Andrea menjawab, novel ini sebagai bentuk penghargaannya kepada saya” - ucap Bu Muslimah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;“Ketika itu, saya sudah mau menangis. Terperangah, anak sekecil dia kok bisa membaca keprihatinan gurunya,” kenang perempuan yang sudah memiliki tiga cucu ini.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Muslimah tidak pernah menduga kisah hidupnya akan menginspirasi jutaan orang. Tak pernah pula ia menduga, figurnya akan diangkat ke layar lebar hingga mendapat apresiasi dari pemerintah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Dalam perbincangan, Bu Mus menggambarkan kondisi SD Muhammadiyah Gantong semasa ia masih muda. “Sedikit berbeda dengan yang di film. SD Muhammadiyah Gantong dulu atapnya dari kayu bulin yang dipotong kecil-kecil, ukurannya kurang lebih delapan kali 30 senti disusun kecil-kecil. Kalau terkena panas hujan berkepanjangan atapnya berlubang dan bisa jatuh satu demi satu. Dindingnya terbuat dari papan, dipasang melintang-lintang, kalau kena panas dan hujan lama-lama rontok juga. Kalau musim hujan, kambing-kambing pada masuk. Ruang kelas kami jadi kandang. Keesokan harinya, saya dan anak-anak memberihkan kotoran kambing. Ruang kelas kami bau,” cerita Bu Mus. Kondisi seperti ini dijalani dan menguji kesabarannya setiap hari.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a style="font-family: trebuchet ms;" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_VII2bziri2M/Sol5oLXJ9WI/AAAAAAAAARg/xDFPP_2-Www/s1600-h/laskar_pelangi-1.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px; height: 134px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_VII2bziri2M/Sol5oLXJ9WI/AAAAAAAAARg/xDFPP_2-Www/s200/laskar_pelangi-1.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5370957761767667042" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Lama-lama Bu Muslimah seperti merangkak di jalan Zaman. Sebagai manusia, ia nyaris patah orang. Betapa tidak, setiap kali mencurahkan perasaannya kepada kawan dan memohon bantuan ke kantor-kantor institusi tertentu, jawaban inilah yang diterimanya. “Sudahlah Mus, kalau anak-anak tak mampu itu tak mampu lagi melanjutkan sekolah, bubarkan saja!” Atau ada pula yang menjawab tak kalah ketus. “Sudahlah Mus! Kalau saya kaya, pasti akan saya bantu“. “Saya sadar mereka juga sibuk dengan urusan pekerjaan masing-masing, tapi jujur jawaban itu membuat hati saya terasa sesak“, kenangnya menahan haru.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;“Untungnya ada beberapa simpatisan Muhammadiyah, seperti Pak Zukarnaen yang tergerak hati menyumbang satu atau dua kilo beras.” - sambung Bu Mus. Kami pun penasaran dengan gaji Bu Mus waktu mengajar Andrea kecil. “Waktu itu gajinya 4000 rupiah. Itupun tergantung iuran anak-anak. Kadang malah tidak dapat gaji karena saya bagi dengan teman-teman sejawat yang selama ini menyokong. Lagi pula saya masih punya penghasilan dari menjahit baju. Selesai mengajar, saya menjahit baju pesanan orang sampai sore. Belum lagi kalau sedang ramai atau menjelang Lebaran, baru selesai jam satu malam.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Kehadiran Muslimah Hafsari mungkin sangat berkesan di hati murid-muridnya. Tapi tentunya ia juga punya tokoh panutan sendiri. Orang yang membuatnya bisa bertahan melewati segala aral rintangan untuk membagikan ilmu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;“Contoh terbaik datang dari ayah saya. Ketika ia sudah tidak kuat lagi keluar rumah dan mulai sakit-sakitan, banyak sekali muridnya yang menyayangkan ia tak bisa lagi mengajar mereka. Tapi kalau diajak ngobrol tentang mengajar, beliau masih bersemangat. Jadi saya berpikir, ayah saya sampai detik terakhir hidupnya, masih mau memberikan ilmu. Jadi mungkin saya juga begitu. Jalanilah selama saya masih mampu,” ujar Muslimah pelan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Dan dari pengalaman hidupnya yang kaya, Muslimah ingin membagi satu hal penting yang selalu dijunjungnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;“Untuk guru-guru sekarang, janganlah sekali-kali kita menyakiti anak, baik fisik maupun batinnya. Murid mengenang guru seumur hidup. Kalau kita menyakiti perasannya, dia mungkin akan benci selamanya. Tapi kalau kita memberi sesuatu yang berkesan, ya inilah kenyataannya,” ujarnya sambil menunjuk buku Laskar Pelangi yang didekasikan Andrea untuk guru yang luar biasa ini.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Bagi Bu Mus tak ada hal yang lebih membanggakan selain melihat murid-muridnya berhasil mengejar pelanginya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/justify&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8677813543199368076-8687281233471736025?l=celestinefile.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://celestinefile.blogspot.com/feeds/8687281233471736025/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8677813543199368076&amp;postID=8687281233471736025&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8677813543199368076/posts/default/8687281233471736025'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8677813543199368076/posts/default/8687281233471736025'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://celestinefile.blogspot.com/2009/08/true-story-kisah-perjuangan-hidup-bu.html' title='True Story : Kisah Perjuangan Hidup Bu Muslimah - Guru Laskar Pelangi'/><author><name>Blog Author</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_VII2bziri2M/SjCekgg1O-I/AAAAAAAAADg/gIKsYmJDSCo/S220/Copy+of+100_0774.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_VII2bziri2M/Sol41YpCnTI/AAAAAAAAARQ/TLvKXe8irw0/s72-c/muslimah.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8677813543199368076.post-4053573770132241571</id><published>2009-08-15T01:41:00.003+07:00</published><updated>2009-08-15T01:48:02.777+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Grateful'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Love'/><title type='text'>Story : Just Five More Minutes</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 153, 0);font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Courtesy @ http://www.inspirationalstories.com/&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;justify&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;While at the park one day, a woman sat down next to a man on a bench near a playground.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;“That’s my son over there,” she said, pointing to a little boy in a red sweater who was gliding down the slide.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;“He’s a fine looking boy” the man said. “That’s my daughter on the bike in the white dress.”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Then, looking at his watch, he called to his daughter. “What do you say we go, Melissa?”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Melissa pleaded, “Just five more minutes, Dad. Please... Just five more minutes.”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;The man nodded and Melissa continued to ride her bike to her heart’s content. Minutes passed and the father stood and called again to his daughter. “Time to go now?”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Again Melissa pleaded, “Five more minutes, Dad. Just five more minutes.”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;The man smiled and said, “OK.”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;“My, you certainly are a patient father,” the woman responded.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;The man smiled and then said, “Her older brother Tommy was killed by a drunk driver last year while he was riding his bike near here. I never spent much time with Tommy and now I’d give anything for just five more minutes with him. I’ve vowed not to make the same mistake with Melissa.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;She thinks she has five more minutes to ride her bike. The truth is, I get Five more minutes to watch her play.”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;center&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Life is all about making priorities, what are your priorities?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Give someone you love 5 more minutes of your time today! &lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;/center&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/justify&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8677813543199368076-4053573770132241571?l=celestinefile.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://celestinefile.blogspot.com/feeds/4053573770132241571/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8677813543199368076&amp;postID=4053573770132241571&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8677813543199368076/posts/default/4053573770132241571'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8677813543199368076/posts/default/4053573770132241571'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://celestinefile.blogspot.com/2009/08/story-just-five-more-minutes.html' title='Story : Just Five More Minutes'/><author><name>Blog Author</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_VII2bziri2M/SjCekgg1O-I/AAAAAAAAADg/gIKsYmJDSCo/S220/Copy+of+100_0774.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8677813543199368076.post-1506224337881058624</id><published>2009-08-15T01:06:00.003+07:00</published><updated>2009-08-15T01:13:16.361+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Faith'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Grateful'/><title type='text'>Poem : Puisi terakhir WS Rendra</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 153, 0);font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Courtesy : Simon Rivian&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Sering kali aku berkata, ketika orang memuji milikku,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;bahwa sesungguhnya ini hanya titipan,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;bahwa mobilku hanya titipan Nya,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;bahwa rumahku hanya titipan Nya,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;bahwa hartaku hanya titipan Nya,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;bahwa putraku hanya titipan Nya,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;tetapi, mengapa aku tak pernah bertanya, mengapa Dia menitipkan padaku?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Untuk apa Dia menitipkan ini pada ku?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Dan kalau bukan milikku, apa yang harus kulakukan untuk milik Nya ini?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Adakah aku memiliki hak atas sesuatu yang bukan milikku?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Mengapa hatiku justru terasa berat, ketika titipan itu diminta kembali oleh-Nya ?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Ketika diminta kembali, kusebut itu sebagai musibah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;kusebut itu sebagai ujian, kusebut itu sebagai petaka,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;kusebut dengan panggilan apa saja untuk melukiskan bahwa itu adalah derita.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Ketika aku berdoa, kuminta titipan yang cocok dengan hawa nafsuku,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;aku ingin lebih banyak harta,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;ingin lebih banyak mobil,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;lebih banyak rumah,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;lebih banyak popularitas,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;dan kutolak sakit, kutolak kemiskinan,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Seolah semua "derita" adalah hukuman bagiku.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Seolah keadilan dan kasih Nya harus berjalan seperti matematika :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;aku rajin beribadah, maka selayaknyalah derita menjauh dariku, dan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Nikmat dunia kerap menghampiriku.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Kuperlakukan Dia seolah mitra dagang, dan bukan Kekasih.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Kuminta Dia membalas "perlakuan baikku", dan menolak keputusanNya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;yang tak sesuai keinginanku,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Gusti, padahal tiap hari kuucapkan, hidup dan matiku hanyalah untuk beribadah...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;"ketika langit dan bumi bersatu, bencana dan keberuntungan sama saja"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms; font-style: italic; color: rgb(0, 153, 0); font-weight: bold;"&gt;(WS Rendra)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8677813543199368076-1506224337881058624?l=celestinefile.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://celestinefile.blogspot.com/feeds/1506224337881058624/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8677813543199368076&amp;postID=1506224337881058624&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8677813543199368076/posts/default/1506224337881058624'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8677813543199368076/posts/default/1506224337881058624'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://celestinefile.blogspot.com/2009/08/poem-puisi-terakhir-ws-rendra.html' title='Poem : Puisi terakhir WS Rendra'/><author><name>Blog Author</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_VII2bziri2M/SjCekgg1O-I/AAAAAAAAADg/gIKsYmJDSCo/S220/Copy+of+100_0774.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8677813543199368076.post-8847827178420776393</id><published>2009-08-13T22:50:00.002+07:00</published><updated>2009-08-13T22:56:47.329+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Faith'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Love'/><title type='text'>Story : Sebuah Kursi Kosong</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 153, 0);font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Courtesy by : H Lustin&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;justify&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Seorang gadis mengundang pastor Paroki untuk datang ke rumahnya mendoakan ayahnya yang sedang sakit.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Pada waktu pastor datang, ia mendapati seorang bapak tua yang sedang berbaring lemah di tempat tidur, dan sebuah kursi kosong di depannya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;“Tentu anda telah menanti saya”, kata si Pastor.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;“Tidak, siapakah anda?”, tanya bapak itu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Pastorpun memperkenalkan diri dan berkata, “Saya melihat kursi kosong ini, saya kira Bapak sudah tahu kalau saya akan datang.”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;“Oo, kursi itu,” kata si Bapak,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;“Maukah anda menutup pintu kamar itu?”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Sambil bertanya-tanya dalam hati, Pastorpun menutup pintu kamar.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;“Saya mempunyai sebuah rahasia, tidak ada seorangpun yang mengetahuinya, bahkan putri tunggal sayapun tidak tahu,” kata si Bapak. “Seumur hidupku saya tidak pernah tahu bagaimana caranya berdoa. Di gereja saya pernah mendengarkan kotbah Pastor tentang bagaimana caranya berdoa, tapi semuanya itu berlalu begitu saja dari kepala saya.”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;“Semua cara sudah saya coba, tapi selalu gagal,” lanjut si Bapak, “Sampai pada suatu hari, tepatnya 4 tahun yang lalu, seorang sahabat karib saya mengajari suatu cara yang amat sederhana untuk dapat bercakap-cakap dengan Yesus.”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;“Dia mengajari saya begini : duduklah di kursi, letakkan sebuah kursi kosong di depanmu, lalu bayangkan Yesus duduk di atas kursi tersebut. Ini bukan hantuNya lho, karena Ia telah berjanji “akan senantiasa besertamu”, kemudian berbicaralah biasa seperti halnya kamu sedang bercakap-cakap dengan saya saat ini.”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;“Sayapun mencoba cara yang diberikan teman saya itu, dan sayapun dapat menikmatinya. Setiap hari saya melakukannya sampai beberapa jam. Semuanya itu saya lakukan secara sembunyi-sembunyi, agar putri saya tidak menganggap saya gila kalau melihat saya bercakap-cakap dengan kursi kosong."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Si Pastor sangat tersentuh akan cerita Bapak itu, dan memberi dorongan agar si Bapak tetap melanjutkan kebiasaan berdoa tersebut. Setelah berdoa bersama, dan memberinya Sakramen Perminyakan, Pastorpun pulang.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Dua hari kemudian, si gadis memberitahu Pastor kalau ayahnya telah meninggal tadi siang.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;“Apakah ia meninggal dengan damai?” tanya si Pastor. “Ya, waktu saya pamit untuk membeli beberapa keperluan ke toko siang itu, ayah memanggil saya dan mengatakan bahwa ia sangat mencintai saya, lalu mencium kedua pipi saya. Satu jam kemudian, pada waktu saya pulang dari berbelanja, saya mendapati ayah sudah meninggal.”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;“Tapi ada suatu kejadian yang aneh waktu ayah meninggal. Ia meninggal dalam posisi duduk di atas tempat tidur dengan kepala tersandar pada kursi kosong yang ada di sebelah tempat tidur. Bagaimana pendapat Pastor? "&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Sambil mengusap air matanya, Pastorpun berkata, “Saya berharap kita semua kelak dapat meninggal dengan cara itu.” &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/justify&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8677813543199368076-8847827178420776393?l=celestinefile.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://celestinefile.blogspot.com/feeds/8847827178420776393/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8677813543199368076&amp;postID=8847827178420776393&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8677813543199368076/posts/default/8847827178420776393'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8677813543199368076/posts/default/8847827178420776393'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://celestinefile.blogspot.com/2009/08/story-sebuah-kursi-kosong.html' title='Story : Sebuah Kursi Kosong'/><author><name>Blog Author</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_VII2bziri2M/SjCekgg1O-I/AAAAAAAAADg/gIKsYmJDSCo/S220/Copy+of+100_0774.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8677813543199368076.post-4328922057390171590</id><published>2009-08-13T19:41:00.003+07:00</published><updated>2009-08-13T19:47:41.439+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Respect'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Grateful'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Love'/><title type='text'>True Story :  Jangan Benci Aku, Mama…</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 153, 0);font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Courtesy by : Hendry Filcozwei @ www.rekoris.co.cc&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;justify&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;True Story from North Ireland,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Dua puluh tahun yang lalu saya melahirkan seorang anak laki-laki, wajahnya lumayan tampan namun terlihat agak bodoh. Sam, suamiku, memberinya nama Eric. Semakin lama semakin nampak jelas bahwa anak ini memang agak terbelakang. Saya berniat memberikannya kepada orang lain saja untuk dijadikan budak atau pelayan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Namun Sam mencegah niat buruk itu. Akhirnya terpaksa saya membesarkannya juga. Di tahun kedua setelah Eric dilahirkan, saya pun melahirkan kembali seorang anak perempuan yang cantik mungil. Saya menamainya Angelica. Saya sangat menyayangi Angelica, demikian juga Sam. Seringkali kami mengajaknya pergi ke taman hiburan &amp;amp; membelikannya pakaian anak-anak yang indah-indah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Namun tidak demikian halnya dengan Eric. Ia hanya memiliki beberapa stel pakaian butut. Sam berniat membelikannya, namun saya selalu melarangnya dengan dalih penghematan uang keluarga. Sam selalu menuruti perkataan saya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Saat usia Angelica 2 tahun Sam meninggal dunia. Eric sudah berumur 4 tahun kala itu. Keluarga kami menjadi semakin miskin dengan hutang yang semakin menumpuk. Akhirnya saya mengambil tindakan yang akan membuat saya menyesal seumur hidup. Saya pergi meninggalkan kampung kelahiran saya beserta Angelica. Eric yang sedang tertidur lelap saya tinggalkan begitu saja.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Kemudian saya tinggal di sebuah gubuk setelah rumah kami laku terjual untuk membayar hutang. Setahun, 2 tahun, 5 tahun, 10 tahun.. telah berlalu sejak kejadian itu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Saya telah menikah kembali dengan Brad, seorang pria dewasa. Usia pernikahan kami telah menginjak tahun kelima. Berkat Brad, sifat-sifat buruk saya yang semula pemarah, egois, dan tinggi hati, berubah sedikit demi sedikit menjadi lebih sabar dan penyayang.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Angelica telah berumur 12 tahun dan kami menyekolahkan dia di asrama putri sekolah perawatan. Tidak ada lagi yang ingat tentang Eric dan tidak ada lagi yang mengingatnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Sampai suatu malam. Malam di mana saya bermimpi tentang seorang anak.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Wajahnya agak tampan namun tampak pucat sekali. Ia melihat ke arah saya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Sambil tersenyum ia berkata,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;"Tante, Tante kenal mama saya? Saya lindu cekali pada Mommy!"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Setelah berkata demikian ia mulai beranjak pergi, namun saya menahannya,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;"Tunggu..., sepertinya saya mengenalmu. Siapa namamu anak manis?"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;"Nama saya Elic, Tante."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;"Eric? Eric... Ya Tuhan! Kau benar-benar Eric?"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Saya langsung tersentak dan bangun. Rasa bersalah, sesal dan berbagai perasaan aneh lainnya menerpa diri saya saat itu juga.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Tiba-tiba terlintas kembali kisah ironis yang terjadi dulu seperti sebuah film yang diputar di kepala saya. Baru sekarang saya menyadari betapa jahatnya perbuatan saya dulu. Rasanya seperti mau mati saja saat itu. Ya, saya harus mati..., mati..., mati... Ketika tinggal seinchi jarak pisau yang akan saya goreskan ke pergelangan tangan, tiba-tiba bayangan Eric melintas kembali di pikiran saya. Ya Eric, Mommy akan menjemputmu Eric...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Sore itu saya memarkir mobil biru saya di samping sebuah gubuk, dan Brad dengan pandangan heran menatap saya dari samping. "Mary, apa yang sebenarnya terjadi?"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;"Oh, Brad, kau pasti akan membenciku setelah saya menceritakan hal yang telah saya lakukan dulu." tetapi aku menceritakannya juga dengan terisak-isak. ..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Ternyata Tuhan sungguh baik kepada saya. Ia telah memberikan suami yang begitu baik dan penuh pengertian. Setelah tangis saya reda, saya keluar dari mobil diikuti oleh Brad dari belakang. Mata saya menatap lekat pada gubuk yang terbentang dua meter dari hadapan saya. Saya mulai teringat betapa gubuk itu pernah saya tempati beberapa tahun lamanya dan Eric.. Eric...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Saya meninggalkan Eric di sana 10 tahun yang lalu. Dengan perasaan sedih saya berlari menghampiri gubuk tersebut dan membuka pintu yang terbuat dari bambu itu. Gelap sekali... Tidak terlihat sesuatu apa pun!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Perlahan mata saya mulai terbiasa dengan kegelapan dalam ruangan kecil itu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Namun saya tidak menemukan siapa pun juga di dalamnya. Hanya ada sepotong kain butut tergeletak di lantai tanah. Saya mengambil seraya mengamatinya dengan seksama... Mata saya mulai berkaca-kaca, saya mengenali potongan kain tersebut sebagai bekas baju butut yang dulu dikenakan Eric sehari-harinya. .. Beberapa saat kemudian, dengan perasaan yang sulit dilukiskan, saya pun keluar dari ruangan itu... Air mata saya mengalir dengan deras. Saat itu saya hanya diam saja. Sesaat kemudian saya dan Brad mulai menaiki mobil untuk meninggalkan tempat tersebut. Namun, saya melihat seseorang di belakang mobil kami. Saya sempat kaget sebab suasana saat itu gelap sekali. Kemudian terlihatlah wajah orang itu yang demikian kotor.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Ternyata ia seorang wanita tua. Kembali saya tersentak kaget manakala ia tiba-tiba menegur saya dengan suaranya yang parau.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;"Heii...! Siapa kamu?! Mau apa kau ke sini?!"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Dengan memberanikan diri, saya pun bertanya, "Ibu, apa ibu kenal dengan seorang anak bernama Eric yang dulu tinggal di sini?"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Ia menjawab, "Kalau kamu ibunya, kamu sungguh perempuan terkutuk! Tahukah kamu, 10 tahun yang lalu sejak kamu meninggalkannya di sini, Eric terus menunggu ibunya dan memanggil, 'Mommy..., Mommy!' Karena tidak tega, saya terkadang memberinya makan &amp;amp; mengajaknya tinggal bersama saya. Walaupun saya orang miskin dan hanya bekerja sebagai pemulung sampah, namun saya tidak akan meninggalkan anak saya seperti itu! Tiga bulan yang lalu Eric meninggalkan secarik kertas ini. Ia belajar menulis setiap hari selama bertahun-tahun hanya untuk menulis ini untukmu..."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Saya pun membaca tulisan di kertas itu...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;"Mommy, mengapa Mommy tidak pernah kembali lagi...? Mommy marah sama Eric, ya? Mom, biarlah Eric yang pergi saja, tapi Mommy harus berjanji kalau Mommy tidak akan marah lagi sama Eric. Bye, Mom..."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Saya menjerit histeris membaca surat itu. "Bu, tolong katakan... katakan di mana ia sekarang? Saya berjanji akan meyayanginya sekarang!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Saya tidak akan meninggalkannya lagi, Bu! Tolong katakan..!!"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Brad memeluk tubuh saya yang bergetar keras.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;"Nyonya, semua sudah terlambat. Sehari sebelum nyonya datang, Eric telah meninggal dunia. Ia meninggal di belakang gubuk ini. Tubuhnya sangat kurus, ia sangat lemah. Hanya demi menunggumu ia rela bertahan di belakang gubuk ini tanpa ia berani masuk ke dalamnya. Ia takut apabila Mommy-nya datang, Mommy-nya akan pergi lagi bila melihatnya ada di dalam sana ... Ia hanya berharap dapat melihat Mommy-nya dari belakang gubuk ini... Meskipun hujan deras, dengan kondisinya yang lemah ia terus bersikeras menunggu Nyonya disana. Nyonya, dosa Anda tidak terampuni!"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Saya kemudian pingsan dan tidak ingat apa-apa lagi.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/justify&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8677813543199368076-4328922057390171590?l=celestinefile.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://celestinefile.blogspot.com/feeds/4328922057390171590/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8677813543199368076&amp;postID=4328922057390171590&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8677813543199368076/posts/default/4328922057390171590'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8677813543199368076/posts/default/4328922057390171590'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://celestinefile.blogspot.com/2009/08/true-story-jangan-benci-aku-mama.html' title='True Story :  Jangan Benci Aku, Mama…'/><author><name>Blog Author</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_VII2bziri2M/SjCekgg1O-I/AAAAAAAAADg/gIKsYmJDSCo/S220/Copy+of+100_0774.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8677813543199368076.post-3232635761788068612</id><published>2009-08-13T19:23:00.004+07:00</published><updated>2009-08-13T19:29:42.684+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Love'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Forgive'/><title type='text'>True Story :  Boneka untuk Adikku</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 153, 0);font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Courtesy by : Hendry Filcozwei @ www.rekoris.co.cc&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;justify&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Hari terakhir sebelum Natal, aku terburu-buru ke supermarket untuk membeli hadiah- hadiah yang semula tidak direncanakan untuk dibeli. Ketika melihat orang banyak, aku mulai mengeluh: "Ini akan makan waktu selamanya, sedang masih banyak tempat yang harus kutuju." "Natal benar-benar semakin menjengkelkan dari tahun ke tahun. Kuharap aku bisa berbaring, tidur, dan hanya terjaga setelahnya" Walau demikian, aku tetap berjalan menuju bagian mainan, dan di sana aku mulai mengutuki harga-harga, berpikir apakah sesudahnya semua anak akan sungguh-sungguh bermain dengan mainan yang mahal.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Saat sedang mencari-cari, aku melihat seorang anak laki-laki berusia sekitar 5 tahun, memeluk sebuah boneka. Ia terus membelai rambut boneka itu dan terlihat sangat sedih. Aku bertanya-tanya untuk siapa boneka itu. Anak itu mendekati seorang perempuan tua di dekatnya: "Nenek, apakah engkau yakin aku tidak punya cukup uang?"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Perempuan tua itu menjawab: "Kau tahu bahwa kau tidak punya cukup uang untuk membeli boneka ini, Sayang." Kemudian sang nenek meminta anak itu menunggu di sana sekitar 5 menit, sementara ia berkeliling ke tempat lain. Perempuan itu pergi dengan cepat. Anak laki-laki itu masih menggenggam boneka itu di tangannya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Akhirnya, aku mendekati anak itu dan bertanya kepada siapa dia ingin memberikan boneka itu. "Ini adalah boneka yang paling disayangi adik perempuanku dan dia sangat menginginkannya pada Natal ini. Ia yakin Santa Claus akan membawa boneka ini untuknya."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Aku menjawab mungkin Santa Claus akan membawa boneka untuk adiknya, dan supaya ia jangan khawatir. Tapi anak laki-laki itu menjawab dengan sedih "Tidak, Santa Claus tidak dapat membawa boneka ini ke tempat adikku berada saat ini. Aku harus memberikan boneka ini kepada mama sehingga mama dapat memberikan kepadanya ketika mama sampai di sana." Mata anak laki-laki itu begitu sedih ketika mengatakan ini "Adikku sudah pergi kepada Tuhan."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;"Papa berkata bahwa mama juga segera pergi menghadap Tuhan, maka kukira mama dapat membawa boneka ini untuk diberikan kepada adikku." Jantungku seakan terhenti.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Anak laki-laki itu memandangku dan berkata: "Aku minta papa untuk memberitahu mama agar tidak pergi dulu. Aku meminta papa untuk menunggu hingga aku pulang dari supermarket." Kemudian ia menunjukkan fotonya yang sedang tertawa. Kamudian ia berkata: "Aku juga ingin mama membawa foto ini supaya tidak lupa padaku. Aku cinta mama dan kuharap ia tidak meninggalkan aku tapi papa berkata mama harus pergi bersama adikku."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Kemudian ia memandang dengan sedih ke boneka itu dengan diam. Aku meraih dompetku dengan cepat dan mengambil beberapa catatan dan berkata kepada anak itu. "Bagaimana jika kita periksa lagi, kalau-kalau uangmu cukup? "OK" katanya. "Kuharap punyaku cukup." Kutambahkan uangku pada uangnya tanpa sepengetahuannya dan kami mulai menghitung.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Ternyata cukup untuk boneka itu, dan malah sisa. Anak itu berseru: "Terima kasih Tuhan karena memberiku cukup uang." Kemudian ia memandangku dan menambahkan: "Kemarin sebelum tidur aku memohon kepada Tuhan untuk memastikan bahwa aku memiliki cukup uang untuk membeli boneka ini sehingga mama bisa memberikannya kepada adikku. DIA mendengarkan doaku."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;"Aku juga ingin uangku cukup untuk membeli mawar putih buat mama, tapi aku tidak berani memohon terlalu banyak kepada Tuhan. Tapi DIA memberiku cukup untuk membeli boneka dan mawar putih." "Kau tahu, mamaku suka mawar putih."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Beberapa menit kemudian, neneknya kembali dan aku berlalu dengan keretaku. Kuselesaikan belanjaku dengan suasana hati yang sepenuhnya berbeda dari saat memulainya. Aku tidak dapat menghapus anak itu dari pikiranku. Kemudian aku ingat artikel di koran lokal 2 hari yang lalu, yang menyatakan seorang pria mengendarai truk dalam kondisi mabuk dan menghantam sebuah mobil yang berisi seorang wanita muda dan seorang gadis kecil. Gadis kecil itu meninggal seketika, dan ibunya dalam kondisi kritis. Keluarganya harus memutuskan apakah harus mencabut alat penunjang kehidupan, karena wanita itu tidak akan mampu keluar dari kondisi koma. Apakah mereka keluarga dari anak laki-laki ini?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Dua hari setelah pertemuan dengan anak kecil itu, kubaca di koran bahwa wanita muda itu meninggal dunia. Aku tak dapat menghentikan diriku dan pergi membeli seikat mawar putih dan kemudian pergi ke rumah duka tempat jenasah dari wanita muda itu diperlihatkan kepada orang-orang untuk memberikan penghormatan terakhir sebelum penguburan. Wanita itu di sana, dalam peti matinya, menggenggam setangkai mawar putih yang cantik dengan foto anak laki-laki dan boneka itu ditempatkan di atas dadanya. Kutinggalkan tempat itu dengan menangis, merasa hidupku telah berubah selamanya. Cinta yang dimiliki anak laki-laki itu kepada ibu dan adiknya, sampai saat ini masih sulit untuk dibayangkan. Dalam sekejap mata, seorang pria mabuk mengambil semuanya dari anak itu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Anda memiliki 2 pilihan:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;* Kirimkan cerita ini kepada semua orang yang Anda kenal&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;* atau hapuslah dan berpura-pura kisah ini tidak pernah menyentuh hatimu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;* Jika Anda kirimkan cerita ini, mungkin Anda membantu mencegah seseorang yang mabuk untuk mengemudi.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/justify&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8677813543199368076-3232635761788068612?l=celestinefile.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://celestinefile.blogspot.com/feeds/3232635761788068612/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8677813543199368076&amp;postID=3232635761788068612&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8677813543199368076/posts/default/3232635761788068612'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8677813543199368076/posts/default/3232635761788068612'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://celestinefile.blogspot.com/2009/08/true-story-boneka-untuk-adikku.html' title='True Story :  Boneka untuk Adikku'/><author><name>Blog Author</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_VII2bziri2M/SjCekgg1O-I/AAAAAAAAADg/gIKsYmJDSCo/S220/Copy+of+100_0774.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8677813543199368076.post-6499592747515400251</id><published>2009-08-13T18:56:00.002+07:00</published><updated>2009-08-13T19:07:18.782+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Respect'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Forgive'/><title type='text'>True Story :  Hidup Bukanlah VCD Player</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 153, 0);font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Courtesy by : Hendry Filcozwei @ www.rekoris.co.cc&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;justify&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Cerita ini adalah "kisah nyata" yang pernah terjadi di Amerika.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Seorang pria membawa pulang truk baru kebanggaannya, kemudian ia meninggalkan truk tersebut sejenak untuk melakukan kegiatan lain.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Anak lelakinya yang berumur 3 tahun sangat gembira melihat ada truk baru, ia memukul-mukulkan palu ke truk baru tersebut. Akibatnya truk baru tersebut penyok dan catnya tergores.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Pria tersebut berlari menghampiri anaknya dan memukulnya, memukul tangan anaknya dengan palu sebagai hukuman. Setelah sang ayah tenang kembali, dia segera membawa anaknya ke rumah sakit. Walaupun dokter telah mencoba segala usaha untuk menyelamatkan jari-jari anak yang hancur tersebut, tetapi ia tetap gagal. Akhirnya dokter memutuskan untuk melakukan amputasi semua jari pada kedua tangan anak kecil tersebut.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Ketika anak kecil itu sadar dari operasi amputasi dan jarinya telah tidak ada dan dibungkus perban, dengan polos ia berkata, "Papa, aku minta maaf tentang trukmu." Kemudian, ia bertanya, "Tetapi kapan jari-jariku akan tumbuh kembali?". Ayahnya pulang ke rumah dan melakukan bunuh diri.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Renungkan cerita di atas!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Berpikirlah dahulu sebelum kau kehilangan kesabaran pada seorang yang kau cintai. Truk dapat diperbaiki. Tulang yang hancur dan hati yang disakiti seringkali tidak dapat diperbaiki.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Terlalu sering kita gagal untuk membedakan antara orang dan perbuatannya, kita seringkali lupa bahwa mengampuni lebih besar daripada membalas dendam.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Orang dapat berbuat salah. Tetapi, tindakan yang kita ambil dalam kemarahan akan menghantui kita selamanya. Tahan, tunda dan pikirkan sebelum mengambil tindakan. Mengampuni dan melupakan, akan lebih baik daripada kita menyesalinya seumur hidup.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Ingatlah, jika kau menghakimi orang, kau tidak akan ada waktu untuk mencintainya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Waktu tidak dapat diputar ulang....&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Hidup bukanlah sebuah VCD PLAYER, yang dapat di-Backward dan Forward...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;HIDUP hanya ada tombol PLAY dan STOP saja...&lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/justify&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8677813543199368076-6499592747515400251?l=celestinefile.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://celestinefile.blogspot.com/feeds/6499592747515400251/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8677813543199368076&amp;postID=6499592747515400251&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8677813543199368076/posts/default/6499592747515400251'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8677813543199368076/posts/default/6499592747515400251'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://celestinefile.blogspot.com/2009/08/true-story-hidup-bukanlah-vcd-player.html' title='True Story :  Hidup Bukanlah VCD Player'/><author><name>Blog Author</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_VII2bziri2M/SjCekgg1O-I/AAAAAAAAADg/gIKsYmJDSCo/S220/Copy+of+100_0774.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8677813543199368076.post-8738395243500983946</id><published>2009-08-13T10:53:00.002+07:00</published><updated>2009-08-13T10:58:53.034+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Respect'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Grateful'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Love'/><title type='text'>Meditation : Unconditional Love is the Answer</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 153, 0);font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Courtesy by : Ruby Bayan @ http://www.gagirl.com/&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;justify&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;There was a time in my life I became afraid to love. Because all those times I fell in love, I got hurt. I thought maybe that's why it's called "falling" in love.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;I would give my all, loving deeply and wholeheartedly. It would be a truly emotional, extremely euphoric experience. I would dream about the object of my affection all day and all night, imagining good times together, thinking of what I can do or give him to show how much I cared. I would feel light as a feather, energized and excited, literally blooming with the joy I felt inside. Then somehow something would go wrong and my whole world would crash. Disappointment. Resentment. Anger. Pain. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Why? Can we not love without pain? Is disappointment really a price to pay for all the happiness we feel when we're in love? Should we blindly accept that because we love we get hurt?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;It was only after many years of soul-searching and internalizing inspirational writings that I discovered that I can love without getting hurt. I finally understood that unconditional love was the answer.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Love is one of the most powerful forces in the universe. It is the fire that burns inside, the essence of being. Love is the source of all our comfort and contentment. It is a precious gift that defines our purpose in life. If we keep in mind that we can indeed preserve its true meaning, we can love to the fullest and be happy the rest of our lives.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Accept that people express love in different ways.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;How do YOU express your love? You say "I love you" three times a day, you kiss and embrace him every chance you get, you never forget your anniversaries, and you always prepare his favorite dishes. How does HE express his love? He rarely says "I love you", he seldom kisses you, he forgets your birthday, and he doesn't even try to cook. But he works overtime, walks the dog, helps you with the laundry, takes you to the movies, and calls you "Honey". He probably loves you as much as you love him, he just shows it differently. If you can accept that difference then you can have a healthier perspective of your relationship.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Derive happiness from giving love.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;When you love, do it because you want to. There is indescribable joy in loving. Just give it. And cherish the satisfaction in having given someone something of yourself. It's like giving a gift. Whether it is appreciated or not, find joy in simply giving.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Love without expecting anything in return.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Now this is where pain comes in: when you demand something in return for the love you give. You are actually setting yourself up for disappointment because love cannot always be reciprocal. Love between two people can never be of the same intensity at the same time and place. No matter how much your partner loves you, she will never be able to fill all your needs all the time. And you are worst off if you believe you should love only when you are sure to receive equal love in return. Sad to say, you will be waiting in misery forever.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Love now.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;The past is gone and the future is just a dream. All of yesterday's aches and pains, even the joys and laughter, are mere memories. Let them go. And your fantasies and worries? They may never come. So why dwell on them? Live now. Give love now. Do it now and enjoy the moment. That is the secret of inner contentment.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Throw away those destructive habits.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;When you insist upon yourself that you always have to be in control, that you always have to be right, that others must always please you, you mold unreasonable expectations of yourself and the ones you love. Loving relationships are flexible, dynamic, and evolving. Give room for change and interaction. Allow for new behavior and learning experiences. When we welcome these into our lives, we open ourselves up to love and affection rather than anger and frustration.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Yes, you will say that unconditional love is easier said than done. Especially when we have always believed that love is give and take. Try believing that love is simply giving. They say "Give until it hurts". Let's say "Love until it hurts no more". &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/justify&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8677813543199368076-8738395243500983946?l=celestinefile.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://celestinefile.blogspot.com/feeds/8738395243500983946/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8677813543199368076&amp;postID=8738395243500983946&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8677813543199368076/posts/default/8738395243500983946'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8677813543199368076/posts/default/8738395243500983946'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://celestinefile.blogspot.com/2009/08/meditation-unconditional-love-is-answer.html' title='Meditation : Unconditional Love is the Answer'/><author><name>Blog Author</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_VII2bziri2M/SjCekgg1O-I/AAAAAAAAADg/gIKsYmJDSCo/S220/Copy+of+100_0774.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8677813543199368076.post-3125956724815441877</id><published>2009-08-13T01:53:00.003+07:00</published><updated>2009-08-13T02:07:48.253+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Respect'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Grateful'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Love'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Forgive'/><title type='text'>Story : If You Love Me.... (you must....)</title><content type='html'>&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0); font-weight: bold;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Courtesy : Simon Rivian&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;justify&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Suatu hari yang cerah, sepasang suami istri berusia 70-an, datang ke kantor pengacara untuk mengajukan gugatan cerai. Si pengacara sangat kaget. Sesudah ngobrol panjang lebar, si pengacara akhirnya menangkap inti permasalahan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Pasangan ini bertengkar terus selama 40 tahun dan tampaknya tak ada yang benar dalam perkawinan mereka. Kakek dan nenek ini bertahan demi anak, takut perceraian akan mempengaruhi mereka. Kini, semua anak mereka sudah dewasa dan berkeluarga. Tak ada lagi yang perlu dikhawatirkan. Yang mereka inginkan hanya menjalani hidup sendiri-sendiri. Ingin bebas dari semua masa tidak bahagia yang mereka alami dalam perkawinan. Karena itu, mereka sepakat untuk cerai.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Si pengacara merasa sulit menyiapkan surat-surat untuk perceraian ini. Dia tak habis pikir, sudah menikah 40 tahun dan di usia 70, mengapa masih juga ingin cerai. Tetapi karena tak bisa didamaikan lagi, ia menyiapkan semuanya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Ketika kembali ke kantor pengacara untuk tanda tangan surat, si istri berkata kepada suaminya,“Saya benar-benar mencintaimu, tapi saya benar-benar tak bisa bertahan lagi. Saya minta maaf.”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;“Ya, tidak apa-apa. Saya mengerti,” kata suaminya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Melihat hal ini, si pengacara menyarankan untuk makan malam bersama, hanya mereka bertiga saja.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Si istri berpikir, mengapa tidak. Bagaimana pun mereka masih berteman.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Di meja makan, suasana hening dan janggal. Hidangan pertama adalah ayam panggang. Si suami lalu mengambil paha bawah untuk istrinya, “makanlah, ini kesukaanmu” katanya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Melihat hal ini, si pengacara berpikir, kemungkinan masih ada harapan. Tapi si istri merenggut dan berkata, “masalah selalu seperti ini. Kamu hanya memikirkan dirimu sendiri, tak pernah memikirkan bagaimana perasaan saya. Tak pernah tahu, saya benci paha bawah.”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Si istri tidak tahu, selama tahun-tahun perkawinan mereka, suaminya berusaha dengan segala cara untuk menyenangkannya. Dia tak tahu, paha bawah adalah favorit suaminya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Si suami tak tahu, istrinya menganggap sama sekali tidak mengerti dia. Si suami sama sekali tak tahu, istrinya tak suka paha bawah padahal ia menginginkan yang terbaik untuknya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Malam itu, sesudah kembali ke tempat tinggal masing-masing, keduanya tak bisa tidur. Si suami akhirnya tak tahan. Dia tahu, dia masih mencintai istrinya dan tak bisa hidup tanpa dia. Dia ingin istrinya kembali dan ingin minta maaf. Ingin mengatakan kepadanya, “Saya cinta padamu”.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Si suami lalu menelepon istrinya. Ia terus menerus memutar nomor telepon istrinya. Di seberang sana, si istri juga sedih. Dia tak habis pikir, bagaimana mungkin, sesudah puluhan tahun, suaminya belum juga mengerti dia sama sekali. Dia sangat mencintai suaminya, tapi dia sudah tak tahan. Kendati pun teleponnya terus berdering, dia tak mau angkat karena tahu itu pasti suaminya.“Apa gunanya bicara lagi. Semua sudah berakhir. Saya sudah minta cerai dan sekarang saya harus menjalaninya. Jika tidak, saya kehilangan muka.” pikirnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Telepon masih terus berdering, ia lalu memutuskan mencabut kabel telepon. Dia sama sekali tidak tahu suaminya punya masalah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Esok paginya, nenek itu menerima kabar suaminya telah meninggal. Si nenek bergerak ke apartemen suaminya. Ketika di sana, ia melihat suaminya tergeletak di lantai sambil memegang telepon. Suaminya mendapat serangan jantung ketika berusaha menghubunginya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Si nenek sangat sedih, ia membereskan barang-barang suaminya. Ia menemukan polis asuransi bertanggal hari perkawinan mereka. Di dalam file itu juga terdapat nota. “Untuk istriku tercinta, ketika membaca nota ini, saya yakin sudah tidak ada. Saya beli polis asuransi ini untukmu. Kendati hanya 100.000 dollar, saya mengharap bisa membantu meneruskan janjiku ketika kita menikah. Jika saya sudah tidak ada lagi, saya ingin uang ini bisa menjamin kehidupanmu, sebisa akan saya lakukan jika saya hidup lebih panjang. Saya ingin kamu tahu, saya selalu ingin berada di sampingmu. I LOVE YOU.”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Si nenek menangis terus. Rasanya tak ada yang bisa membendung air matanya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;center&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Jika anda mencintai seseorang, katakan kepadanya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Anda tak tahu apa yang akan terjadi pada menit-menit berikutnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Belajar membangun hidup bersama.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Belajar saling mencintai.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Mencintai apa adanya. &lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;/center&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/justify&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8677813543199368076-3125956724815441877?l=celestinefile.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://celestinefile.blogspot.com/feeds/3125956724815441877/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8677813543199368076&amp;postID=3125956724815441877&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8677813543199368076/posts/default/3125956724815441877'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8677813543199368076/posts/default/3125956724815441877'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://celestinefile.blogspot.com/2009/08/story-if-you-love-me-you-must.html' title='Story : If You Love Me.... (you must....)'/><author><name>Blog Author</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_VII2bziri2M/SjCekgg1O-I/AAAAAAAAADg/gIKsYmJDSCo/S220/Copy+of+100_0774.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8677813543199368076.post-739689935596721601</id><published>2009-08-13T01:14:00.002+07:00</published><updated>2009-08-13T01:19:52.130+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Self Improvement'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Enthusiasm'/><title type='text'>Simon says : Bukan BERAT beban yang membuat kita stress, tetapi LAMA-nya kita memikul beban tersebut</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 153, 0);font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Courtesy : Simon Rivian&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;justify&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Pada saat memberikan kuliah tentang Manajemen Stress, Stephen Covey mengangkat segelas air dan bertanya kepada para siswanya:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;"Menurut anda, kira-kira seberapa beratnya segelas air ini?" Para siswa menjawab mulai dari 200 gr sampai 500 gr. "Ini bukanlah masalah berat absolutnya, tapi tergantung berapa lama anda memegangnya. " kata Covey.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;"Jika saya memegangnya selama 1 menit, tidak ada masalah."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;"Jika saya memegangnya selama 1 jam, lengan kanan saya akan sakit."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;"Jika saya memegangnya selama 1 hari penuh, mungkin anda harus memanggilkan ambulans untuk saya."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Beratnya sebenarnya sama, tapi semakin lama saya memegangnya, maka bebannya akan semakin berat.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;"Jika kita membawa beban kita terus menerus, lambat laun kita tidak akan mampu membawanya lagi." Beban itu akan meningkat beratnya lanjut Covey.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;"Apa yang harus kita lakukan adalah meletakkan gelas tersebut, istirahat sejenak sebelum mengangkatnya lagi". Kita harus meninggalkan beban kita secara periodik, agar kita dapat lebih segar dan mampu membawanya lagi.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Jadi sebelum pulang ke rumah dari pekerjaan sore ini, tinggalkan beban pekerjaan. Jangan bawa pulang. Beban itu dapat diambil lagi besok.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Apapun beban yang ada dipundak anda hari ini, coba tinggalkan sejenak jika bisa. Setelah beristirahat nanti dapat diambil lagi.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Hidup ini singkat, jadi cobalah menikmatinya dan memanfaatkannya!!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/justify&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8677813543199368076-739689935596721601?l=celestinefile.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://celestinefile.blogspot.com/feeds/739689935596721601/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8677813543199368076&amp;postID=739689935596721601&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8677813543199368076/posts/default/739689935596721601'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8677813543199368076/posts/default/739689935596721601'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://celestinefile.blogspot.com/2009/08/simon-says-bukan-berat-beban-yang.html' title='Simon says : Bukan BERAT beban yang membuat kita stress, tetapi LAMA-nya kita memikul beban tersebut'/><author><name>Blog Author</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_VII2bziri2M/SjCekgg1O-I/AAAAAAAAADg/gIKsYmJDSCo/S220/Copy+of+100_0774.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8677813543199368076.post-4616620334314810804</id><published>2009-08-10T09:01:00.003+07:00</published><updated>2009-08-10T09:46:53.125+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Love'/><title type='text'>Wisdom : Apa itu cinta dan Apa itu perkawinan</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 153, 0);font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Courtesy by : Simon Rivian&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;justify&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Apa itu cinta? dan apa itu perkawinan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Satu hari, Plato bertanya pada gurunya, "Apa itu cinta? Bagaimana saya bisa menemukannya?". Gurunya menjawab, "Ada ladang gandum yang luas didepan sana. Berjalanlah dan tidak boleh mundur kembali, kemudian ambillah satu ranting saja. Jika kamu menemukan ranting yang kamu anggap paling menakjubkan, artinya kamu telah menemukan cinta".&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Plato pun berjalan, dan tidak seberapa lama, dia kembali dengan tangan kosong, tanpa membawa apapun. Gurunya bertanya, "Mengapa kamu tidak membawa satu ranting pun?"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Plato menjawab, "Aku hanya boleh membawa satu saja, dan saat berjalan tidak boleh mundur kembali (berbalik). Sebenarnya aku telah menemukan yang paling menakjubkan, tapi aku tak tahu apakah ada yang lebih menakjubkan lagi di depan sana, jadi tak kuambil ranting tersebut. Saat melanjutkan berjalan lebih jauh lagi, baru kusadari bahwa ranting-ranting yang kutemukan kemudian tak sebagus ranting yang tadi, jadi tak kuambil sebatangpun pada akhirnya"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Gurunya kemudian menjawab, " Jadi ya itulah cinta"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Di hari yang lain, Plato bertanya lagi pada gurunya, "Apa itu perkawinan? Bagaimana saya bisa menemukannya?"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Gurunya pun menjawab " Ada hutan yang subur didepan sana . Berjalanlah tanpa boleh mundur kembali (menoleh) dan kamu hanya boleh menebang satu pohon saja. Dan tebanglah jika kamu menemukan pohon yang paling tinggi, karena artinya kamu telah menemukan apa itu perkawinan"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Plato pun menjawab, "Berdasarkan pengalamanku sebelumnya, setelah menjelajah hampir setengah hutan, ternyata aku kembali dengan tangan kosong. Jadi dikesempatan ini, aku lihat pohon ini, dan kurasa tidaklah buruk-buruk amat, jadi kuputuskan untuk menebangnya dan membawanya kesini. Aku tidak mau menghilangkan kesempatan untuk mendapatkannya"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Gurunya pun kemudian menjawab, "Dan ya itulah perkawinan"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Cinta itu semakin dicari, maka semakin tidak ditemukan. Cinta adanya di dalam lubuk hati, ketika dapat menahan keinginan dan harapan yang berlebih. Ketika pengharapan dan keinginan yang berlebih akan cinta, maka yang didapat adalah kehampaan... tiada sesuatupun yang didapat, dan tidak dapat dimundurkan kembali.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Waktu dan masa tidak dapat diputar mundur. Terimalah cinta apa adanya. Perkawinan adalah kelanjutan dari cinta. Adalah proses mendapatkan kesempatan, ketika kamu mencari yang terbaik diantara pilihan yang ada, maka akan mengurangi kesempatan untuk mendapatkannya. Ketika kesempurnaan ingin kau dapatkan, maka sia-sialah waktumu dalam mendapatkan perkawinan itu, karena sebenarnya kesempurnaan itu hampa adanya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Ketika kita bertemu orang yang tepat untuk dicintai, ketika kita berada di tempat pada saat yang tepat, itulah kesempatan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Ketika kita bertemu dengan seseorang yang membuat kita tertarik, itu bukan pilihan, itu kesempatan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Bertemu dalam suatu peristiwa bukanlah pilihan.. itu adalah kesempatan. Bila kita memutuskan untuk mencintai orang tersebut, bahkan dengan segala kekurangannya, itu bukan kesempatan, itu adalah pilihan.....&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Ketika kita memilih bersama dengan seseorang walaupun apapun yang terjadi itu adalah pilihan. Bahkan saat kita menyadari bahwa masih banyak orang lain yang lebih menarik, pandai, dan kaya daripada pasangan kita dan tetap kita memilih untuk mencintainya, itulah pilihan ....&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Perasaan cinta, simpatik, tertarik. Datang bagai kesempatan pada kita.. tetapi cinta sejati yang abadi adalah pilihan. Pilihan yang kita lakukan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Berbicara tentang pasangan jiwa, ada suatu kutipan dari film yang mungkin sangat tepat : Nasib membawa kita bersama. Tetapi tetap bergantung pada kita bagaimana membuat semuanya berhasil.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Pasangan jiwa bisa benar-benar ada..... Dan bahkan sangat mungkin ada seseorang yang diciptakan hanya untuk kita. Tetapi tetap berpulang pada kita untuk melakukan pilihan apakah kita ingin melakukan sesuatu untuk mendapatkannya atau tidak ......&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Kita mungkin mempunyai kesempatan untuk bertemu pasangan jiwa kita, tetapi mencintai dan bersamanya sepanjang usia kita tetap merupakan sebuah pilihan yang harus kita lakukan..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Kita ada di dunia bukan untuk mencari seseorang yang sempurna untuk dicintai. TETAPI untuk belajar mencintai orang yang tidak sempurna dengan cara yang sempurna. Sama seperti Yesus yang mencintai manusia berdosa dengan cara yang luar biasa sempurna, mati di kayu salib.&lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/justify&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8677813543199368076-4616620334314810804?l=celestinefile.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://celestinefile.blogspot.com/feeds/4616620334314810804/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8677813543199368076&amp;postID=4616620334314810804&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8677813543199368076/posts/default/4616620334314810804'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8677813543199368076/posts/default/4616620334314810804'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://celestinefile.blogspot.com/2009/08/apa-itu-cinta-dan-apa-itu-perkawinan.html' title='Wisdom : Apa itu cinta dan Apa itu perkawinan'/><author><name>Blog Author</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_VII2bziri2M/SjCekgg1O-I/AAAAAAAAADg/gIKsYmJDSCo/S220/Copy+of+100_0774.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8677813543199368076.post-2504769654311007373</id><published>2009-08-10T08:19:00.002+07:00</published><updated>2009-08-10T08:23:48.935+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Love'/><title type='text'>Story : The True Meaning Of Love</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 153, 0);font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Courtesy by : Denise D'souza @ http://www.motivateus.com/&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;justify&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;My husband is an Engineer by profession. I love him for his steady nature and I love the warm feeling when I lean against his broad shoulders.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Three years of courtship and now two years into marriage, I would have to admit that I am getting tired of it. The reasons for loving him before have now transformed into the cause of all my restlessness.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;I am a sentimental woman and extremely sensitive when it comes to a relationship and my feelings. I yearn for the romantic moments, like a little girl yearning for candy.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;My husband is my complete opposite. His lack of sensitivity and inability to bring romantic moments into our marriage has disheartened me about love. One day, I finally decided to tell him my decision - that I wanted a divorce.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;"Why?" he asked, shocked.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;"I am tired; there are no reasons for everything in the world!" I answered.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;He kept silent the whole night, seeming to be in deep thought, with a lighted cigarette in his hands at all times.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;My feeling of disappointment only increased. Here was a man who couldn't even express his predicament. What else can I hope from him?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Then finally he asked me, "What can I do to change your mind?"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Somebody said it right; it's hard to change a person's personality and I guess I started losing faith in him.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Looking deep into his eyes I slowly answered, "Here is the question. If you can answer and convince my heart, I will change my mind. Let's say, I want a flower located on the face of a mountain cliff and we both are sure that picking the flower will cause your death. Will you do it for me?"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;He answered, " I will give you your answer tomorrow... "&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;My hopes just sank by listening to his response.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;I woke up the next morning to find him gone and saw a piece of paper with his scratchy handwriting, underneath a milk glass, on the dining table near the front door, that went...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;"My dear, I would not pick that flower for you, but please allow me to explain the reasons further..."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;This first line was already breaking my heart but I continued reading.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;"When you use the computer, you always mess up the software programs and you cry in front of the screen. I have to save my fingers so that I can help to restore the programs.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;You always leave the house keys behind, thus I have to save my legs to rush home to open the door for you. You love traveling but always lose your way in a new city; I have to save my eyes to show you the way.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;You always have the cramps whenever your "good friend" approaches every month; I have to save my palms so that I can calm the cramps in your tummy.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;You like to stay indoors and I worry that you will be infected by infantile autism. I have to save my mouth to tell you jokes and stories to cure your boredom.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;You always stare at the computer and that will do nothing good for your eyes. I have to save my eyes so that when we grow old, I can help to clip your nails and help to remove those annoying white hairs so I can also hold your hand while strolling down the beach, as you enjoy the sunshine and the beautiful sand and tell you the color of flowers, just like the color of the glow on your young face.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Thus, my dear, unless I am sure that there is someone who loves you more than I do, I could not pick that flower yet, and die."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;My tears fell on the letter and blurred the ink of his handwriting and I continued reading...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;"Now that you have finished reading my answer, if you are satisfied, please open the front door for I am standing outside bringing your favorite bread and fresh milk."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;I rushed to pull open the door and saw his anxious face and his hands clutching tightly the milk bottle and loaf of bread. Now I am very sure that no one will ever love me as much as he does and I have decided to leave the flower alone.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;That's life and love. When one is surrounded by love, the feeling of excitement fades away and one tends to ignore the true love that lies in between the peace and dullness.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Love shows up in all forms, even very small and cheeky forms. It has never been a model. Flowers and romantic moments are only used and appear on the surface of the relationship. Under all this, the pillar of true love stands... and that's our life.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Love, not words, wins arguments. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/justify&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8677813543199368076-2504769654311007373?l=celestinefile.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://celestinefile.blogspot.com/feeds/2504769654311007373/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8677813543199368076&amp;postID=2504769654311007373&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8677813543199368076/posts/default/2504769654311007373'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8677813543199368076/posts/default/2504769654311007373'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://celestinefile.blogspot.com/2009/08/story-true-meaning-of-love.html' title='Story : The True Meaning Of Love'/><author><name>Blog Author</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_VII2bziri2M/SjCekgg1O-I/AAAAAAAAADg/gIKsYmJDSCo/S220/Copy+of+100_0774.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8677813543199368076.post-8930299948150933097</id><published>2009-08-07T22:59:00.003+07:00</published><updated>2009-08-07T23:10:37.468+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Respect'/><title type='text'>True Story : " The Stanford Story "</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 153, 0);font-family:trebuchet ms;font-size:85%;"  &gt;Courtesy @ http://shoeschool.com/&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;justify&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;font-family:trebuchet ms;" &gt;This is a true story of the Founders of Stanford University&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;A lady in a faded gingham dress and her husband, dressed in a homespun threadbare suit, stepped off the train in Boston, and walked timidly without an appointment into the president's outer office at Harvard.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;The secretary could see that the people were not from Boston, and probably didn't even deserve to be in Cambridge. She frowned. "We want to see the president", the man said softly.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;"He'll be busy all day," the secretary snapped. "We'll wait," the lady replied.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;For hours, the secretary ignored them, hoping that the couple would finally become discouraged and go away.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;They didn't. And the secretary grew frustrated and finally decided to disturb the president, even though it was a chore she always regretted to do.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;"Maybe if they just see you for a few minutes, they'll leave," she told him. And he sighed in exasperation and nodded.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Someone of his importance obviously didn't have the time to spend with them, but he detested gingham dresses and Homespun suits cluttering up his outer office.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;The president, stern-faced with dignity, strutted toward the couple. The lady told him, "We had a son that attended Harvard for one year. He loved Harvard. He was happy here. But about a year ago, he was accidentally killed. And my husband and I would like to erect a memorial to him, somewhere on campus".&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;The president wasn't touched he was shocked. "Madam," he said gruffly, "we can't put up a statue for every person who attended Harvard and died. If we did, this place would look like a cemetery."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;"Oh, no," the lady explained quickly, "We don't want to erect a statue. We thought we would like to give a building to Harvard.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;The president rolled his eyes. He glanced at the gingham dress and homespun suit, then exclaimed, "A building! Do you have any earthly idea how much a building costs?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;We have over seven and a half million dollars in the physical plant at Harvard".&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;For a moment the lady was silent. The president was pleased. He could get rid of them now.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;And the lady turned to her husband and said quietly, "Is that all it costs to start a University? Why don't we just start our own?"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Her husband nodded. The president's face wilted in confusion and bewilderment.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;And Mr. and Mrs. Leland Stanford walked away, traveling to Palo Alto, California where they established the University that bears their name, a memorial to a son that Harvard no longer cared about.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;center&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;You can't judge a book by the cover....&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Don't look at people with your eyes....&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Look at them with your heart...&lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;/center&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/justify&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8677813543199368076-8930299948150933097?l=celestinefile.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://celestinefile.blogspot.com/feeds/8930299948150933097/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8677813543199368076&amp;postID=8930299948150933097&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8677813543199368076/posts/default/8930299948150933097'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8677813543199368076/posts/default/8930299948150933097'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://celestinefile.blogspot.com/2009/08/true-story-stanford-story.html' title='True Story : &quot; The Stanford Story &quot;'/><author><name>Blog Author</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_VII2bziri2M/SjCekgg1O-I/AAAAAAAAADg/gIKsYmJDSCo/S220/Copy+of+100_0774.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8677813543199368076.post-3986465370599923257</id><published>2009-08-07T22:49:00.002+07:00</published><updated>2009-08-07T22:59:00.365+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Love'/><title type='text'>Story : CINTA</title><content type='html'>&lt;justify&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Kulitnya hitam. Wajahnya jelek. Usianya tua. Waktu pertama kali masuk ke rumah wanita itu, hampir saja ia percaya kalau ia berada di rumah hantu. Lelaki kaya dan tampan itu sejenak ragu kembali. Sanggupkah ia menjalani keputusannya? Tapi ia segera kembali pada tekadnya. Ia sudah memutuskan untuk menikahi dan mencintai perempuan itu. Apapun resikonya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Suatu saat, setelah pernikahan tersebut, perempuan itu berkata padanya, "Ini emas-emasku yang sudah lama kutabung, pakailah ini untuk mencari wanita idamanmu, aku hanya membutuhkan status bahwa aku pernah menikah dan menjadi seorang istri."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Tapi lelaki itu malah menjawab, "Aku sudah memutuskan untuk mencintaimu. Aku takkan menikah lagi." Semua orang terheran-heran. Keluarga itu tetap utuh sepanjang hidup mereka. Bahkan mereka dikaruniai anak-anak dengan kecantikan dan ketampanan yang luar biasa.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Bertahun-tahun kemudian orang-orang menanyakan rahasia ini padanya. Lelaki itu menjawab enteng, "Aku memutuskan untuk mencintainya. Aku berusaha melakukan yang terbaik. Tapi perempuan itu melakukan semua kebaikan yang bisa ia lakukan untukku. Sampai aku bahkan tak pernah merasakan kulit hitam dan wajah jeleknya dalam kesadaranku. Yang kurasakan adalah kenyamanan jiwa yang membuatku lupa pada masalah fisik."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Begitulah cinta ketika ia terurai jadi perbuatan. Ukuran integritas cinta adalah ketika ia bersemi dalam hati… terkembang dalam kata… terurai dalam perbuatan…&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Kalau hanya berhenti dalam hati, itu cinta yang lemah dan tidak berdaya. Kalau hanya berhenti dalam kata, itu cinta yang disertai dengan kepalsuan dan tidak nyata…&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Kalau cinta sudah terurai jadi perbuatan, cinta itu sempurna seperti pohon; akarnya terhunjam dalam hati, batangnya tegak dalam kata, buahnya menjumbai dalam perbuatan. Persis seperti iman, terpatri dalam hati, terucap dalam lisan, dan dibuktikan oleh amal.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Semakin dalam kita merenungi makna cinta, semakin kita temukan fakta besar ini, bahwa cinta hanya kuat ketika ia datang dari pribadi yang kuat, bahwa integritas cinta hanya mungkin lahir dari pribadi yang juga punya integritas. Karena cinta adalah keinginan baik kepada orang yang kita cintai yang harus menampak setiap saat sepanjang kebersamaan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Rahasia dari sebuah hubungan yang bertahan dalam waktu lama adalah pembuktian cinta terus menerus. Yang dilakukan para pecinta sejati disini adalah memberi kebaikan tanpa henti.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Hubungan yang bertahan lama tidak disebabkankarena perasaan cinta yang bersemi di dalam hati semata, tapi karena kebaikan tiada henti yang dilahirkan oleh perasaan cinta itu. Seperti lelaki itu, yang terus membahagiakan istrinya, begitu ia memutuskan untuk mencintainya. Dan istrinya, yang terus menerus melahirkan kebajikan dari cinta tanpa henti.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Cinta yang tidak terurai jadi perbuatan adalah jawaban atas angka-angka perceraian yang semakin menganga lebar dalam masyarakat kita.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Jika kita memiliki kesempatan utk menjadi seseorang yg LUAR BIASA , Kenapa kita memilih utk menjadi biasa-biasa saja? Bukankah hidup ini hanya sekali saja? Pastikan diri kita BERGUNA untuk orang banyak."&lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/justify&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8677813543199368076-3986465370599923257?l=celestinefile.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://celestinefile.blogspot.com/feeds/3986465370599923257/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8677813543199368076&amp;postID=3986465370599923257&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8677813543199368076/posts/default/3986465370599923257'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8677813543199368076/posts/default/3986465370599923257'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://celestinefile.blogspot.com/2009/08/story-cinta.html' title='Story : CINTA'/><author><name>Blog Author</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_VII2bziri2M/SjCekgg1O-I/AAAAAAAAADg/gIKsYmJDSCo/S220/Copy+of+100_0774.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8677813543199368076.post-6544675811039234104</id><published>2009-08-07T22:31:00.005+07:00</published><updated>2009-08-07T22:49:06.177+07:00</updated><title type='text'>Anecdote : A true story from the Japanese Embassy in US</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 153, 0);font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Courtesy @ http://d-cyl27.blog.friendster.com/&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Prime Minister Mori was given some basic English conversation training before he visits Washington and meets with President Bill Clinton.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;The instructor told Mori," Prime Minister, when you shake hand with President Clinton, please say ‘how are you’".&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Then Mr Clinton should say, " I am fine, and you ? ".&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Now you should say ‘me too’.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;" Afterwards we translators will do all the work for you ".&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;It looks quite simple, but the truth is, When Mori met Clinton, he mistakenly said :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;" Who Are You ? ".&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Mr Clinton was a bit shocked but still managed to react with humor," Well, I am Hilary’s husband, ha ha… "&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Then Mori replied confidently," Me too, ha ha ha.. ".&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Then there was a long silent moment in the meeting room. &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8677813543199368076-6544675811039234104?l=celestinefile.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://celestinefile.blogspot.com/feeds/6544675811039234104/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8677813543199368076&amp;postID=6544675811039234104&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8677813543199368076/posts/default/6544675811039234104'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8677813543199368076/posts/default/6544675811039234104'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://celestinefile.blogspot.com/2009/08/anecdote-true-story-from-japanese.html' title='Anecdote : A true story from the Japanese Embassy in US'/><author><name>Blog Author</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_VII2bziri2M/SjCekgg1O-I/AAAAAAAAADg/gIKsYmJDSCo/S220/Copy+of+100_0774.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8677813543199368076.post-2424244686684857557</id><published>2009-08-07T22:18:00.002+07:00</published><updated>2009-08-10T10:02:53.122+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Faith'/><title type='text'>aN oLd yet stiLL an aMazIng stOry</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 153, 0);font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Courtesy @ http://d-cyl27.blog.friendster.com/&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;justify&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;A teenage girl about 17 had gone to visit some friends one evening and time passed quickly as each shared their various experiences of the past year.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;She ended up staying longer than planned, and had to walk home alone. She wasn’t afraid because it was a small town and she lived only a few blocks away.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;As she walked along under the tall elm trees, Diane asked God to keep her safe from harm and danger.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;When she reached the alley, which was a short cut to her house, she decided to take it. However, halfway down the alley she noticed a man standing at the end as though he were waiting for her.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;She became uneasy and began to pray, asking for God’s protection.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Instantly a comforting feeling of quietness and security wrapped round her, she felt as though someone was walking with her.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;When she reached the end of the alley, she walked right past the man and arrived home safely.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;The following day, she read in the newspaper that a young girl had been raped in the same alley just twenty minutes after she had been there.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Feeling overwhelmed by this tragedy and the fact that it could have been her, she began to weep.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Thanking the Lord for her safety and to help this young woman, she decided to go to the police station.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;She felt she could recognize the man, so she told them her story.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;The police asked her if she would be willing to look at a lineup to see if she could identify him.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;She agreed and immediately pointed out the man she had seen in the alley the night before.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;When the man was told he had been identified, he immediately broke down and confessed.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;The officer thanked Diane for her bravery and asked if there was anything they could do for her.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;She asked if they would ask the man one question.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Diane was curious as to why he had not attacked her.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;When the policeman asked him, he answered, "Because she wasn’t alone. She had two tall men walking on either side of her."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/justify&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8677813543199368076-2424244686684857557?l=celestinefile.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://celestinefile.blogspot.com/feeds/2424244686684857557/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8677813543199368076&amp;postID=2424244686684857557&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8677813543199368076/posts/default/2424244686684857557'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8677813543199368076/posts/default/2424244686684857557'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://celestinefile.blogspot.com/2009/08/old-yet-still-amazing-story.html' title='aN oLd yet stiLL an aMazIng stOry'/><author><name>Blog Author</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_VII2bziri2M/SjCekgg1O-I/AAAAAAAAADg/gIKsYmJDSCo/S220/Copy+of+100_0774.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8677813543199368076.post-1534433511873082386</id><published>2009-08-07T19:05:00.002+07:00</published><updated>2009-08-07T19:11:56.434+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Respect'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Love'/><title type='text'>Story : Lesson in Unconditional Love</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 153, 0);font-family:trebuchet ms;font-size:85%;"  &gt;Courtesy by : Brenda @ http://www.spiritual-endeavors.org/&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;justify&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;I am a mother of three (ages 14, 12, 3) and have recently completed my college degree. The last class I had to take was Sociology. The teacher was absolutely inspiring with the qualities that I wish every human being had been graced with. Her last project of the term was called "Smile". The class was asked to go out and smile at three people and document their reaction.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;I am a very friendly person and always smile at everyone and say hello anyway.....so, I thought, this would be a piece of cake (literally).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Soon after we were assigned the project, my husband, youngest son, and I went out to McDonalds, one crisp March morning. It was just our way of sharing special play time with our son.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;We were standing in line, waiting to be served, when all of a sudden everyone around us began to back away, and then even my husband did. I did not move an inch...an overwhelming feeling of panic welled up inside of me as I turned to see why they had moved.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;As I turned around I smelled a horrible "dirty body" smell...and there standing behind me were two poor homeless men. As I looked down at the short gentleman, close to me, he was "smiling"...his beautiful sky blue eyes were full of God's Light as he searched for acceptance.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;He said, "Good day" as he counted the few coins he had been clutching. The second man fumbled with his hands as he stood behind his friend. I realized the second man was mentally deficient and the blue eyed gentle man was his salvation. I held my tears......as I stood there with them.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;The young lady at the counter asked him what they wanted. He said, "Coffee is all Miss" because that was all they could afford (to sit in the restaurant and warm up they had to buy something...they just wanted to be warm).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Then I really felt it...the compulsion was so great I almost reached out and embraced the little man with the blue eyes. That is when I noticed all eyes in the restaurant were set on me...judging my every action. I smiled and asked the young lady behind the counter to give me two more breakfast meals on a separate tray. I then walked around the corner to the table that the men had chosen as a resting spot.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;I put the tray on the table and laid my hand on the blue eyed gentleman's cold hand. He looked up at me, with tears in his eyes, and said, "Thank you". I leaned over, began to pat his hand and said, "I did not do this for you...God is here working through me to give you hope". I started to cry as I walked away to join my husband and son. When I sat down my husband smiled at me and said, "That is why God gave you to me honey....to give me hope". We held hands for a moment and at that time we knew that only because of the Grace were we able to give .....&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;We are not church goers but we are believers. That day showed me the pure Light of God's sweet love.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;I returned to college, on the last evening of class,with this story in hand. I turned in "my project" and the instructor read it....then she looked up at me and said, "Can I share this?" I slowly nodded as she got the attention of the class. She began to read and that is when I knew that we as human beings (part of God) share this need to heal.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;In my own way I had touched the people at McDonalds, my husband, son, instructor, and every soul that shared the classroom on the last night I spent as a college student. I Graduated with one of the biggest lessons I would ever learn....unconditional acceptance......after all....we are here to learn!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/justify&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8677813543199368076-1534433511873082386?l=celestinefile.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://celestinefile.blogspot.com/feeds/1534433511873082386/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8677813543199368076&amp;postID=1534433511873082386&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8677813543199368076/posts/default/1534433511873082386'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8677813543199368076/posts/default/1534433511873082386'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://celestinefile.blogspot.com/2009/08/story-lesson-in-unconditional-love.html' title='Story : Lesson in Unconditional Love'/><author><name>Blog Author</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_VII2bziri2M/SjCekgg1O-I/AAAAAAAAADg/gIKsYmJDSCo/S220/Copy+of+100_0774.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8677813543199368076.post-2074780483934943277</id><published>2009-08-06T12:44:00.005+07:00</published><updated>2009-08-06T17:10:45.916+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Self Improvement'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Enthusiasm'/><title type='text'>Simon says : Use Empowering Words When You Talk to Yourself (whether you are speaking out loud or silently)</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 153, 0);font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Courtesy by: Marlene Blaszczyk @ http://www.inspirationalstories.com/&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;justify&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;How do you talk to yourself?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Do you use the words "can't", "won't", "don't need to", "why try" ? Many people do.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Do you find that what you say to yourself turns out to be true?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Why is this?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;You see your brain is like a computer that you feed each day. It doesn't know always know what's real or not unless you tell it.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Example: If someone you love has hurt you, you may tell yourself that all people who love you will probably hurt you too.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Your brain just files this information for reference, it's data, little zeroes and ones and no column that asks "true or not true?" Now your brain thinks, based on what you told it, that everyone you'll ever love will hurt you.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;How do you think you will respond the next time you get hurt?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Right!!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Now, what if we instead told our brain:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;"Okay this person ripped my heart out - but that's only one person. I'm lovable and have many loving people in my life who are not out to hurt me. I know that the right people are coming into my life all the time. If someone hurts me, I will forgive them and bless them on their way."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Words can be empowering.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;I can&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;I love to&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;I want to&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;I will&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;I must&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;I am&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;We can reach a new level of living, if we feed ourselves empowering words and practice saying them until they become a habit.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;I know first hand that it takes time.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;And I also know that it's worth it.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Try it for a week.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Catch yourself saying, "I can't", when you don't really mean it and instead try, "I can", and see how you think and feel about yourself.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Remember, the words you use to empower yourself will have a lasting effect, only if you practice them and they become a habit (an acquired behavior pattern regularly followed until it has become almost involuntary).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;They say it takes at least 28 days to develop a habit. After a week, you will see that it becomes easier. It's a mindset and you can control your thoughts. Be proactive and not reactive - give yourself some good words.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Dream big and empower yourself! Believe you can and you will.&lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/justify&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8677813543199368076-2074780483934943277?l=celestinefile.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://celestinefile.blogspot.com/feeds/2074780483934943277/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8677813543199368076&amp;postID=2074780483934943277&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8677813543199368076/posts/default/2074780483934943277'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8677813543199368076/posts/default/2074780483934943277'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://celestinefile.blogspot.com/2009/08/simon-says-use-empowering-words-when.html' title='Simon says : Use Empowering Words When You Talk to Yourself (whether you are speaking out loud or silently)'/><author><name>Blog Author</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_VII2bziri2M/SjCekgg1O-I/AAAAAAAAADg/gIKsYmJDSCo/S220/Copy+of+100_0774.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8677813543199368076.post-8176141983447612633</id><published>2009-08-05T23:00:00.004+07:00</published><updated>2009-09-28T13:49:46.084+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Love'/><title type='text'>Story : Father Gift</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 153, 0);font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Courtesy @ http://www.indianchild.com/&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;justify&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;A young man was getting ready to graduate college. For many months he had admired a beautiful sports car in a dealer's showroom, and knowing his father could well afford it, he told him that was all he wanted.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;As Graduation Day approached, the young man awaited signs that his father had purchased the car. Finally, on the morning of his graduation his father called him into his private study. His father told him how proud he was to have such a fine son, and  told him how much he loved him. He handed his son a beautiful wrapped gift box.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Curious, but somewhat disappointed the young man opened the box and found a lovely, leather-bound Bible. Angrily, he raised his voice at his father and said, "With all your money you give  me  a Bible?" and stormed out of the house, leaving the holy book.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Many years passed and the young man was very successful in business. He had a beautiful home and wonderful family, but realized his father was very old, and thought perhaps he should go to him. He had not seen him since that graduation day. Before he could make arrangements, he received a telegram telling him his father had passed away, and willed all of his possessions to his son. He needed to come home immediately and take care things. When he arrived at his father's house, sudden sadness and regret filled his heart.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;He began to search his father's important papers and saw the still new Bible, just as he had left it years ago. With tears, he opened the Bible and began to turn the pages. As he read those words, a car key dropped from an envelope taped behind the Bible. It  had a tag with the dealer's name, the same dealer who had the sports car he had desired. On the tag was the date of his graduation, and the words...PAID IN FULL.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;How many times do we miss God's blessings because they are not packaged as we expected?&lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/justify&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8677813543199368076-8176141983447612633?l=celestinefile.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://celestinefile.blogspot.com/feeds/8176141983447612633/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8677813543199368076&amp;postID=8176141983447612633&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8677813543199368076/posts/default/8176141983447612633'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8677813543199368076/posts/default/8176141983447612633'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://celestinefile.blogspot.com/2009/08/touching-life-story.html' title='Story : Father Gift'/><author><name>Blog Author</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_VII2bziri2M/SjCekgg1O-I/AAAAAAAAADg/gIKsYmJDSCo/S220/Copy+of+100_0774.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8677813543199368076.post-8148677610871321299</id><published>2009-08-05T22:39:00.004+07:00</published><updated>2009-08-10T10:03:19.434+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Enthusiasm'/><title type='text'>True Story : DETERMINATON</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 153, 0);font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Courtesy @ http://www.indianchild.com/&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;justify&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;In 1883, a creative engineer named John Roebling was inspired by an idea to build a spectacular bridge connecting New York with the Long Island. However bridge building experts throughout the world thought that this was an impossible feat and told Roebling to forget the idea. It just could not be done. It was not practical. It had never been done before.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Roebling could not ignore the vision he had in his mind of this bridge. He thought about it all the time and he knew deep in his heart that it could be done. He just had to share the dream with someone else. After much discussion and persuasion he managed to convince his son Washington, an up and coming engineer, that the bridge in fact could be built. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Working together for the first time, the father and son developed concepts of how it could be accomplished and how the obstacles could be overcome. With great excitement and inspiration, and the headiness of a wild challenge before them, they hired their crew and began to build their dream bridge.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;The project started well, but when it was only a few months underway a tragic accident on the site took the life of John Roebling. Washington was injured and left with a certain amount of brain damage, which resulted in him not being able to walk or talk or even move.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;"We told them so."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;"Crazy men and their crazy dreams."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;"It`s foolish to chase wild visions."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Everyone had a negative comment to make and felt that the project should be scrapped since the Roeblings were the only ones who knew how the bridge could be built. In spite of his handicap Washington was never discouraged and still had a burning desire to complete the bridge and his mind was still as sharp as ever.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;He tried to inspire and pass on his enthusiasm to some of his friends, but they were too daunted by the task. As he lay on his bed in his hospital room, with the sunlight streaming through the windows, a gentle breeze blew the flimsy white curtains apart and he was able to see the sky and the tops of the trees outside for just a moment.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;It seemed that there was a message for him not to give up. Suddenly an idea hit him. All he could do was move one finger and he decided to make the best use of it. By moving this, he slowly developed a code of communication with his wife.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;He touched his wife's arm with that finger, indicating to her that he wanted her to call the engineers again. Then he used the same method of tapping her arm to tell the engineers what to do. It seemed foolish but the project was under way again.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;For 13 years Washington tapped out his instructions with his finger on his wife's arm, until the bridge was finally completed. Today the spectacular Brooklyn Bridge stands in all its glory as a tribute to the triumph of one man's indomitable spirit and his determination not to be defeated by circumstances. It is also a tribute to the engineers and their team work, and to their faith in a man who was considered mad by half the world. It stands too as a tangible monument to the love and devotion of his wife who for 13 long years patiently decoded the messages of her husband and told the engineers what to do.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Perhaps this is one of the best examples of a never-say-die attitude that overcomes a terrible physical handicap and achieves an impossible goal.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Often when we face obstacles in our day-to-day life, our hurdles seem very small in comparison to what many others have to face. The Brooklyn Bridge shows us that dreams that seem impossible can be realised with determination and persistence, no matter what the odds are.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/justify&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8677813543199368076-8148677610871321299?l=celestinefile.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://celestinefile.blogspot.com/feeds/8148677610871321299/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8677813543199368076&amp;postID=8148677610871321299&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8677813543199368076/posts/default/8148677610871321299'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8677813543199368076/posts/default/8148677610871321299'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://celestinefile.blogspot.com/2009/08/determinaton.html' title='True Story : DETERMINATON'/><author><name>Blog Author</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_VII2bziri2M/SjCekgg1O-I/AAAAAAAAADg/gIKsYmJDSCo/S220/Copy+of+100_0774.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8677813543199368076.post-213453260820605312</id><published>2009-08-05T20:32:00.004+07:00</published><updated>2009-08-06T13:40:44.554+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Faith'/><title type='text'>True Story : Tidak Khawatir</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 153, 0);font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Courtesy : Membuka Pintu Hati - AJAHN BRAHM&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Membiarkan berlalu “si pengatur”, lebih menyadari saat ini dan terbuka terhadap ketidakpastian masa depan, membebaskan kita dari penjara rasa takut. Hal ini membuat kita dapat menjawab tantangan kehidupan dengan kebijaksanaan kita sendiri yang unik, dan menyelamatkan diri kita dari situasi­-situasi yang tak menyenangkan.&lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;justify&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:trebuchet ms;" &gt;Story 1&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Saya tengah berdiri di salah satu dari enam antrean di sebuah loket imigrasi di bandara Perth, barusan pulang dari perjalanan indah ke Sri Lanka via Singapura. Antrean bergerak lambat; para petugas memeriksa setiap orang dengan cermat. Seorang petugas imigrasi muncul dari pintu samping lobby sambil menuntun anjing pelacak yang terlatih untuk melacak narkoba. Para pelancong yang baru tiba terlihat tegang saat si petugas menuntun anjing pelacaknya untuk memeriksa setiap antrean. Meskipun mereka tak membawa narkoba, Anda tetap dapat merasakan adanya pelepasan ketegangan setelah si anjing mengendus mereka dan berlalu menuju orang berikutnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Ketika anjing kecil yang lucu itu mendekati saya dan mengendus, dia berhenti. Dia membenamkan moncongnya ke jubah saya dan mengibas-ibaskan ekornya dengan cepat. Si petugas sampai harus menyentakkan tali pengikatnya untuk membawa si anjing pergi dari saya. Penumpang yang ada di depan saya, yang sebelumnya cukup ramah, sekarang maju selangkah menjauhi saya. Dan saya yakin pasangan yang ada di belakang saya, pun mengambil jarak dengan saya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Setelah lima menit, saya, makin dekat ke loket, saat mereka membawa anjing pelacak untuk memeriksa lagi. Si anjing memeriksa setiap barisan dari ujung ke ujung, memberikan sedikit ciuman kepada setiap pelancong dan berpindah lagi. Saat si anjing tiba pada saya, dia berhenti lagi. Kepalanya masuk ke jubah saya dan ekornya berkibasan. Sekali lagi, si petugas harus menarik paksa si anjing untuk berlalu dari saya. Sekarang saya merasa semua mata menatapi saya. Biarpun sebagian orang mungkin merasa sedikit khawatir pada saat seperti itu, saya sendiri malah tenang-tenang saja. Jika pun saya harus masuk penjara, yah, saya punya banyak teman di sana, dan makanan di penjara lebih baik daripada di vihara!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Ketika saya, mencapai pemeriksaan imigrasi, mereka memeriksa saya dengan cermat. Saya tidak membawa narkoba, jangankan itu, bhikkhu bahkan tidak boleh minum minuman beralkohol. Mereka tidak menggeledah saya; saya rasa itu karena saya tak menunjukkan rasa gentar. Mereka cuma bertanya apa yang saya pikir mengenai anjing pelacak yang selalu berhenti pada saya. Saya bilang bahwa para bhikkhu punya belas kasih yang besar terhadap para binatang, dan mungkin itu sebabnya si anjing jadi mengendus-endus; atau mungkin juga si anjing dulunya adalah seorang bhikkhu pada salah satu kehidupan lampaunya. Setelah itu mereka membiarkan saya pergi.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:trebuchet ms;" &gt;Story 2&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Suatu kali saya pernah hampir dipukul oleh seorang pria Austratia berbadan besar yang sedang marah dan setengah mabuk. Ketidakgentaran telah menyelamatkan hari itu, serta hidung saya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Kami baru saja pindah ke vihara kota kami yang baru, sedikit ke utara dari Perth. Kami mengadakan upacara peresmian, dan alangkah terkejut dan gembiranya kami, Gubernur Australia Barat, Sir Gordon Reid, dan istrinya, berkenaan hadir pada upacara tersebut. Saya ditugaskan untuk mengurusi tenda­-tenda kebun dan kursi-kursi untuk para undangan dan tamu VIP. Saya diminta oleh bendahara kami untuk mencari penyewaan yang terbaik; kami ingin mengadakan pertunjukan yang sangat bagus.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Setelah mencari-cari, saya menemukan perusahaan penyewaan yang sangat mahal. Perusahaan itu berlokasi di salah satu kawasan elit di pinggir Perth dan biasa menyewakan tenda-tenda kebun untuk para jutawan. Saya menjelaskan apa saja yang saya perlukan dan mengapa itu semua harus yang terbaik. Si wanita yang bicara dengan saya bilang bahwa dia paham, jadi dengan itu pesanan telah disepakati.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Saat tenda-tenda dan kursi-kursi tiba pada Jumat sore, saya sedang berkeliling untuk membantu seseorang. Ketika saya datang untuk memeriksa barang-barang yang diantarkan, truk dan sopir pengangkutnya telah pergi. Saya tidak percaya saat melihat keadaaan tenda yang diantarkan. Tenda-tenda itu berdebu tebal. Saya merasa kecewa, tetapi persoalan itu bisa diatasi. Kami mulai menyemprot tenda-tenda itu dengan air untuk membersihkan debunya. Lalu saya memeriksa kursi-kursi untuk para undangan, dan kursi-kursi itu sama saja kotornya. Lap-lap dikeluarkan dan para, relawan kami yang berjasa mulai membersihkan kursi-kursi itu. Akhirnya, saya memeriksa kursi­-kursi untuk para tamu VIP. Kursi-kursi itu memang istimewa: tak satu pun kaki-kakinya yang sama panjangnya! Semua bergoyang-goyang, kerasa betul.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Ini tak dapat dipercaya. Ini sudah keterlaluan. Saya, bergegas pergi ke pesawat telopon, menelepon perusahaan penyewaan itu dan memergoki si wanita yang nyaris saja pergi untuk berakhir pekan. Saya menjelaskan situasinya, menandaskan bahwa kami tak ingin Gubernur Australia Barat bergoyang­-goyang di atas kursi goyangnya selama upacara berlangsung. Bagaimana kalau beliau sampai terjatuh? Wanita itu mengerti, memohon maaf, dan menjamin bahwa kami akan mendapat gantinya dalam waktu sejam.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Kali ini saya menunggu kedatangan truk pengantarnya. Saya melihatnya berbelok ke jalan menuju tempat kami. Setengah jalan dari jalur masuk, kira-kira enam puluh meter dari vihara, tatkala truk itu masih melaju cukup cepat, seseorang melompat keluar dari truk tersebut dan berlari ke arah saya dengan matanya yang liar dan tangannya yang terkepal.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;“Mana orang yang berwenang?” teriaknya. “Aku mau bertemu dengan orang yang berwenang di sini.”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Belakangan saya mengetahui bahwa pesanan kami yang pertama kali diantarkan tadi adalah tugas terakhir mereka untuk pekan ini. Setelah tadi mengantar ke tempat kami, orang-orang itu lantas berkemas dan mengaso di bar untuk berakhir pekan. Mereka pasti sedang asyik berakhir pekan sambil minum­-minum ketika managernya datang dan menyuruh mereka kembali bekerja. Orang-orang Buddha itu ingin kursi-kursinya diganti.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Saya mendatangi orang itu dan berkata lembut, “Saya yang berwenang di sini, ada yang bisa saya bantu?”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Dia mendekatkan wajahnya ke wajah saya, dengan tinju kanannya teracung hampir mengenai hidung saya. Matanya menyala-nyala oleh amarah. Saya mencium bau bir dari mulutnya yang hanya beberapa inci dari wajah saya. Saya tak merasa takut atau angkuh, saya hanya tenang.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Yang katanya teman-teman saya berhenti membersihkan kursi­-kursi untuk menonton kami.Tak ada satu pun dari mereka yang datang menolong saya. Terima kasih banyak, kawan-kawan!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Tatap muka itu berlangsung beberapa menit. Saya jadi kagum pada apa yang terjadi kemudian. Si pekerja yang marah itu diam mematung saja terhadap sikap saya. Pengkondisian dalam dirinya hanya dipakai untuk menghadapi rasa takut atau serangan balik. Tapi otaknya tak tahu bagaimana menyikapi seseorang yang tetap tenang ketika salah satu tinjunya berada dekat dengan cuping hidung mereka. Saya tahu dia tak akan memukul saya, bergerak pun tidak. Ketidakgentaran telah membuatnya bingung.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Beberapa saat kemudian truk itu parkir dan bosnya mendatangi kami. Dia meletakkan tangannya di bahu si pekerja yang sedang membeku itu, lalu berkata, “Ayo, turunkan kursi-kursinya.” Kebekuan pun pecah, menunjukkan jalan keluar baginya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Saya berkata, “Ya, saya akan bantu Anda.” Dan kami pun bersama-sama menurunkan kursi-kursi itu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/justify&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8677813543199368076-213453260820605312?l=celestinefile.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://celestinefile.blogspot.com/feeds/213453260820605312/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8677813543199368076&amp;postID=213453260820605312&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8677813543199368076/posts/default/213453260820605312'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8677813543199368076/posts/default/213453260820605312'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://celestinefile.blogspot.com/2009/08/tidak-khawatir.html' title='True Story : Tidak Khawatir'/><author><name>Blog Author</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_VII2bziri2M/SjCekgg1O-I/AAAAAAAAADg/gIKsYmJDSCo/S220/Copy+of+100_0774.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8677813543199368076.post-4585930093274273026</id><published>2009-08-05T20:04:00.004+07:00</published><updated>2009-08-10T10:06:48.075+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Inspiring'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Enthusiasm'/><title type='text'>Wisdom : Bebas Dari Rasa Takut</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 153, 0);font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Courtesy : Membuka Pintu Hati - AJAHN BRAHM&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;justify&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Jika rasa bersalah itu seperti memandang tembok bata masa lalu kita dan hanya melihat dua bata jelek saja, maka ketakutan adalah menerawang tembok bata masa depan kita dan hanya melihat apa yang bisa salah. Saat kita dibutakan oleh rasa takut, kita tak dapat melihat adanya kemungkinan bahwa bagian tembok lainnya bisa saja merupakan tembok yg sempurna. Rasa takut, karena itu, diatasi dengan melihat keseturuhan tembok, seperti pada kisah berikut yang terjadi di Singapura baru-baru ini.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"  style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;br /&gt;Rangkaian empat ceramah saya telah diatur sejak beberapa bulan sebelumnya, sebuah auditorium besar dan mahal berkapasitas 2.500 tempat duduk yang terletak di pusat kota Singapura telah dipesan jauh-jauh hari, dan poster-poster telah dipajang di halte bis. Lalu datanglah wabah SARS (Severe Acute Respiratory Syndrome). Ketika saya tiba di Singapura, semua sekolah telah ditutup, apartemen dikarantina, dan pemerintah menganjurkan seluruh warga untuk menghindari pertemuan-pertemuan umum. Rasa takut melanda luas pada waktu itu. Saya ditanya, “Apa kita batal saja?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada pagi itu juga, halaman depan surat kabar memberi peringatan dengan angka yang tercetak besar dan tebal bahwa ada 99 orang Singapura yang telah terjangkit SARS. Saya bertanya berapa jumlah penduduk Singapura pada saat itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata mendekati 4 juta jiwa. “Jadi,” saya menyimpulkan, “itu berarti ada 3.999.901 orang Singapura yang tak terjangkit SARS. Ayo kita jalan terus.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Tetapi bagaimana jika seseorang lalu terjangkit SARS?” si rasa takut berbisik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Tetapi bagaimana jika ternyata tidak?” kata si bijak. Dan si bijak didampingi oleh si kemungkinan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi acara ceramah itu jalan terus. Seribu lima ratus orang datang pada malam pertama dan jumlahnya terus meningkat hingga penuh sesak pada malam terakhir. Seluruhnya ada sekitar 8.000 orang yang datang ke rangkaian ceramah itu. Mereka belajar untuk melawan ketakutan yang tak masuk akal, dan itu akan memperkuat nyali mereka pada masa yang akan datang. Mereka menikmati ceramah itu dan pulang dengan bahagia, itu berarti sistem kekebalan tubuh mereka telah ditingkatkan. Dan seperti yang saya tekankan pada akhir setiap ceramah, karena mereka tertawa gara-gara cerita-cerita lucu saya, mereka telah melatih paru-paru mereka dan hal itu memperkuat sistem pernapasan mereka! Tentu saja, tak seorang pun dari para hadirin yang terjangkit SARS.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;Masa depan penuh dengan kemungkinan yang tak terbatas. Ketika kita terfokus pada kemungkinan yang tak menguntungkan, itulah yang disebut ketakutan. Bila kita berfokus pada kemungkinan sebaliknya, yang biasanya lebih disukai, itulah yang disebut bebas dari rasa takut.&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/justify&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8677813543199368076-4585930093274273026?l=celestinefile.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://celestinefile.blogspot.com/feeds/4585930093274273026/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8677813543199368076&amp;postID=4585930093274273026&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8677813543199368076/posts/default/4585930093274273026'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8677813543199368076/posts/default/4585930093274273026'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://celestinefile.blogspot.com/2009/08/bebas-dari-rasa-takut.html' title='Wisdom : Bebas Dari Rasa Takut'/><author><name>Blog Author</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_VII2bziri2M/SjCekgg1O-I/AAAAAAAAADg/gIKsYmJDSCo/S220/Copy+of+100_0774.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8677813543199368076.post-3898701724256846174</id><published>2009-08-05T19:57:00.004+07:00</published><updated>2009-08-10T10:08:58.012+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Inspiring'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Respect'/><title type='text'>Wisdom : Berjudi</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 153, 0);font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Courtesy : Membuka Pintu Hati - AJAHN BRAHM&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;justify&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:trebuchet ms;" &gt;Story 1&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Pada suatu pagi, seorang teman terbangun dari sebuah mimpi yang terasa sangat nyata. Dia bermimpi tentang lima malaikat yang memberinya lima buah kendi emas yang besar sebagai lambang keberuntungan. Ketika dia membuka matanya, para malaikat itu tak ada di kamar tidurnya, dan sialnya guci-guci emasnya juga tidak ada. Bagaimanapun, itu adalah mimpi yang sangat aneh.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Ketika dia pergi ke dapur, dia melihat istrinya telah membuatkan lima butir telur rebus dengan lima potong roti panggang untuk sarapannya. Di halaman depan koran pagi, dia mengamati tanggal hari itu, 5 Mei (bulan kelima). Hal-hal aneh terus berlanjut. Dia membalikkan lembaran koran ke halaman pacuan kuda. Dia tertegun melihat bahwa di Ascot (lima huruf), di balapan kelima, kuda nomor lima bernama… Lima Malaikat! Mimpi itu ternyata sebuah pertanda.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Dia mengambil cuti setengah hari. Dia menarik 5.000 dollar dari tabungannya di bank. Dia pergi ke arena pacuan kuda, ke bandar kelima, dan memasang taruhannya: 5.000 dollar untuk kuda nomor 5, balapan nomor 5, Lima Malaikat, untuk menang. Mimpi itu tak akan salah. Angka hoki 5 pasti tepat. Mimpinya ternyata memang tidak salah. Si kuda menyelesaikan balapan di urutan ke-5.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:trebuchet ms;" &gt;Story 2&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Kisah kedua terjadi di Singapura beberapa tahun yang lalu. Seorang pria Australia menikahi seorang gadis Cina cantik dari Singapura. Suatu ketika, saat mereka sedang mengunjungi keluarga di Singapura, datanglah ipar-iparnya mengajak pergi ke pacuan kuda. Dia setuju pergi bersama mereka.Tapi sebelum sampai di arena pacuan kuda, mereka singgah dulu di sebuah biara Buddhis terkenal untuk menyulut dupa dan bersembahyang agar beruntung. Saat mereka tiba, biara kecil itu dalam keadaan berantakan. Lantas mereka mengambil beberapa sapu, alat pengepel, dan air dan mulai membersihkan seluruh biara. Setelah itu barulah mereka menyulut dupa dan bersembahyang untulk memohon keberuntungan, lalu meluncur ke arena pacuan kuda. Akhirnya, mereka semua kalah besar.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Malam harinya, si Australia bermimpi pacuan kuda. Saat terbangun, dia dapat mengingat dengan sangat jelas nama kuda yang menjadi pemenang dalam mimpinya. Ketka dia membaca koran The Straits Times, ternyata kuda dengan nama itu memang ada, dan akan berlomba pada sore harinya. Dia lalu menelepon para iparnya untuk mengabarkan berita bagus itu. Namun para ipar tidak percaya bahwa dewa-dewa penjaga biara orang Singapura bersedia memberitahukan nama kuda pemenang kepada seorang bule, jadi mereka tak mempedulikan mimpi si bule. Si Australia lalu pergi ke arena pacuan kuda. Dia bertaruh besar pada kuda itu. Dan si kuda menang betulan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Dewa-dewa biara Cina itu pasti menyukai orang Australia. lpar­-iparnya hanya bisa ngomel-ngomel.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/justify&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8677813543199368076-3898701724256846174?l=celestinefile.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://celestinefile.blogspot.com/feeds/3898701724256846174/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8677813543199368076&amp;postID=3898701724256846174&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8677813543199368076/posts/default/3898701724256846174'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8677813543199368076/posts/default/3898701724256846174'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://celestinefile.blogspot.com/2009/08/berjudi.html' title='Wisdom : Berjudi'/><author><name>Blog Author</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_VII2bziri2M/SjCekgg1O-I/AAAAAAAAADg/gIKsYmJDSCo/S220/Copy+of+100_0774.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8677813543199368076.post-5719223502621085831</id><published>2009-08-05T19:30:00.001+07:00</published><updated>2009-08-06T16:50:11.957+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Respect'/><title type='text'>A story about respect</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 153, 0);font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Courtesy @ http://www.firstpeople.us/&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;justify&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;There once was a man, who was raising his young son. The mother had passed away in childbirth and he was teaching his son all that he knew. This son, grew up and in time wanted to go to a nearby village and find him a companion. Many months passed and the young man returned to his home, and with him he had a woman, his wife. They lived in the home of his father.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Shortly after, They had a son. And the father, now a grandfather began teaching this young boy all that he knew. How to respect the forest, the animals and life. The mother, tiring of sharing her home with the old man told her husband that she wanted the old man out.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;The father spoke "I cannot, this is his home and he built it for us." She spoke "If you do not make him leave then I will take our son and I will leave." The father agreed and spoke to his son. "My son, tomorrow I want you to take Grandpa out and leave him. Give him this blanket." The young boy cried. "Why do you do this? Grandpa has been teaching me all that I know. Why do I have to do this to him?" The father spoke. "Son, follow the wishes of your father." So the next morning, the father went hunting to the North. The son took Grandpa as far as he could walk to the South.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;That evening the young boy was sitting on the bed crying when his father came In. He saw the blanket on the bed. "Son, I thought I told you to give Grandpa the blanket?" "I gave Grandpa half of the blanket. The other half, I will give to you some day." The mother and father understood the message. And they went and brought Grandpa back.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/justif&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8677813543199368076-5719223502621085831?l=celestinefile.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://celestinefile.blogspot.com/feeds/5719223502621085831/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8677813543199368076&amp;postID=5719223502621085831&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8677813543199368076/posts/default/5719223502621085831'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8677813543199368076/posts/default/5719223502621085831'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://celestinefile.blogspot.com/2009/08/story-about-respect.html' title='A story about respect'/><author><name>Blog Author</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_VII2bziri2M/SjCekgg1O-I/AAAAAAAAADg/gIKsYmJDSCo/S220/Copy+of+100_0774.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8677813543199368076.post-4413514928101429281</id><published>2009-08-03T17:05:00.002+07:00</published><updated>2009-08-06T16:52:04.722+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Love'/><title type='text'>Story : Membeli Waktu Papa</title><content type='html'>&lt;justify&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Steven adalah seorang karyawan perusaahan yang cukup terkenal di Jakarta, memiliki dua putra. Putra pertama baru berusia 6 tahun bernama Leo dan putra kedua berusia 2 tahun bernama Kristian. Seperti biasa pukul 21.00 Steven sampai di rumahnya di salah satu sudut Jakarta, setelah seharian penuh bekeja di kantornya. Dalam keremangan lampu halaman rumahnya dia melihat Leo putra pertamanya ditemani Bik Yati pembantunya menyambut di gerbang rumah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;"Kok belum tidur Leo?" sapa Steven sambil mencium anaknya. Biasanya Leo sudah tidur ketika Steven pulang dari kantor dan baru bangun menjelang Steven berangkat ke kantor keesokan harinya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;"Leo menunggu Papa pulang, Leo mau tanya, gaji Papa itu berapa sih Pa?" kata Leo sambil membuntuti papanya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;"Ada apa nih kok tanya gaji papa segala?"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;"Leo cuma pingin tahu aja kok Pa?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;"Baiklah coba Leo hitung sendiri ya. Kerja papa sehari digaji Rp 600.000, nah… selama sebulan rata-rata dihitung 25 hari kerja. Coba hitung berapa gaji papa sebulan?"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;"Sehari Papa kerja berapa jam Pa?" tanya Leo lebih lanjut.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;"Sehari papa kerja 10 jam Leo, nah hitung sana, Papa mau melepas sepatu dulu."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Leo berlari ke meja belajarnya dan sibuk mencoret-coret dalam kertasnya menghitung gaji papanya. Sementara Steven melepas sepatu dan meminum teh hangat buatan istri tercintanya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;"Kalau begitu, satu bulan Papa digaji Rp 15.000.000 ya Pa? Dan satu jam papa digaji Rp 60.000" Kata Leo setelah mencorat-coret sebentar dalam kertasnya sambil membuntuti Steven yang beranjak menuju kamarnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;"Nah, pinter kamu Leo. Sekarang Leo cuci kaki lalu bobok" perintah Steven. Namun Leo masih saja membuntuti Steven sambil terus memandang papanya yang berganti pakaian.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;"Pa, boleh tidak Leo pinjam uang Papa Rp 5.000 saja?" tanya Leo dengan hati-hati sambil menundukkan kepalanya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;"Sudahlah Leo, nggak usah macam-macam, untuk apa minta uang malam-malam begini. Kalau mau uang besok saja. Papa ‘kan capek mau mandi dulu. Sekarang Leo tidur supaya besok tidak terlambat ke sekolah!"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;"Tapi Pa..."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;"Leooo!! Papa bilang tidur!" bentak Steven mengejutkan Leo.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Segera Leo beranjak menuju kamarnya. Setelah mandi Steven menengok kamar anaknya dan menjumpai Leo belum tidur. Leo sedang terisak pelan sambil memegangi sejumlah uang. Steven nampak menyesal dengan bentakannya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Dipegangnya kepala Leo pelan dan berkata:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;"Maafkan Papa ya Nak. Papa sayang sekali pada Leo” ditatapnya Leo anaknya dengan penuh kasih sambil ikut berbaring di sampingnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;"Nah katakan pada Papa, untuk apa sih perlu uang malam-malam begini. Besok ‘kan bisa? Jangankan Rp 5.000, lebih banyak dari itu pun akan Papa kasih."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;"Leo nggak minta uang Papa kok, Leo cuma mau pinjam. Nanti akan Leo kembalikan, kalau Leo udah menabung lagi dari uang jajan Leo."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;"Iya, tapi untuk apa Leo?" tanya Steven dengan lembut.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;"Leo udah menunggu Papa dari sore tadi, Leo nggak mau tidur sebelum ketemu Papa. Leo pengen ngajak Papa main ular tangga. Tiga puluh menit saja. Ibu sering bilang bahwa waktu papa berharga. Jadi Leo ingin membeli waktu Papa."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;"Lalu?" tanya Steven penuh perhatian dan kelihatan belum mengerti.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;"Tadi Leo membuka tabungan, ada Rp 25.000. Tapi karena Papa bilang satu jam Papa dibayar Rp 60.000, maka untuk setengah jam berarti Rp 30.000. Uang tabungan Leo kurang Rp. 5.000. Maka Leo pinjam Papa. Leo ingin membeli waktu Papa setengah jam saja, untuk menemani Leo main ular tangga. Leo rindu sama Papa." Kata Leo polos dengan masih menyisakan isakannya yang tertahan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Steven terdiam, dan kehilangan kata-kata. Bocah kecil itu dipeluknya erat-erat, bocah kecil yang menyadarkan bahwa cinta bukan hanya sekedar ungkapan kata-kata belaka namun berupa ungkapan perhatian dan kepedulian.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/justify&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8677813543199368076-4413514928101429281?l=celestinefile.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://celestinefile.blogspot.com/feeds/4413514928101429281/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8677813543199368076&amp;postID=4413514928101429281&amp;isPopup=true' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8677813543199368076/posts/default/4413514928101429281'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8677813543199368076/posts/default/4413514928101429281'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://celestinefile.blogspot.com/2009/08/membeli-waktu-papa.html' title='Story : Membeli Waktu Papa'/><author><name>Blog Author</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_VII2bziri2M/SjCekgg1O-I/AAAAAAAAADg/gIKsYmJDSCo/S220/Copy+of+100_0774.JPG'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8677813543199368076.post-6803384463813700631</id><published>2009-08-03T16:57:00.002+07:00</published><updated>2009-08-06T16:52:49.500+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Love'/><title type='text'>Story : Hadiah Cinta yang Tak Ternilai</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 153, 0);font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Sumber : Hendry Filcozwei Jan @ www.rekoris.co.cc&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;justify&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;"Bisa saya melihat bayi saya?" pinta seorang ibu yang baru melahirkan penuh kebahagiaan. Ketika gendongan itu berpindah ke tangannya dan ia membuka selimut yang membungkus wajah bayi lelaki yang mungil itu, ibu itu menahan nafasnya. Dokter yang menungguinya segera berbalik memandang ke arah luar jendela rumah sakit. Bayi itu dilahirkan tanpa kedua belah telinga!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Waktu membuktikan bahwa pendengaran bayi yang kini telah tumbuh menjadi seorang anak itu bekerja dengan sempurna. Hanya penampilannya saja yang tampak aneh dan buruk.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Suatu hari anak lelaki itu bergegas pulang ke rumah dan membenamkan wajahnya di pelukan sang ibu yang menangis. Ia tahu hidup anak lelakinya penuh dengan kekecewaan dan tragedi. Anak lelaki itu terisak-isak berkata, "Seorang anak laki-laki besar mengejekku. Katanya, aku ini makhluk aneh."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Anak lelaki itu tumbuh dewasa. Ia cukup tampan dengan cacatnya. Ia pun disukai teman-teman sekolahnya. Ia juga mengembangkan bakatnya di bidang musik dan menulis. Ia ingin sekali menjadi ketua kelas. Ibunya mengingatkan, "Bukankah nantinya kau akan bergaul dengan remaja-remaja lain?" Namun dalam hati ibu merasa kasihan padanya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Suatu hari ayah anak lelaki itu bertemu dengan seorang dokter yang bisa mencangkokkan telinga untuknya. "Saya percaya saya bisa memindahkan sepasang telinga untuknya. Tetapi harus ada seseorang yang bersedia mendonorkan telinganya," kata dokter. Kemudian, orangtua anak lelaki itu mulai mencari siapa yang mau mengorbankan telinga dan mendonorkannya pada mereka. Beberapa bulan sudah berlalu. Dan tibalah saatnya mereka memanggil anak lelakinya, "Nak, seseorang yang tak ingin dikenal telah bersedia mendonorkan telinganya padamu. Kami harus segera mengirimmu ke rumah sakit untuk dilakukan operasi. Namun, semua ini sangatlah rahasia," kata sang ayah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Operasi berjalan dengan sukses. Seorang lelaki baru pun lahirlah. Bakat musiknya yang hebat itu berubah menjadi kejeniusan. Ia pun menerima banyak penghargaan dari sekolahnya. Beberapa waktu kemudian ia pun menikah dan bekerja sebagai seorang diplomat. Ia menemui ayahnya, "Yah, aku harus mengetahui siapa yang telah bersedia mengorbankan ini semua padaku. Ia telah berbuat sesuatu yang besar namun aku sama sekali belum membalas kebaikannya." Ayahnya menjawab, "Ayah yakin kau takkan bisa membalas kebaikan hati orang yang telah memberikan telinga itu." Setelah terdiam sesaat ayahnya melanjutkan, "Sesuai dengan perjanjian, belum saatnya bagimu untuk mengetahui semua rahasia ini."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Tahun berganti tahun. Kedua orangtua lelaki itu tetap menyimpan rahasia. Hingga suatu hari tibalah saat yang menyedihkan bagi keluarga itu. Di hari itu ayah dan anak lelaki itu berdiri di tepi peti jenazah ibunya yang baru saja meninggal. Dengan perlahan dan lembut, sang ayah membelai rambut jenazah ibu yang terbujur kaku itu, lalu menyibaknya sehingga tampaklah... bahwa sang ibu tidak memiliki telinga. "Ibumu pernah berkata bahwa ia senang sekali bisa memanjangkan rambutnya," bisik sang ayah. "Dan tak seorang pun menyadari bahwa ia telah kehilangan sedikit kecantikannya bukan?"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Kecantikan yang sejati tidak terletak pada penampilan tubuh namun di dalam hati. Harta karun yang hakiki tidak terletak pada apa yang bisa terlihat, namun pada apa yang tidak dapat terlihat. Cinta yang sejati tidak terletak pada apa yang telah dikerjakan dan diketahui, namun pada apa yang telah dikerjakan namun tidak diketahui.&lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/justify&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8677813543199368076-6803384463813700631?l=celestinefile.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://celestinefile.blogspot.com/feeds/6803384463813700631/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8677813543199368076&amp;postID=6803384463813700631&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8677813543199368076/posts/default/6803384463813700631'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8677813543199368076/posts/default/6803384463813700631'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://celestinefile.blogspot.com/2009/08/hadiah-cinta-yang-tak-ternilai.html' title='Story : Hadiah Cinta yang Tak Ternilai'/><author><name>Blog Author</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_VII2bziri2M/SjCekgg1O-I/AAAAAAAAADg/gIKsYmJDSCo/S220/Copy+of+100_0774.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8677813543199368076.post-5952697708742659117</id><published>2009-08-03T11:42:00.006+07:00</published><updated>2009-08-10T10:05:29.591+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Inspiring'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Respect'/><title type='text'>Story : Anugerah di setiap langkah</title><content type='html'>&lt;justify&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Seorang professor diundang untuk berbicara di sebuah basis militer. Disana ia berjumpa dengan seorang prajurit yang tidak mungkin akan dilupakannya, bernama Harry. Harry adalah orang yang dikirim untuk menjemput sang professor di bandara.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Setelah saling memperkenalkan diri, mereka menuju ke tempat pengambilan kopor. Ketika berjalan keluar, Harry sering menghilang. Ternyata banyak hal yang dilakukannya. Ia membantu seorang wanita tua yang kopornya jatuh. Kemudian mengangkat seorang anak kecil agar dapat melihat pemandangan. Ia juga menolong orang yang tersesat dengan menunjukkan arah yang benar. Setiap kali selesai menolong, ia kembali ke sisi professor itu dengan tersenyum lebar menghiasi wajahnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;“Dari mana anda mempelajari hal-hal seperti itu?”, tanya professor. “Oh”, kata Harry, “Selama perang saya kira”. Lalu ia menuturkan kisah perjalanan tugasnya selama di Vietnam. Juga tentang tugasnya saat membersihkan ladang ranjau, dan bagaimana ia harus menyaksikan bagaimana satu-persatu temannya tewas terkena ledakan ranjau didepan matanya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Saya belajar untuk hidup diantara pijakan setiap langkah”, katanya. “Saya tak pernah tahu apakah langkah berikutnya merupakan pijakan terakhir, sehingga saya belajar untuk melakukan segala sesuatu yang sanggup saya lakukan, tatkala mengangkat dan memijakkan kaki. Setiap langkah yang saya ayunkan merupakan sebuah dunia baru. Dan saya kira sejak saat itulah saya menjalani kehidupan seperti ini.”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Kelimpahan hidup tidak ditentukan oleh berapa lama kita hidup, melainkan sejauh mana kita menjalani kehidupan yang berkualitas.&lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/justify&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8677813543199368076-5952697708742659117?l=celestinefile.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://celestinefile.blogspot.com/feeds/5952697708742659117/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8677813543199368076&amp;postID=5952697708742659117&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8677813543199368076/posts/default/5952697708742659117'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8677813543199368076/posts/default/5952697708742659117'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://celestinefile.blogspot.com/2009/08/anugerah-di-setiap-langkah.html' title='Story : Anugerah di setiap langkah'/><author><name>Blog Author</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_VII2bziri2M/SjCekgg1O-I/AAAAAAAAADg/gIKsYmJDSCo/S220/Copy+of+100_0774.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8677813543199368076.post-8413865699414500949</id><published>2009-08-03T11:38:00.001+07:00</published><updated>2009-08-06T16:56:08.056+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Enthusiasm'/><title type='text'>Anecdote : Putus Asa</title><content type='html'>&lt;justify&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Pada suatu ketika, iblis mengiklankan bahwa ia akan mengobral perkakas-perkakas kerjanya. Pada hari H, seluruh perkakasnya dipajang untuk dilihat oleh para calon pembeli, lengkap dengan harga jualnya. Seperti kalau kita masuk ke toko hardware, barang-barang yang dijual sungguh-sungguh menarik, dan semua barang kelihatan berguna sesuai dengan fungsinya masing-masing. Harganya pun tidak mahal.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Barang-barang yang dijual antara lain: dengki, iri, tidak jujur, tidak menghargai orang lain, malas, tak tahu terimakasih, dendam, dan lain sebagainya. Di suatu pojok display, ada satu perkakas yang bentuknya sederhana, sudah agak aus, tetapi harganya paling tinggi diantara yang lain.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Salah seorang calon pembeli bertanya, “Ini alat apa namanya?”. Iblis pun menjawab, “Oh, itu namanya putus asa”. “Kenapa harganya mahal sekali, kan sudah aus…?”. “Ya, karena perkakas ini sangat mudah dipakai dan berdaya guna tinggi. Saya bisa dengan mudah masuk kedalam hati manusia dengan alat ini disbanding yang lain. Begitu saya berhasil masuk, saya dengan sangat mudah melakukan apa saja yang saya inginkan terhadap manusia terebut. Tahukah anda kenapa barang ini menjadi aus?, Itu karena saya sering menggunakannya kepada hampir semua orang, karena kebanyakan manusia tidak tahu kalau Putus Asa itu sebenarnya milik saya”.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/justify&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8677813543199368076-8413865699414500949?l=celestinefile.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://celestinefile.blogspot.com/feeds/8413865699414500949/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8677813543199368076&amp;postID=8413865699414500949&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8677813543199368076/posts/default/8413865699414500949'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8677813543199368076/posts/default/8413865699414500949'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://celestinefile.blogspot.com/2009/08/putus-asa.html' title='Anecdote : Putus Asa'/><author><name>Blog Author</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_VII2bziri2M/SjCekgg1O-I/AAAAAAAAADg/gIKsYmJDSCo/S220/Copy+of+100_0774.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8677813543199368076.post-850640198142855609</id><published>2009-08-02T21:51:00.002+07:00</published><updated>2009-08-06T17:11:33.176+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Self Improvement'/><title type='text'>Simon says : Balon Cinta “ Biarkan Hukum Alam Semesta Bekerja ”</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 153, 0);font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Courtesy : Krishnamurti @ http://mindsetmotivator.com/&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;justify&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:trebuchet ms;" &gt;“Saat Anda mengalami masalah yang SANGAT BERAT dan RUMIT, bagaimana Anda menyelesaikannya?”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Demikian tanya seorang teman sesama lulusan angkatan 2004 program training “Money &amp;amp; You” dan “Business School for Entreprenuer” di Kuala Lumpur, Malaysia, pertengahan Mei 2009 lalu, saat saya diminta sharing pengalaman setelah pelatihan tersebut.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Kebetulan sebagai alumni, kami boleh kembali hadir untuk refreshing di program training yang sudah berjalan lebih dari 30 tahun ini, yang telah menghasilkan lulusan seperti: Anthonny Robbins (World-class Business Coach), Robert Kiyosaki (Rich Dad/Poor Dad), Jack Canfield dan Mark Victon Hansen (Chicken Soup of the Soul), Spencer Johnson (Who Moved My cheese) dan masih banyak lagi yang lainnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Sebagai manusia biasa, pastilah sayapun pernah mengalami masalah yang berat (paling tidak menurut saya) dan juga rumit. Dapat dipastikan, hampir semua orang mengalaminya sebagai tangga ujian naik kelas yang lebih tinggi. Namun, salah satu strategi yang sering saya gunakan adalah saya tidak menyelesaikannya dengan kekuatan diri sendiri, namun saya…&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:trebuchet ms;" &gt;Melepaskannya ke Alam Semesta&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Ya, benar sekali. Khususnya untuk masalah-masalah yang menurut saya diluar logika dan kekuatan pikiran saya sebagai manusia. Saya lepaskan ke Alam Semesta, saya serahkan saja kepada Tuhan, saya pasrahkan kepada Allah yang Maha Besar, yang Maha Akbar. Saya lepaskan… saya serahkan… saya pasrahkan…&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Dari pengalaman saya selama ini, saat saya serahkan dan pasrahkan kepada DIA yang Maha Akbar, PASTI akan dapat jawaban untuk menyelesaikan masalah berat tersebut. Dan, jawaban itu adalah jawaban yang TERBAIK. Yakini itu. Yakini sunguh-sungguh…&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Walau, mungkin akan memerlukan waktu yang bisa saja lama menurut ukuran kita sebagai manusia. Maklum namanya juga manusia, tanpa kita sadari, sering kali walau kita bilang kita pasrah, tapi kita maunya cepat dan memaksa Tuhan untuk mempercepat he he…  Nah, setelah benar-benar masalah berat tersebut, bisa dipasrahkan total ke “tangan” DIA, maka dengan sangat mudah kita akan mendapat…&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:trebuchet ms;" &gt;ILHAM solusi penyelesaikannya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Sehingga setelah ini, saya tinggal menjalankan saja ide-ide yang muncul tersebut. Semakin terlatih, semakin cepat saya mendapatkan ide solusi dari masalah yang saya hadapi. Kadang, seperti berjalan begitu mudahnya. Sungguh saya mengalami kemudahan-kemudahan ini, saat saya mempasrahkan dan menyerahkan masalah berat yang saya hadapi tersebut kepada DIA yang memiliki diri ini. Nah, kira-kira…&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Inilah proses urutan dari strategi saya mengatasi masalah berat dan rumit yang saya alami, bila saya tidak sanggup mengatasinya dengan kekuatan saya sendiri. Sungguh banyak sekali contoh nyata yang bisa saya bagikan tentang pengalaman ini. Sungguh, sangat banyak…&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Namun, karena pada artikel ini saya ingin berbagi salah satu teknik NLP Submodality terapan ala saya (mungkin belum tentu pas untuk Anda), yang ide awalnya saya dapatkan dari buku “Visualisasi Kreatif” karya Shakti Gwain, juga saya tambahkan ide saat mengikuti kelas Money &amp;amp; You di Johor Baru, Malaysia, 5 tahun lalu, maka dengan ini saya bagikan salah satu ide racikan tersebut. Yakni…&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:trebuchet ms;" &gt;Membungkus masalah berat tersebut ke dalam Balon Cinta&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;1. Ambil posisi tiduran, baik sekali bila kegiatan ini dilakukan sebelum Anda tidur di malam hari.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;2. Atur posisi tubuh sedemikian rupa sehingga Anda merasa sangat nyaman. Jika memutar musik lembut membantu Anda lebih nyaman, silakan putar…&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;3. Baik juga untuk tidak gunakan bantal dan atur posisi telapak tangan menghadap ke langit-langit.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;4. Setelah terasa makin nyaman dan makin nyaman, baik juga doa sebentar sesuai iman Anda, mohon kekuatan untuk pasrah dan ikhlas, sebelum memulai teknik ini.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;5. Setelah Batin Anda siap, Hati Anda siap, Jiwa Anda siap:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;- tariklah nafas yang dalam&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;- lalu masukan seluruh beban, seluruh masalah yang dirasa sangat berat, yang dirasa sangat rumit tersebut ke dalam sebuah balon gas berbentuk hati atau cinta, yang berwarna merah muda. Warna yang diyakini sebagai WARNA CINTA.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;6. Hembuskan nafas Anda dengan sangat perlahan, untuk melambungkan balon cinta tersebut ke udara, terus hembuskan nafas Anda, untuk mengiringi balon cinta tersebut melayang ringan makin tinggi, ringan makin tinggi dan ringan makin tinggi…&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;7. Terus hembuskan nafas Anda dan biarkan balon cinta tersebut melayang ringan ke awan, melayang ringan ke angkasa, melayang ringan ke alam semesta…&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Melayaaang ringaaan ke alaaam semestaaa…&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Melayaaang ringaaan ke alaaam semestaaa…&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Melayaaang ringaaan ke alaaam semestaaa…&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;8. Tidurlah dengan lelap, sangat lelap dan sangat lelap, karena beban yang berat sudah diserahkan kepada DIA yang Maha Kuasa, yang Maha Besar, yang Maha Akbar…&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Biarlah Hukum AlamNYA yang bekerja…&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Biarlah Hukum Sebab Akibat yang bekerja…&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Biarlah Hukum Tabur Tuai yang bekerja…&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Biarlah Hukum Karma yang bekerja…&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Apapun nama Hukumnya, biarlah DIA yang mengatur semuanya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Kita sebagai manusia, teruslah berkarya saja…&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Berkarya untuk kebesaran namaNYA yang Maha Akbar!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Yakinlah semua akan indah pada waktunya…&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/justify&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8677813543199368076-850640198142855609?l=celestinefile.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://celestinefile.blogspot.com/feeds/850640198142855609/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8677813543199368076&amp;postID=850640198142855609&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8677813543199368076/posts/default/850640198142855609'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8677813543199368076/posts/default/850640198142855609'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://celestinefile.blogspot.com/2009/08/tip-praktis-nlp67-balon-cinta-biarkan.html' title='Simon says : Balon Cinta “ Biarkan Hukum Alam Semesta Bekerja ”'/><author><name>Blog Author</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_VII2bziri2M/SjCekgg1O-I/AAAAAAAAADg/gIKsYmJDSCo/S220/Copy+of+100_0774.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8677813543199368076.post-3401287762849494278</id><published>2009-08-02T21:23:00.004+07:00</published><updated>2009-08-06T17:11:33.177+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Self Improvement'/><title type='text'>Simon says : Terapi Matahari “ Sumber Energi Cinta Berlimpah untuk Kesehatan ”</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 153, 0);font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Courtesy : Krishnamurti @ http://mindsetmotivator.com/&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:trebuchet ms;" &gt;“Bagai Sang SURYA Menyinari Dunia…”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Demikian sepotong lagu dari “Kasih Ibu Kepada Beta…” yang tentunya dengan sangat mudah kita gumamkan kembali dalam hati kita, walau sudah puluhan tahun tidak pernah kita nyanyikan lagi. Ya, itulah contoh nyata bahwa segala sesuatu yang telah tersimpan dalam alam bawah sadar kita dengan perasaaan kuat, akan tersimpan dengan kuat pula. Baik kenangan yang baik, maupun kenangan buruk. Semua akan terekam dengan kuat, bahkan sangat kuat dalam benak insan manusia ini.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Nah, kembali ke potongan lagi di atas, betapa dahsyatnya sumber energi Matahari. Apakah energi ini hanya berupa panas? Mengapa Matahari diciptakan dari api? Mengapa Matahari hanya memberi? Banyak pertanyaan lain yang jika dikaji dengan dalam, akan membuat diri kita tersungkur, bersujud kepada Sang Pencipta Alam Semesta ini. Allah yang Maha Besar. Allah yang Maha Akbar, Allah yang Maha…&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:trebuchet ms;" &gt;Berdoa Mengarah ke Matahari&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Ide Terapi Diri dengan energi Matahari ini tiba-tiba muncul saat berkesempatan mengunjungi Pura Besakih, pura terbesar yang ada di dunia ini, sekitar Maret 2009 lalu, sebagai niat untuk mencatat ide-ide terapi diri yang sebenarnya adalah kegiatan Perkembangan Diri (Self Development) yang berasal dari berbagai budaya di seantero Nusantara.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Waktu itu, entah alasan apa, kami diberi kesempatan untuk naik ke Pura yang paling tinggi, yang sebenarnya boleh dimasuki oleh kalangan tertentu saja. Ada satu hal yang menarik perhatian saya, dalam salah satu acara doa yakni berdoa mengarah ke Matahari. Salah satu idenya membayangkan matahari. Sepertinya, sederhana saja. Namun, untuk saya ini ada informasi EMAS, ide yang luar biasa, ide dahsyat yang akan membantu orang banyak. Karena saya menyukai…&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:trebuchet ms;" &gt;Modelling&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Maka dengan sangat cepat ide tersebut berkembang dalam pikiran saya. Kesempatan pendek mengunjungi ke Pura paling puncak di Besakihpun menjadi berkat yang luar biasa untuk diri saya sendiri. Dalam benak saya muncul: “Ide ini akan membantu orang banyak…”. Terima kasih Pak Mangku yang bersedia menjelaskan banyak hal, khususnya mengapa dalam doa orang Bali ada bagian berdoa mengarah ke Matahari, sungguh mengagumkan. Sebuah ucapan syukur yang mengagumkan. Sungguh, saya kagum akan…&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:trebuchet ms;" &gt;Ucapan syukur kepada Matahari&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Karena dengan mengucap syukur kepada Matahari, membuat kita menyadari betapa energi panas, energi terang, energi yang membersihkan ini adalah rahmat dari Allah yang Akbar. Allah menciptakan Matahari dengan tujuan indah, tujuan hikmah dan pasti karena CINTA-NYA kepada umat manusia.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Bahwa mungkin banyak orang melihat ide ini sebagai ide kuno, tentu silakan saja. Buat saya sebagai modeller, pertanyaan dalam benak saya adalah bagaimana…&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:trebuchet ms;" &gt;Mengoptimalkan Ide Kuno yang Hebat ini?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Ya, jangan sampai ide sederhana dan dahsyat ini lenyap karena ketidaktahuan kita atau kebodohan kita sendiri. Mengapa dahsyat? Kan, sebagai orang yang hidup di daerah tropis, matahari hanyalah hal biasa. Kita bisa dapatkan dimana-mana dan kapanpun. Nah, inilah kelemahan kita. Berbeda, dengan orang yang hidupnya hanya melihat salju dan dinginnya udara. Matahari menjadi rahmat yang luar biasa untuk mereka.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Mulailah saya gali beberapa informasi tentang Matahari dari berbagai literatur. Kayak anak sekolah ya he he… Saya beli beberapa buku dan saya uji coba sendiri untuk terapi kesehatan diri saya. Lalu, saya uji coba untuk orang banyak, baik saat di kelas pelatihan yang saya bawakan ataupun di acara Terapi Musik radio Sonora 92.0 FM setiap minggu malam jam22:00-24:00. Saya mengoptimalkan ide ini untuk…&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:trebuchet ms;" &gt;Terapi Diri&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Ya, sungguh sangat bermanfaat. Khususnya untuk kesehatan, yang dari berbagai sharing beberapa klien dan pendengar acara Terapi Musik yang saya bawakan, banyak sekali manfaat yang mereka dapatkan. Banyak teman NLP mengatakan kepada saya: “Pak Krishna, kan NLP bukanlah ilmu Terapi?” Saya jawab: “Memang iya, ilmu NLP adalah ilmu modelling, ilmu monyet. Jadi kerjaan saya me-model. Sederhana saja…” Saya me-model ilmu-ilmu yang bisa berguna buat orang banyak. Namun, buat saya apapun istilahnya, namun…&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:trebuchet ms;" &gt;Apalah arti sebuah kata dibandingkan hikmah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Ya, saya lebih tertarik menggali sebuah hikmah dari pada berdebat soal kata. Yang jikapun benar makna sebuah kata, tidak akan bermakna apapun, jika tidak berhikmah, bukan?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Terapi atau Self Development, buat saya hanyalah sebuah bunyi saja. Tidak bermakna apapun. Namun, saat sebuah kata memiliki hikmah, maka hikmah tersebutlah yang akan tersimpan sangat lama dalam benak orang banyak, maupun untuk kehidupan ini… Begitulah cara saya belajar, kayak anaka-anak he he….&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Nah, mari kita mulai ide terapi diri ini, eh maaf teknik “Self Development from the Most Powerful Resources” ini he he… (keren juga yaaa… saat dituliskan dalam bahasa Inggris, jadi lebih mahal harganya he he… Duh, bodohnya saya ini…)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;1. Ambil posisi diri menghadap matahari, boleh duduk, boleh berdiri, bebas saja…&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;2. Mata diperjamkan dan menghadap arah matahari bersinar. Posisi tangan diangkat ke atas, juga baik sekali. Seperti sedang menerima energi (oleh para Therapist disebutnya posisi receiving)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;3. Berdoalah kepada Allah yang menciptakan matahari ini. Berdoa sesuai Iman Anda, gunakan kata-kata Anda sendiri dan berdoalah untuk hikmah yang Anda perlukan, misal:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;“Agar sinar matahari ini berguna untuk kesehatan, kesembuhan dari sebuah penyakit, menerangkan hati yang gelap, membersihkan sesuatu dalam tubuh atau apapun…”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;4. Rasakan sinar matahari menyapu bersih kulit Anda, masuk kedalam tubuh Anda dari ujung kepala sampai ke ujung kaki , menyinari, menerangi bagian yang gelap, membersihkan bagian tubuh yang kotor, membakar yang tidak diperlukan tubuh, atau kegiatan lainnya sesuai kebutuhan Anda. Terus lakukan sampai Anda merasa cukup untuk kebutuhan Anda saat itu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Membalikkan badan agar bagian belakang tubuh dan punggung ikut menerima energi cinta matahari ini, juga sebuah ide tambahan yang baik dan berguna…&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;5. Setelah selesai, berdoalah sebagai ucapan syukur.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;6. Silakan ulangi kegiatan di atas sampai menjadi kebiasaan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Sejak kecil, entah kenapa saya sangat suka sinar matahari, saya selalu usahakan untuk berjemur, biasanya pagi hari, dimanapun dan kapanpun saya memiliki kesempatan tersebut. Saya selalu membiarkan kulit saya berwarna sawo matang. Warna orang Indonesia…&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Demikian ide teknik “Self Development from the Most Powerful Resources” ini, semoga berhikmah. Jika sudah sering dilakukan, saat memerlukan ide ini, Anda boleh…&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:trebuchet ms;" &gt;Gunakan imajinasi Anda&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Bahwa Anda sedang berjemur diri di bawah hangatnya Cinta Sinar Matahari yang berlimpahan ini. Gunakan saja saat diperlukan, karena dari pengalaman saya, kita bisa berkeringat walau kita lakukan hanya dalam imajinasi dan dilakukan ditempat dingin… Saya pernah punya pengalaman ini, saat berada di London sekitar 4 tahun lalu. Namun, perlu latihan untuk membiasakan kekuatan imajinasi kita ini. Nah, sekarang saat Anda berjemur di bawah Matahari, mulailah…&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Tidak sekedar berjemur, namun…&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Berjemurlah dengan Makna&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Berjemurlah dengan Doa Syukur&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Berjemurlah dengan kata “Allah Maha Akbar”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Berjemurlah untuk menyerap energi panas&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Berjemurlah untuk menyerap energi Cinta Allah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Berjemurlah untuk menyerap energi Kasih Allah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Berjemurlah untuk menyerap energi Kebesaran Allah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Agar menjadi sumber energi dahsyat, untuk…&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Sinarkan kembali ke orang sekitar kita…&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Sinarkan kembali kepada kehidupan ini…&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Bahkan, saat Anda mengatakan kepada teman lainnya:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;“Selamat Pagi Sobat”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;“Selamat Pagi Indonesia”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Makin bersihlah Indonesia…&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Makin sehatlah Indonesia…&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Makin teranglah Indonesia…&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8677813543199368076-3401287762849494278?l=celestinefile.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://celestinefile.blogspot.com/feeds/3401287762849494278/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8677813543199368076&amp;postID=3401287762849494278&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8677813543199368076/posts/default/3401287762849494278'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8677813543199368076/posts/default/3401287762849494278'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://celestinefile.blogspot.com/2009/08/tip-praktis-nlp-69-terapi-matahari.html' title='Simon says : Terapi Matahari “ Sumber Energi Cinta Berlimpah untuk Kesehatan ”'/><author><name>Blog Author</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_VII2bziri2M/SjCekgg1O-I/AAAAAAAAADg/gIKsYmJDSCo/S220/Copy+of+100_0774.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8677813543199368076.post-1149850567427196321</id><published>2009-08-02T16:19:00.002+07:00</published><updated>2009-08-06T13:42:30.699+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Faith'/><title type='text'>Meditation : A God's Cake</title><content type='html'>&lt;justify&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Kadang kita bertanya dlm hati &amp;amp; menyalahkan Tuhan, “Apa yg telah saya lakukan sampai saya harus mengalami ini semua ?” atau “Kenapa Tuhan membiarkan ini semua terjadi pada saya?”.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Here is a wonderful explanation… &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Seorang anak memberitahu ibunya kalau segala sesuatu tidak berjalan seperti yang dia harapkan. Dia mendapatkan nilai jelek dalam raport, putus dengan pacarnya, dan sahabat terbaiknya pindah ke luar kota.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Saat itu ibunya sedang membuat kue, dan menawarkan apakah anaknya mau mencicipinya, dengan senang hati dia berkata, “Tentu saja, I love your cake.”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;“Nih, cicipi mentega ini,” kata Ibunya menawarkan. “Yaiks,” ujar anaknya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;“Bagaimana dengan telur mentah ?”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;“You’re kidding me, Mom.”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;“Mau coba tepung terigu atau baking soda ?”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;“Mom, semua itu menjijikkan.”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Lalu Ibunya menjawab, “ya, semua itu memang kelihatannya tidak enak jika dilihat satu per satu. Tapi jika dicampur jadi satu melalui satu proses yang benar, akan menjadi kue yang enak.” Tuhan bekerja dengan cara yang sama.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Seringkali kita bertanya kenapa Dia membiarkan kita melalui masa-masa yang sulit dan tidak menyenangkan. Tapi Tuhan tahu jika Dia membiarkan semuanya terjadi satu per satu sesuai dgn rancanganNya, segala sesuatunya akan menjadi sempurna tepat pada waktunya. Kita hanya perlu percaya proses ini diperlukan untuk menyempurnakan hidup kita. Tuhan teramat sangat mencintai kita. Dia mengirimkan bunga setiap musim semi, sinar matahari setiap pagi. Setiap saat kita ingin bicara, Dia akan mendengarkan. Dia ada setiap saat kita membutuhkanNya, Dia ada di setiap tempat, dan Dia memilih untuk berdiam di hati kita.&lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Jika anda merasa terberkati dengan artikel ini, kirimkan pada teman-teman yang anda kasihi, I already did…&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/justify&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8677813543199368076-1149850567427196321?l=celestinefile.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://celestinefile.blogspot.com/feeds/1149850567427196321/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8677813543199368076&amp;postID=1149850567427196321&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8677813543199368076/posts/default/1149850567427196321'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8677813543199368076/posts/default/1149850567427196321'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://celestinefile.blogspot.com/2009/08/gods-cake.html' title='Meditation : A God&apos;s Cake'/><author><name>Blog Author</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_VII2bziri2M/SjCekgg1O-I/AAAAAAAAADg/gIKsYmJDSCo/S220/Copy+of+100_0774.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8677813543199368076.post-7494057125265458489</id><published>2009-08-02T16:10:00.002+07:00</published><updated>2009-08-06T14:08:59.642+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Faith'/><title type='text'>Meditation : Being Flat-Footed can Save Lives</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 153, 0);font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Courtesy by : Vincent Magro-Attard @ www.Inspirational Christian Stories&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;justify&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt; There was once an ambitious young lad who had always dreamt that one day he would become a general in the army. He was intelligent, and the qualities he possessed were more than enough to get him anywhere he wanted. For this he thanked God whom he feared and always prayed that one day his dream would be fulfilled.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt; Unfortunately when the time came for him to join the army, he was rejected due to the fact that he was flat-footed. After various attempts he gave up the idea of ever becoming a general, and for this he blamed God for not answering his prayer. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt; He felt alone, emotionally beaten, and most of all with an anger he had never experienced before. An anger which he started projecting against God. He knew that there was a God but did not believe in God as a friend any more but in God as a tyrant. He never prayed anymore and never put step in Church again. When people used to speak about the All Loving God he used to pull their legs and asking intricate questions which would leave the believer perplexed.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;He than decided to enter university and become a doctor. And so happened, he became a doctor and some years later he was a qualified surgeon. He became a pioneer in delicate operations where the patient did not stand a chance of surviving if not under the hands of this young surgeon. Now all his patients had a chance, that of a new life.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Throughout the years he saved thousands of lives, those of children and adults. Parents could now live happily with their re-born son or daughter and mothers who were critically ill could now still love their family. Fathers who were devastated because no one could raise their family after their death, had been given another chance.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;As he grew older he trained other aspiring surgeons on his new operating technique and more and more lives were saved and are still being saved. One day he closed his eyes and went to meet the risen Lord. There still full of hatred the man asked God why his prayers were never answered and the Lord answered.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;"Look out in the skies my child and see your dream fulfilled."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;There he could see himself as a young boy praying to become a soldier. He saw himself getting into the army and becoming a soldier. There he was proud and ambitious, and with a look in his eyes that one day he would lead a whole regiment. He was called to fight his first battle, but as he was in a camp at the front, a bomb fell and blasted him off. He was then sent in a wooden box back to his family. All his ambitions were now shattered as his parents wept and wept.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Then the Lord said, "Now look how my plan has been fulfilled although you did not approve."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt; Once again he looked in the skies. There he watched his life day by day and how many lives he had saved. He saw the smiles on his patient's faces and on their family's faces and the new life he had given them by becoming a surgeon. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt; Then amongst his patients he saw a young boy who also had a dream of becoming a soldier one day, but unfortunately was sick. He saw how he had saved his life by operating on the boy. Today the boy had grown up and became a general. He only became a general because the surgeon had saved his life.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt; At that point he knew that the Lord was always with him. He understood how God had used him as His instrument to save thousands of lives and to give a future to the young boy who wanted to become a soldier.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/justify&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8677813543199368076-7494057125265458489?l=celestinefile.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://celestinefile.blogspot.com/feeds/7494057125265458489/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8677813543199368076&amp;postID=7494057125265458489&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8677813543199368076/posts/default/7494057125265458489'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8677813543199368076/posts/default/7494057125265458489'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://celestinefile.blogspot.com/2009/08/rancanganmu-bukan-rancangan-nya.html' title='Meditation : Being Flat-Footed can Save Lives'/><author><name>Blog Author</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_VII2bziri2M/SjCekgg1O-I/AAAAAAAAADg/gIKsYmJDSCo/S220/Copy+of+100_0774.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8677813543199368076.post-4435830375756679454</id><published>2009-08-02T15:59:00.005+07:00</published><updated>2009-08-06T16:56:57.675+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Grateful'/><title type='text'>Meditation : Tuhan Tidak Pintar Matematika</title><content type='html'>&lt;justify&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Dari pengamatan saya terhadap keseharian yang saya temui, saya dapat menyimpulkan satu hal : Tuhan memang serba bisa, tapi Dia tidak pintar matematika.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Kesimpulan ini bukan tanpa dasar lho. Banyak bukti empiris yang mendukung kesimpulan saya ini. Sebagai seorang "fresh graduate", saya tak mungkin mengharapkan penghasilan tinggi dalam waktu sekejap. Terlebih karena saya memegang prinsip bahwa hal yang terpenting dalam bekerja adalah kepuasan hati. Saya lebih memilih pekerjaan yang mungkin tak segemerlap pekerjaan yang dipilih teman-teman seangkatan saya, tapi mampu "memuaskan" idealisme saya. Saya memang sangat mencintai dan menikmati pekerjaan saya saat ini. Tapi saat saya berbincang dengan seorang teman yang bekerja di ibukota, ia mulai membandingkan penghasilan kami (dari sisi finansial tentunya). Jelas saja saya kalah telak darinya. Saya sempat jengkel sebentar. Bagaimana tidak? Selama menjadi mahasiswa, sepertinya prestasi kami sejajar, bahkan saya lebih dahulu lulus ketimbang dia. Tapi kenapa Tuhan tidak menitipkan rejeki yang sama besarnya dengan yang dititipkan pada teman saya ini?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Tapi, begitu saya merenungkan kembali segala kebaikan Tuhan saya menemukan satu hal yang luar biasa. Ternyata penghasilan saya yang tak seberapa itu cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari saya, bahkan untuk mengirim adik ke bangku kuliah. Padahal logikanya pengeluaran saya per bulannya bisa sampai dua kali lipat penghasilan saya. Lalu darimana sisa uang yang saya dapat untuk menutupi kesemuanya itu? Wah, ya dari berbagai sumber. Tapi saya percaya tanpa campur tanganNya, itu semua tidak mungkin. Nah, ini salah satu alasan mengapa Tuhan tidak pintar matematika. Lha wong seharusnya neraca saya sudah njomplang kok masih bisa terus hidup.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Bukti kedua adalah kesaksian seorang teman. Ia mengaku kalau semenjak lajang, penghasilannya tidak jauh berbeda dengan sekarang. Anehnya, pada saat ia masih membujang, penghasilannya selalu pas. Maksudnya, pas akhir bulan pas uangnya habis. Anehnya, begitu ia berkeluarga dan memiliki anak, dengan penghasilan yang relatif sama, ia masih bisa menyisihkan uang untuk menabung. Aneh bukan? Berarti kalau bagi manusia 1 juta dibagi satu sama dengan 1 juta dan 1 juta dibagi dua sama dengan 500 ribu, tidak demikian bagi Tuhan. Dari kesaksian teman saya, satu juta dibagi 3 sama dengan satu juta dan masih sisa. Betul kan bahwa Tuhan itu tidak pintar matematika?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Ah, saya cuma bercanda kok. Buat saya, kalau dilihat dari logika manusia Dia memang tidak pintar matematika. Mungkin murid saya yang kelas 2 SD lebih pintar dari Dia. Tapi satu hal yang harus digarisbawahi : MATEMATIKA TUHAN BEDA DENGAN MATEMATIKA MANUSIA.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Saya tidak tahu dan mungkin tidak akan pernah sanggup mengetahui persamaan apa yang digunakan Tuhan. Tapi kalau boleh saya menggambarkan, ya kira-kira demikian : X=Y dimana X=pemberian Tuhan, Y=kebutuhan. Ya, Tuhan selalu mencukupkan apapun kebutuhan kita. Tanpa kita minta pun, Dia sudah "menghitung" kebutuhan kita dan menyediakan semua lewat jalan-jalanNya yang terkadang begitu ajaib dan tak terduga. Menyadari hal itu, saya bisa menanggapi cerita teman-teman yang "sukses" dengan penghasilan tinggi di luar kota dengan senyum manis. Soal penghasilan Tuhan yang mengatur. Untuk apa saya memusingkan diri dengan berbagai kekhawatiran sementara Dia telah menghidangkan rejeki di hadapan saya. Yang perlu saya lakukan hanyalah melakukan bagian saya yang tak seberapa ini sebaik mungkin, dan Ia yang akan mencukupkan segala kebutuhan saya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Amin...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/justify&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8677813543199368076-4435830375756679454?l=celestinefile.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://celestinefile.blogspot.com/feeds/4435830375756679454/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8677813543199368076&amp;postID=4435830375756679454&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8677813543199368076/posts/default/4435830375756679454'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8677813543199368076/posts/default/4435830375756679454'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://celestinefile.blogspot.com/2009/08/tuhan-tidak-pintar-matematika.html' title='Meditation : Tuhan Tidak Pintar Matematika'/><author><name>Blog Author</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_VII2bziri2M/SjCekgg1O-I/AAAAAAAAADg/gIKsYmJDSCo/S220/Copy+of+100_0774.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8677813543199368076.post-6690143739891439451</id><published>2009-08-02T15:53:00.002+07:00</published><updated>2009-08-10T10:11:02.293+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Inspiring'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Faith'/><title type='text'>Quotes : Kehendak Allah</title><content type='html'>&lt;center&gt;&lt;blockquote&gt;Untuk dapat melihat kehendak Allah digenapkan di dalam hidup anda,&lt;br /&gt;anda harus mengikuti Allah dan bukan mengharapkan Allah yang mengikuti anda.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-size:85%;" &gt;Dave Meyer, Life In The Word, Juni 1997&lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;/center&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8677813543199368076-6690143739891439451?l=celestinefile.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://celestinefile.blogspot.com/feeds/6690143739891439451/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8677813543199368076&amp;postID=6690143739891439451&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8677813543199368076/posts/default/6690143739891439451'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8677813543199368076/posts/default/6690143739891439451'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://celestinefile.blogspot.com/2009/08/untuk-dapat-melihat-kehendak-allah.html' title='Quotes : Kehendak Allah'/><author><name>Blog Author</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_VII2bziri2M/SjCekgg1O-I/AAAAAAAAADg/gIKsYmJDSCo/S220/Copy+of+100_0774.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8677813543199368076.post-5381091315158827181</id><published>2009-08-02T15:43:00.003+07:00</published><updated>2009-08-06T16:59:46.673+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Grateful'/><title type='text'>Meditation : Selamat Karena Hal KECIL</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 153, 0);font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Sumber : Unknown&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;justify&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Setelah peristiwa 11 September, sebuah perusahaan mengundang karyawan dari perusahaan lain yang selamat, sedangkan sebagian besar meninggal saat terjadinya serangan atas WTC - untuk menceritakan pengalamannya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Pada pertemuan pagi itu, pimpinan keamanan menceritakan kisah bagaimana mereka bisa selamat dan semua kisah itu adalah hanyalah mengenai : HAL-HAL YANG KECIL :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Kepala kemanan perusahaan selamat pada hari itu karena mengantar anaknya hari pertama masuk TK.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Karyawan yang lain masih hidup karena hari itu adalah gilirannya membawa kue untuk murid di kelas anaknya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Seorang wanita terlambat datang karena alarm jamnya tidak berbunyi tepat waktu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Seorang karyawan terlambat karena terjebak di NJ Turnpike saat terjadi kecelakaan lalu lintas.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Seorang karyawan ketinggalan bus.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Seorang karyawan menumpahkan makanan di bajunya sehingga perlu waktu untuk berganti pakaian.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Seorang karyawan mobilnya tidak bisa dihidupkan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Seorang karyawan masuk ke dalam rumah kembali untuk menerima telpon yang berdering.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Seorang karyawan mempunyai anak yang bermalas-malasan sehingga tidak bisa siap tepat waktu untuk berangkat bersama-sama.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Seorang karyawan tidak memperoleh taxi.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Sedangkan satu hal yang menahan saya sendiri adalah: sebuah sepatu baru.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Saya memakai sepatu baru pagi itu, dan berangkat kerja dengan bersemangat. Tetapi sebelum sampai di kantor (WTC), sepatu itu menyebabkan luka di tumit. Saya berhenti di sebuah toko obat untuk membeli plester. Inilah yang menyebabkan saya bisa tetap hidup sampai hari ini.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Sekarang, jika saya terjebak dalam kemacetan lalu lintas, ketinggalan lift, harus masuk ke rumah lagi untuk menjawab telpon dan semua HAL KECIL yang mengganggu - sekarang ini saya sangat memahami, bahwa &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Tuhan benar-benar menginginkan saya berada di sini untuk saat ini.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Jika suatu pagi jika saudara merasa semuanya terlihat sangat kacau, anak-anak lambat berpakaian, saudara tidak bisa menemukan kunci mobil, selalu sampai di perempatan saat lampu merah menyala; jangan terburu-buru marah atau frustrasi, karena TUHAN sedang bekerja untuk menjaga kehidupan anda!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Kiranya Tuhan selalu memberkati saudara dengan semua hal-hal kecil yang tampaknya mengganggu dan semoga saudara mengingat akan maksud dari semua peristiwa kecil itu terjadi.&lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/justify&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8677813543199368076-5381091315158827181?l=celestinefile.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://celestinefile.blogspot.com/feeds/5381091315158827181/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8677813543199368076&amp;postID=5381091315158827181&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8677813543199368076/posts/default/5381091315158827181'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8677813543199368076/posts/default/5381091315158827181'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://celestinefile.blogspot.com/2009/08/selamat-karena-hal-kecil.html' title='Meditation : Selamat Karena Hal KECIL'/><author><name>Blog Author</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_VII2bziri2M/SjCekgg1O-I/AAAAAAAAADg/gIKsYmJDSCo/S220/Copy+of+100_0774.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8677813543199368076.post-452628918693094257</id><published>2009-08-02T15:31:00.003+07:00</published><updated>2009-08-06T17:09:24.912+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Self Improvement'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Faith'/><title type='text'>Wisdom : Elang, Kelelawar, Lebah</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 153, 0);font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Sumber : Ellen Klinke&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;justify&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:trebuchet ms;" &gt;* Elang.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Bila Anda menempatkan seekor elang dalam satu sangkar berukuran 1.80 x 2.40 m2 sedangkan atasnya sama sekali terbuka, burung itu, walaupun mampu terbang, akan tetap tinggal sebagai burung dalam kurungan. Pasalnya adalah bahwa seekor elang kalau akan mulai terbang dari atas tanah, ia akan berlari dulu sejauh 3.00 sampai 5.00 meter, sebelum ia terbang ke angkasa.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Tanpa ruang untuk berlari, yang memang menjadi kebiasaannya, ia bahkan tidak akan berusaha sedikitpun untuk terbang, melainkan tetap menjadi tawanan seumur hidupnya dalam suatu sangkar tanpa tutup di atasnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:trebuchet ms;" &gt;* Kelelawar.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Kelelawar yang biasa berterbangan kian-kemari di malam hari. Ia merupakan seekor binatang cekatan dan gesit. Namun iapun tak dapat terbang dari suatu permukaan yang rata. Bila ia ditempatkan di lantai atau tanah yang datar, satu-satunya yang ia dapat lakukan adalah menyeret kakinya bila bergerak, sama sekali tak berdaya, dan mungkin juga mengalami kesakitan, sampai ia mencapai suatu tempat dengan ketinggian di mana ia dapat take-off ke udara dengan cepat.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:trebuchet ms;" &gt;* Lebah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Seekor tawon besar, bila di masukkan dalam sebuah gelas minum yang terbuka dari atas, akan selalu berada di tempat yang sama sampai dia mati, kecuali bila dikeluarkan dari tempat itu. Ia tidak pernah menyadari bahwa bagian atas yang terbuka itu merupakan jalan keluar menuju kebebasan. Sebaliknya, ia selalu mencari jalan keluarnya melalui bagian samping, dekat dengan alasnya. Ia selalu berusaha untuk mencari jalan keluar yang tak pernah ada, sehingga ia akhirnya menghancurkan diri sendiri.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Manusia di dalam banyak hal, manusia seperti elang, kelelawar atau lebah. Kita senantiasa bergumul dengan masalah-masalah dan keputus-asaan kita, dan tidak pernah sadar bahwa apa yang kita perlukan adalah hanya menengadah ke atas.&lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/justify&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8677813543199368076-452628918693094257?l=celestinefile.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://celestinefile.blogspot.com/feeds/452628918693094257/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8677813543199368076&amp;postID=452628918693094257&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8677813543199368076/posts/default/452628918693094257'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8677813543199368076/posts/default/452628918693094257'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://celestinefile.blogspot.com/2009/08/elang-kelelawar-lebah.html' title='Wisdom : Elang, Kelelawar, Lebah'/><author><name>Blog Author</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_VII2bziri2M/SjCekgg1O-I/AAAAAAAAADg/gIKsYmJDSCo/S220/Copy+of+100_0774.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8677813543199368076.post-1767459333370337482</id><published>2009-08-01T12:36:00.003+07:00</published><updated>2009-08-06T17:12:24.900+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Grateful'/><title type='text'>Meditation : Belajar Berkata "Cukup"</title><content type='html'>&lt;justify&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Seorang petani menemukan sebuah mata air ajaib. Mata air itu bisa mengeluarkan kepingan uang emas yang tak terhingga banyaknya. Mata air itu bisa membuat si petani menjadi kaya raya seberapapun yang diinginkannya, sebab kucuran uang emas itu baru akan berhenti bila si petani mengucapkan kata “cukup”.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Seketika si petani terperangah melihat kepingan uang emas berjatuhan di depan hidungnya. Diambilnya beberapa ember untuk menampung uang kaget itu. Setelah semuanya penuh, dibawanya ke gubug mungilnya untuk disimpan disana. Kucuran uang terus mengalir sementara si petani mengisi semua karungnya, seluruh tempayannya, bahkan mengisi penuh rumahnya. Masih kurang! Dia menggali sebuah lubang besar untuk menimbun emasnya. Belum cukup, dia membiarkan mata air itu terus mengalir hingga akhirnya petani itu mati tertimbun bersama ketamakannya karena dia tak pernah bisa berkata cukup.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Kata yang paling sulit diucapkan oleh manusia barangkali adalah kata “cukup”. Kapankah kita bisa berkata cukup? Hampir semua pegawai merasa gajinya belum bisa dikatakan sepadan dengan kerja kerasnya. Pengusaha hampir selalu merasa pendapatan perusahaannya masih dibawah target. Istri mengeluh suaminya kurang perhatian. Suami berpendapat istrinya kurang pengertian. Anak-anak menganggap orang tuanya kurang murah hati. Semua merasa kurang dan kurang. Kapankah kita bisa berkata cukup?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Cukup bukanlah soal berapa jumlahnya. Cukup adalah persoalan kepuasan hati. Cukup hanya bisa diucapkan oleh orang yang bisa mensyukuri. Tak perlu takut berkata cukup. Mengucapkan kata cukup bukan berarti kita berhenti berusaha dan berkarya. “Cukup” jangan diartikan sebagai kondisi stagnasi, mandeg dan berpuas diri. Mengucapkan kata cukup membuat kita melihat apa yang telah kita terima, bukan apa yang belum kita dapatkan. Jangan biarkan kerakusan manusia membuat kita sulit berkata cukup. Belajarlah mencukupkan diri dengan apa yang ada pada diri kita hari ini, maka kita akan menjadi manusia yang berbahagia.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Belajarlah untuk berkata “Cukup”&lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/justify&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8677813543199368076-1767459333370337482?l=celestinefile.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://celestinefile.blogspot.com/feeds/1767459333370337482/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8677813543199368076&amp;postID=1767459333370337482&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8677813543199368076/posts/default/1767459333370337482'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8677813543199368076/posts/default/1767459333370337482'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://celestinefile.blogspot.com/2009/08/belajar-berkata-cukup.html' title='Meditation : Belajar Berkata &quot;Cukup&quot;'/><author><name>Blog Author</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_VII2bziri2M/SjCekgg1O-I/AAAAAAAAADg/gIKsYmJDSCo/S220/Copy+of+100_0774.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8677813543199368076.post-7042549880490051796</id><published>2009-08-01T12:10:00.006+07:00</published><updated>2009-08-06T17:13:38.662+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Faith'/><title type='text'>Meditation : Note Dari Tuhan</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Hari ini Aku akan menangani semua masalahmu. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Tolong, ingatlah bahwa Aku tidak memerlukan bantuanmu. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Bila kamu ditempatkan di dalam situasi yang kamu tidak mampu untuk menangani, janganlah berusaha untuk memutuskannya sendiri. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Lebih baik kamu masukkan ke dalam kotak “untuk ditangani oleh Tuhan sendiri”.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Masalah itu akan ditanggapi pada waktuKu, dan bukan waktumu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Sekali masalah itu diletakkan di dalam kotak, janganlah kamu memikirkan atau mengeluarkannya lagi dari kotak itu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Memikirkan atau mengeluarkan kembali akan menunda pemecahan dari masalahmu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Bila kamu mengira dapat menanganinya sendiri, tolong bawalah ke dalam doa-doamu, agar kamu yakin bahwa itulah pemecahan yang terbaik.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Karena Aku sendiri tidak pernah tidur atau mengantuk, tidak ada gunanya bagimu untuk tidak tidur.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Istirahatlah, anakKu. Bila kamu ingin menghubungi Aku, Aku hanya sejauh sebuah doa&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8677813543199368076-7042549880490051796?l=celestinefile.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://celestinefile.blogspot.com/feeds/7042549880490051796/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8677813543199368076&amp;postID=7042549880490051796&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8677813543199368076/posts/default/7042549880490051796'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8677813543199368076/posts/default/7042549880490051796'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://celestinefile.blogspot.com/2009/08/note-dari-tuhan.html' title='Meditation : Note Dari Tuhan'/><author><name>Blog Author</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_VII2bziri2M/SjCekgg1O-I/AAAAAAAAADg/gIKsYmJDSCo/S220/Copy+of+100_0774.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8677813543199368076.post-7253197034162784489</id><published>
